Javascript must be enabled to continue!
SISTEM PEMBUMIAN MENARA SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI 150 KV RUTE PAREPARE-BALUSU
View through CrossRef
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui nilai resistansi pembumian pada saluran udara tegangan tinggi 150 kV rute Parepare-Balusu sebanyak 94 menara. Sistem pembumian yang baik apabila terjadi arus gangguan dapat langsung mengalir ke tanah bukan ke sistem atau ke peralatan-peralatan listrik dan manusia yang ada disekitar gangguan. Saluran udara tegangan tinggi 150 kV nilai tahanan yang baik adalah kurang dari 10 ohm. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan pengukuran. Berdasarkan hasil pengukuran tersebut diperoleh nilal pengukuran yang berbeda untuk masing-masing jenis tanah resistansi pembumian terkecil diperoleh tanah rawah dengan nilai rata-rata sebesar 0,85 ohm dan untuk resistansi pembumian terbesar diperoleh oleh tanah pasir basah dengan nilai rata-rata sebesar 4,51 ohm. Seiring berjalannya waktu tahanan kaki menara transmisi mengalami kenaikan nilai yang disebabkan beberapa faktor seperti: kondisi ground rod mulai menurun, kondisi kelembaban dan air tanah yang berubah. Usaha yang dilakukan PT. PLN (Persero) untuk menurunkan nilai tahanan yaitu dengan melakukan perawatan secara rutin.
Title: SISTEM PEMBUMIAN MENARA SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI 150 KV RUTE PAREPARE-BALUSU
Description:
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui nilai resistansi pembumian pada saluran udara tegangan tinggi 150 kV rute Parepare-Balusu sebanyak 94 menara.
Sistem pembumian yang baik apabila terjadi arus gangguan dapat langsung mengalir ke tanah bukan ke sistem atau ke peralatan-peralatan listrik dan manusia yang ada disekitar gangguan.
Saluran udara tegangan tinggi 150 kV nilai tahanan yang baik adalah kurang dari 10 ohm.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan pengukuran.
Berdasarkan hasil pengukuran tersebut diperoleh nilal pengukuran yang berbeda untuk masing-masing jenis tanah resistansi pembumian terkecil diperoleh tanah rawah dengan nilai rata-rata sebesar 0,85 ohm dan untuk resistansi pembumian terbesar diperoleh oleh tanah pasir basah dengan nilai rata-rata sebesar 4,51 ohm.
Seiring berjalannya waktu tahanan kaki menara transmisi mengalami kenaikan nilai yang disebabkan beberapa faktor seperti: kondisi ground rod mulai menurun, kondisi kelembaban dan air tanah yang berubah.
Usaha yang dilakukan PT.
PLN (Persero) untuk menurunkan nilai tahanan yaitu dengan melakukan perawatan secara rutin.
Related Results
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
Penjual Obat Cytotec Di Parepare Wa 085268881116 Jual Obat Aborsi Di Parepare
Penjual Obat Cytotec Di Parepare Wa 085268881116 Jual Obat Aborsi Di Parepare
Jual Obat Aborsi Di Parepare, Jual Cytotec Parepare, Penjual Obat Cytotec Parepare, Jual Obat Aborsi Parepare, Obat Penggugur Kandungan Di Parepare, Obat Aborsi Di Parepare, Harga ...
Kepemimpinan Kapuangan Balusu dan Relevansinya Terhadap Peran Pandu Budaya Gereja Toraja
Kepemimpinan Kapuangan Balusu dan Relevansinya Terhadap Peran Pandu Budaya Gereja Toraja
Abstract: The Balusu are indigenous peoples who are in the kaparengesan leadership area who also apply the kapuangan leadership. This leadership model finds a unique form. In addit...
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Penerbangan merupakan sektor strategis yang dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang N...
Studi perbandingan hasil pengukuran resistansi pembumian menggunakan tiga metode pengukuran yang berbeda
Studi perbandingan hasil pengukuran resistansi pembumian menggunakan tiga metode pengukuran yang berbeda
Sistem pembumian merupakan proteksi untuk keselamatan dengan menyalurkan arus gangguan ke bumi dan nilai resistansi pembumian harus sekecil mungkin. Oleh karena itu, untuk mengetah...
Studi perbandingan hasil pengukuran resistansi pembumian menggunakan tiga metode pengukuran yang berbeda
Studi perbandingan hasil pengukuran resistansi pembumian menggunakan tiga metode pengukuran yang berbeda
Sistem pembumian merupakan proteksi untuk keselamatan dengan menyalurkan arus gangguan ke bumi dan nilai resistansi pembumian harus sekecil mungkin. Oleh karena itu, untuk mengetah...
ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SUERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG
ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SUERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG
Tujuan penelitian untuk mengetahui pola saluran, margin, biaya, farmer’s share dan efisiensi pemasaran buah naga di Desa Sungai Kuruk 3 Kecamatan Seuruway Kabupaten Aceh Tamiang. P...
Perhitungan Kuat Medan Listrik di Bawah Saluran Transmisi 150 kV Menggunakan Metode Kawat Bayangan
Perhitungan Kuat Medan Listrik di Bawah Saluran Transmisi 150 kV Menggunakan Metode Kawat Bayangan
Saluran transmisi udara tegangan tinggi merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari jaringan kelistrikan. Untuk tujuan efisiensi maka diperlukan ...

