Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL

View through CrossRef
Inverter pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) on grid kapasitas kecil adalah smart micro inverter (SMI). SMI mensinkronkan daya yang dihasilkan oleh PLTS ke grid apabila syarat sinkronnya terpenuhi. Penelitian ini meneliti SMI kapasitas 500 Watt pada PLTS 600 Wp on grid. Spesifikasi kerja SMI yaitu input tegangan DC antara 18-50 Volt dan output tegangan AC antara 180–280 Volt. SMI akan start pada input tegangan 24 Volt DC. Apabila sudah start,  SMI akan bekerja pada rentang tegangan antara 18 – 39 Volt DC.  Diluar rentang tegangan DC tersebut kerja SMI tidak stabil dan dapat merusak SMI. Untuk menjaga input tegangan DC pada rentang tegangan kerjanya, sistem proteksi tegangan untuk SMI dibangun dengan komponen-komponen seperti mikrokontroler ATmega328, sensor tegangan, real time clock, rele dan SDCard. Sensor tegangan untuk mendeteksi tegangan DC panel surya. Real time clock untuk mendapatkan data waktu operasi proteksi. Rele untuk memutus SMI dari panel surya. SDCard untuk menyimpan data waktu operasi proteksi dan input tegangan DC pada SMI saat proteksi bekerja. Proteksi SMI didesain dengan sistem kerja yaitu range waktu kerja dari pukul 06.00 – 18.00 WITA dan tegangan DC yang diterima SMI lebih besar dari 25 V. Hasil penelitian menunjukkan sistem proteksi dapat bekerja melindungi SMI dengan dua syarat tersebut. Berdasarkan data yang tercatat di SDCard selama 10 hari diperoleh waktu sinkron SMI ke grid antara pukul 06.30 – 08.35 WITA dengan tegangan sinkron antara 33,40 – 38,04 V DC. SMI keluar dari grid antara pukul 17.59 -  18.00 WITA dengan tegangan antara 13,84 – 32,86 V DC.
Title: SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL
Description:
Inverter pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) on grid kapasitas kecil adalah smart micro inverter (SMI).
SMI mensinkronkan daya yang dihasilkan oleh PLTS ke grid apabila syarat sinkronnya terpenuhi.
Penelitian ini meneliti SMI kapasitas 500 Watt pada PLTS 600 Wp on grid.
Spesifikasi kerja SMI yaitu input tegangan DC antara 18-50 Volt dan output tegangan AC antara 180–280 Volt.
SMI akan start pada input tegangan 24 Volt DC.
Apabila sudah start,  SMI akan bekerja pada rentang tegangan antara 18 – 39 Volt DC.
  Diluar rentang tegangan DC tersebut kerja SMI tidak stabil dan dapat merusak SMI.
Untuk menjaga input tegangan DC pada rentang tegangan kerjanya, sistem proteksi tegangan untuk SMI dibangun dengan komponen-komponen seperti mikrokontroler ATmega328, sensor tegangan, real time clock, rele dan SDCard.
Sensor tegangan untuk mendeteksi tegangan DC panel surya.
Real time clock untuk mendapatkan data waktu operasi proteksi.
Rele untuk memutus SMI dari panel surya.
SDCard untuk menyimpan data waktu operasi proteksi dan input tegangan DC pada SMI saat proteksi bekerja.
Proteksi SMI didesain dengan sistem kerja yaitu range waktu kerja dari pukul 06.
00 – 18.
00 WITA dan tegangan DC yang diterima SMI lebih besar dari 25 V.
Hasil penelitian menunjukkan sistem proteksi dapat bekerja melindungi SMI dengan dua syarat tersebut.
Berdasarkan data yang tercatat di SDCard selama 10 hari diperoleh waktu sinkron SMI ke grid antara pukul 06.
30 – 08.
35 WITA dengan tegangan sinkron antara 33,40 – 38,04 V DC.
SMI keluar dari grid antara pukul 17.
59 -  18.
00 WITA dengan tegangan antara 13,84 – 32,86 V DC.

Related Results

KONTESTASI TASAWUF SUNNÎ DAN TASAWUF FALSAFÎ DI NUSANTARA
KONTESTASI TASAWUF SUNNÎ DAN TASAWUF FALSAFÎ DI NUSANTARA
<p>This article scrutinizes the history of Islamic development in Nusantara between 15th to 18th centuries, which has been colored from theological mysticism thought. Uniquel...
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
CONJUNTURA
CONJUNTURA
<!--[if gte mso 9]><xml> <o:DocumentProperties> <o:Revision>0</o:Revision> <o:TotalTime>0</o:TotalTime> <o:Pages>1</o:Pages> &...
Insights Into Thrombopoiesis From Infused Human Megakaryocytes Into Mice
Insights Into Thrombopoiesis From Infused Human Megakaryocytes Into Mice
Abstract Thrombopoiesis is the process by which megakaryocytes (Megs) release platelets (Plts), but issues remain as to the detailed in vivo mechanisms underlying th...
Implementasi Arduino Nano Berbasis IOT Pada Alat Proteksi Terhadap Gangguan Tegangan Lebih
Implementasi Arduino Nano Berbasis IOT Pada Alat Proteksi Terhadap Gangguan Tegangan Lebih
Pada instalasi kelistrikan rumah daya 1300 VA merupakan instalasi sederhana yang menggunakan tegangan  1 phasa 220 Volt. Toleransi tegangan pelayanan PLN terhadap kenaikkan dan pen...
Rancang Bangun DC to DC Converter Sebagai Driver Lampu LED Penerangan Rumah Tangga Pesisir Berbasis PLTS
Rancang Bangun DC to DC Converter Sebagai Driver Lampu LED Penerangan Rumah Tangga Pesisir Berbasis PLTS
Abstrak - Di Indonesia masih banyak dijumpai daerah-daerah yang belum teraliri arus listrik PLN. Daerah-daerah tersebut menggunakan pembangkit listrik tenaga surya yang biasa diken...
Prototipe Modul PLTS 400 Wp On-Grid Berbasis Micro Inverter
Prototipe Modul PLTS 400 Wp On-Grid Berbasis Micro Inverter
Matahari merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah salah satu solusi energi alternatif terbarukan yang sang...

Back to Top