Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Arduino Nano Berbasis IOT Pada Alat Proteksi Terhadap Gangguan Tegangan Lebih

View through CrossRef
Pada instalasi kelistrikan rumah daya 1300 VA merupakan instalasi sederhana yang menggunakan tegangan  1 phasa 220 Volt. Toleransi tegangan pelayanan PLN terhadap kenaikkan dan penurunnan tegangan adalah +5% dan -10% dari tegangan kerja. Namun ada kalanya tegangan yang sampai di titik pemakaian pelanggan melebihi ataupun juga kurang dari batas tegangan pelayanan tersebut. Sehingga akan mengakibatkan kerusakan langsung pada peralatan yang dimiliki oleh pelanggan. Bagi pelanggan Jaringan Tegangan Rendah, belum ada alat proteksi untuk mengatasi gangguan tersebut. Sehingga tujuan penelitian ini adalah merancang alat proteksi untuk tegangan lebih pada instalasi rumah daya 1300 VA. Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi tegangan lebih pada sistem tegangan 1 phasa. Tegangan kerja dibaca menggunakan transformator non CT 1A. Keluaran transformator diolah menggunakan pengkondisi sinyal untuk menghasilkan output digital. Output digital ini dijadikan masukan mikrokontroler. Mikrokontroler akan memutuskan apakah tegangan normal atau lebih. Saat tegangan lebih terdeteksi, mikrokontroler memutus kontaktor beban sehingga beban peralatan aman dari gangguan tegangan lebih. Hasil penelitian ini adalah sistem mampu memutus koneksi beban jika mendeteksi tegangan diatas 242 volt selama lebih dari 5 detik.
Title: Implementasi Arduino Nano Berbasis IOT Pada Alat Proteksi Terhadap Gangguan Tegangan Lebih
Description:
Pada instalasi kelistrikan rumah daya 1300 VA merupakan instalasi sederhana yang menggunakan tegangan  1 phasa 220 Volt.
Toleransi tegangan pelayanan PLN terhadap kenaikkan dan penurunnan tegangan adalah +5% dan -10% dari tegangan kerja.
Namun ada kalanya tegangan yang sampai di titik pemakaian pelanggan melebihi ataupun juga kurang dari batas tegangan pelayanan tersebut.
Sehingga akan mengakibatkan kerusakan langsung pada peralatan yang dimiliki oleh pelanggan.
Bagi pelanggan Jaringan Tegangan Rendah, belum ada alat proteksi untuk mengatasi gangguan tersebut.
Sehingga tujuan penelitian ini adalah merancang alat proteksi untuk tegangan lebih pada instalasi rumah daya 1300 VA.
Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi tegangan lebih pada sistem tegangan 1 phasa.
Tegangan kerja dibaca menggunakan transformator non CT 1A.
Keluaran transformator diolah menggunakan pengkondisi sinyal untuk menghasilkan output digital.
Output digital ini dijadikan masukan mikrokontroler.
Mikrokontroler akan memutuskan apakah tegangan normal atau lebih.
Saat tegangan lebih terdeteksi, mikrokontroler memutus kontaktor beban sehingga beban peralatan aman dari gangguan tegangan lebih.
Hasil penelitian ini adalah sistem mampu memutus koneksi beban jika mendeteksi tegangan diatas 242 volt selama lebih dari 5 detik.

Related Results

Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
Contribution to the system architecture design for electromagnetic nano-network communications
Contribution to the system architecture design for electromagnetic nano-network communications
(English) A nano-network is a communication network at the nano-scale between nano-devices. Nanodevices face certain challenges in functionalities, because of limitations in their ...
SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL
SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL
Inverter pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) on grid kapasitas kecil adalah smart micro inverter (SMI). SMI mensinkronkan daya yang dihasilkan oleh PLTS ke grid apabila sya...
Analisis Penanganan Gangguan Kedip Tegangan Pada Penyulang Sampoerna 1 Tegangan 20 kV
Analisis Penanganan Gangguan Kedip Tegangan Pada Penyulang Sampoerna 1 Tegangan 20 kV
Berdasarkan kejadian pada tanggal 17 Desember 2017, terjadi gangguan kedip tegangan yang berhasil direkam dengan PQA (Power Quality Analyzer) milik PT. HM Sampoerna dengan nilai pe...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Rancang Bangun Sistem Proteksi Generator Sinkron 3 Phasa Terhadap Arus Beban lebih dan Drop Tegangan Berbasis Mikrokontroler Arduino
Rancang Bangun Sistem Proteksi Generator Sinkron 3 Phasa Terhadap Arus Beban lebih dan Drop Tegangan Berbasis Mikrokontroler Arduino
Proteksi pada generator sinkron 3 phasa meliputi proteksi arus, tegangan, frekuensi dan putaran. Pada penelitian ini difokuskan pada rancangan proteksi arus beban lebih dan proteks...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Arester Tegangan rendah pada daya 6,6 KVA / 380V di Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta
Arester Tegangan rendah pada daya 6,6 KVA / 380V di Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta
Petir adalah gejala alam yang biasa muncul pada musim hujan dan saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Petir merupakan sumber gangguan eksternal di jaringa...

Back to Top