Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rancang Bangun Sistem Proteksi Generator Sinkron 3 Phasa Terhadap Arus Beban lebih dan Drop Tegangan Berbasis Mikrokontroler Arduino

View through CrossRef
Proteksi pada generator sinkron 3 phasa meliputi proteksi arus, tegangan, frekuensi dan putaran. Pada penelitian ini difokuskan pada rancangan proteksi arus beban lebih dan proteksi drop tegangan pada generator. Sistem proteksi ini merupakan sistem proteksi generator yang menggunakan arduino sebagai pengolah data yang dibaca oleh sensor arus dan tegangan. Apabila pembacaan pada sensor arus dan tegangan melebihi dari batasan yang disetting, maka secara otomatis suplai daya dari sumber terputus. Sehingga dapat melindungi motor dan generator dari kerusakan. Pemutusan suplai daya tersebut menggunakan kontaktor yang terhubung dengan relay. Relay ini dikontrol oleh arduino. Untuk penyetingan arus digunakan rumus dengan melalui perhitungan didapat setpoint untuk arus sebesar 1,43 Ampere. Nilai arus ini adalah 110% dari arus nominal generator. Setting tegangan per phasa diperoleh melalui perhitungan, sehingga didapat tegangan drop yang diperbolehkan adalah sebesar 198 volt. Tegangan drop ini adalah sebesar 10% dari tegangan nominalnya yaitu sebesar 220 volt.
Title: Rancang Bangun Sistem Proteksi Generator Sinkron 3 Phasa Terhadap Arus Beban lebih dan Drop Tegangan Berbasis Mikrokontroler Arduino
Description:
Proteksi pada generator sinkron 3 phasa meliputi proteksi arus, tegangan, frekuensi dan putaran.
Pada penelitian ini difokuskan pada rancangan proteksi arus beban lebih dan proteksi drop tegangan pada generator.
Sistem proteksi ini merupakan sistem proteksi generator yang menggunakan arduino sebagai pengolah data yang dibaca oleh sensor arus dan tegangan.
Apabila pembacaan pada sensor arus dan tegangan melebihi dari batasan yang disetting, maka secara otomatis suplai daya dari sumber terputus.
Sehingga dapat melindungi motor dan generator dari kerusakan.
Pemutusan suplai daya tersebut menggunakan kontaktor yang terhubung dengan relay.
Relay ini dikontrol oleh arduino.
Untuk penyetingan arus digunakan rumus dengan melalui perhitungan didapat setpoint untuk arus sebesar 1,43 Ampere.
Nilai arus ini adalah 110% dari arus nominal generator.
Setting tegangan per phasa diperoleh melalui perhitungan, sehingga didapat tegangan drop yang diperbolehkan adalah sebesar 198 volt.
Tegangan drop ini adalah sebesar 10% dari tegangan nominalnya yaitu sebesar 220 volt.

Related Results

Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL
SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL
Inverter pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) on grid kapasitas kecil adalah smart micro inverter (SMI). SMI mensinkronkan daya yang dihasilkan oleh PLTS ke grid apabila sya...
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Sistem Distribusi merupakan salah satu bagian penting dalam penyaluran energi listrik. Dalam penyalurannya, energi listrik yang disalurkan tidak seluruhnya diterima oleh konsumen. ...
Perancangan Electronic Load Controller Berbasis Mikrokontroler sebagai Stabilizer Tegangan dan Frekuensi
Perancangan Electronic Load Controller Berbasis Mikrokontroler sebagai Stabilizer Tegangan dan Frekuensi
Kestabilan frekuensi dan tegangan sangat diperlukan dalam kelangsungan pelayanan tenaga listrik dari suatu pembangkit listrik. Pemakaian beban konsumen yang tidak menentu menyebabk...
PENGGUNAAN METODE PHASE FAILURE RELAY UNTUK GANGGUAN VOLTAGE UNBALANCE PADA MOTOR INDUKSI 3 PHASA
PENGGUNAAN METODE PHASE FAILURE RELAY UNTUK GANGGUAN VOLTAGE UNBALANCE PADA MOTOR INDUKSI 3 PHASA
Gangguan voltage unbalance sangatlah mengganggu pada proses produksi, karena gangguan voltage unbalance berdampak besar pada motor induksi 3 phasa yang merupakan jenis motor paling...
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP ARUS EKSITASI GENERATOR UNIT 2 PLTMH CURUG
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP ARUS EKSITASI GENERATOR UNIT 2 PLTMH CURUG
Generator salah satu bagian dari sistem tenaga listrik yang digunakan untuk mengkon-versi energi mekanik yang berasal dari putaran turbin menjadi energi listrik dengan memanfaatkan...
RANCANG BANGUN ALAT PENYEIMBANG ARUS BEBAN PADA KAPAL BERBASIS MICROCONTROLLER DENGAN METODE DECISION TREE
RANCANG BANGUN ALAT PENYEIMBANG ARUS BEBAN PADA KAPAL BERBASIS MICROCONTROLLER DENGAN METODE DECISION TREE
Pada sistem kelistrikan kapal ketidakseimbangan beban listrik seringkali terjadi. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi ketidakseimbangan beban listrik tersebut. Salah satu faktor...
Penampil Gelombang Tegangan dan Arus Berbasis Arduino Due untuk Generator AC Tiga Fasa
Penampil Gelombang Tegangan dan Arus Berbasis Arduino Due untuk Generator AC Tiga Fasa
ABSTRAKDalam pengembangan generator tiga fasa magnet permanen diperlukan pengukuran besaran-besaran untuk melihat karakteristik generator. Besaran yang biasanya diukur adalah tegan...

Back to Top