Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RANCANG BANGUN ALAT PENYEIMBANG ARUS BEBAN PADA KAPAL BERBASIS MICROCONTROLLER DENGAN METODE DECISION TREE

View through CrossRef
Pada sistem kelistrikan kapal ketidakseimbangan beban listrik seringkali terjadi. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi ketidakseimbangan beban listrik tersebut. Salah satu faktornya adalah pada saat pengoperasian, beban yang ada dikapal tidak dioperasikan secara serempak atau pada waktu pemasangan beban tidak merata antara phasa 1, phasa 2, dan phasa 3. Terjadinya ketidakseimbangan beban secara terus menerus merupakan hal yang tidak baik, dikarenakan dapat merusak komponen-komponen di dalam kapal. Sebagai contoh yaitu  transformator akan mengalami peforma penurunan dan MCB feeder pada kapal akan mengalami panas, hal itu juga akan mengurangi lifetime generator dan losses energi. Pada penelitian ini dibuatlah sebuah alat untuk merealisasikan penyeimbangan beban pada generator kapal dengan menggunakan metode decision tree. Decision tree sendiri merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mengelompokkan beban dan melakukan prediksi, karena decision tree ini sendiri memiliki interpretasi hasil yang baik. Fokus dari paper ini adalah menyeimbangkan arus beban pada generator melalui proses penyeimbangan arus beban yang akan dilakukan pada masing-masing beban yang sudah dipasangi sensor arus dengan menggunakan metode pembandingan. Selanjutnya program akan mengolah data untuk membandingkan besar prosentase ketidakseimbangan arus beban saat beban dipindah ke fasa pilihan pertama dengan piihan kedua lalu program akan memilih secara otomatis prosentase mana yang lebih kecil, dengan syarat prosentase tersebut lebih kecil daripada prosentase sebelum diseimbangkan.
Title: RANCANG BANGUN ALAT PENYEIMBANG ARUS BEBAN PADA KAPAL BERBASIS MICROCONTROLLER DENGAN METODE DECISION TREE
Description:
Pada sistem kelistrikan kapal ketidakseimbangan beban listrik seringkali terjadi.
Banyak sekali faktor yang mempengaruhi ketidakseimbangan beban listrik tersebut.
Salah satu faktornya adalah pada saat pengoperasian, beban yang ada dikapal tidak dioperasikan secara serempak atau pada waktu pemasangan beban tidak merata antara phasa 1, phasa 2, dan phasa 3.
Terjadinya ketidakseimbangan beban secara terus menerus merupakan hal yang tidak baik, dikarenakan dapat merusak komponen-komponen di dalam kapal.
Sebagai contoh yaitu  transformator akan mengalami peforma penurunan dan MCB feeder pada kapal akan mengalami panas, hal itu juga akan mengurangi lifetime generator dan losses energi.
Pada penelitian ini dibuatlah sebuah alat untuk merealisasikan penyeimbangan beban pada generator kapal dengan menggunakan metode decision tree.
Decision tree sendiri merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mengelompokkan beban dan melakukan prediksi, karena decision tree ini sendiri memiliki interpretasi hasil yang baik.
Fokus dari paper ini adalah menyeimbangkan arus beban pada generator melalui proses penyeimbangan arus beban yang akan dilakukan pada masing-masing beban yang sudah dipasangi sensor arus dengan menggunakan metode pembandingan.
Selanjutnya program akan mengolah data untuk membandingkan besar prosentase ketidakseimbangan arus beban saat beban dipindah ke fasa pilihan pertama dengan piihan kedua lalu program akan memilih secara otomatis prosentase mana yang lebih kecil, dengan syarat prosentase tersebut lebih kecil daripada prosentase sebelum diseimbangkan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP ARUS EKSITASI GENERATOR UNIT 2 PLTMH CURUG
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP ARUS EKSITASI GENERATOR UNIT 2 PLTMH CURUG
Generator salah satu bagian dari sistem tenaga listrik yang digunakan untuk mengkon-versi energi mekanik yang berasal dari putaran turbin menjadi energi listrik dengan memanfaatkan...
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
<p><em>A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today’s sailors need. There are various ...
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Sistem Distribusi merupakan salah satu bagian penting dalam penyaluran energi listrik. Dalam penyalurannya, energi listrik yang disalurkan tidak seluruhnya diterima oleh konsumen. ...
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
Kapal perikanan merupakan salah satu unsur dalam menentukan keberhasilan operasi penangkapan ikan.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui ; (1) tingkat teknologi; (2) jenis ka...
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Kapal Patroli dalam melakukan pengawasan keselamatan  pelayaran  di  laut  dalam  wilayah  kerja  Kantor  KSOP  Kelas...

Back to Top