Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rancang Bangun DC to DC Converter Sebagai Driver Lampu LED Penerangan Rumah Tangga Pesisir Berbasis PLTS

View through CrossRef
Abstrak - Di Indonesia masih banyak dijumpai daerah-daerah yang belum teraliri arus listrik PLN. Daerah-daerah tersebut menggunakan pembangkit listrik tenaga surya yang biasa dikenal dengan PLTS sebagai suplai energi listriknya. Energi listrik tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti sebagai suplai penerangan rumah tangga. Pada umumnya lampu penerangan yang digunakan rumah tangga menggunakan tegangan AC 220-240 volt. Pada kondisi tertentu lampu penerangan rumah tangga dapat dinyalakan menggunakan tegangan DC. Tegangan DC berkisar dari 80-125 volt dapat digunakan untuk menyalakan lampu penerangan. Untuk itu agar PLTS dapat digunakan secara langsung untuk menyalakan lampu penerangan perlu dilakukan penyamaan level tegangan antara tegangan keluaran PLTS dengan tegangan suplai lampu penerangan.  DC to Dc converter dengan topologi boost konverter digunakan dalam penelitian ini.Tegangan DC sebesar 12 volt dari keluaran PLTS dinaikkan level tegangannya menjadi sekitar 95 volt DC. Output DC to Dc converter ini dapat di gunakan untuk menyalakan lampu led penerangan sebanyak 8 buah. Setelah dilakukan pengujian secara empiris didapatkan hasil, efisisensi DC to DC converter sebesar 70,7 % dengan arus kurang dari 35 mA.Kata kunci: Lampu Penerangan, Solar Cell, DC to DC Converter, Tegangan, Arus. Abstract - In Indonesia, there are still many areas that have not been connected to PLN electricity. These areas use solar power plants commonly known as PLTS as their electricity supply. The electricity is used for daily needs such as household lighting supplies. In general, household lighting uses 220-240 volt AC voltage. Under certain conditions, household lighting can be turned on using DC voltage. DC voltage ranging from 80-125 volts can be used to turn on lighting. For this reason, so PLTS can be used directly to turn on lighting, it is necessary to equalize the voltage level between the PLTS output voltage and the lighting supply voltage. A DC to DC converter with a boost converter topology is used in this study. The DC voltage of 12 volts from the PLTS output is increased to around 95 volts DC. The output of this DC to DC converter can be used to turn on 8 LED lighting lamps. After empirical testing, the results obtained were that the efficiency of the DC to DC converter was 70.7% with a current of less than 35 mA.Keywords: Lighting, Solar Cell, DC to DC Converter, Voltage, Current.
Title: Rancang Bangun DC to DC Converter Sebagai Driver Lampu LED Penerangan Rumah Tangga Pesisir Berbasis PLTS
Description:
Abstrak - Di Indonesia masih banyak dijumpai daerah-daerah yang belum teraliri arus listrik PLN.
Daerah-daerah tersebut menggunakan pembangkit listrik tenaga surya yang biasa dikenal dengan PLTS sebagai suplai energi listriknya.
Energi listrik tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti sebagai suplai penerangan rumah tangga.
Pada umumnya lampu penerangan yang digunakan rumah tangga menggunakan tegangan AC 220-240 volt.
Pada kondisi tertentu lampu penerangan rumah tangga dapat dinyalakan menggunakan tegangan DC.
Tegangan DC berkisar dari 80-125 volt dapat digunakan untuk menyalakan lampu penerangan.
Untuk itu agar PLTS dapat digunakan secara langsung untuk menyalakan lampu penerangan perlu dilakukan penyamaan level tegangan antara tegangan keluaran PLTS dengan tegangan suplai lampu penerangan.
  DC to Dc converter dengan topologi boost konverter digunakan dalam penelitian ini.
Tegangan DC sebesar 12 volt dari keluaran PLTS dinaikkan level tegangannya menjadi sekitar 95 volt DC.
Output DC to Dc converter ini dapat di gunakan untuk menyalakan lampu led penerangan sebanyak 8 buah.
Setelah dilakukan pengujian secara empiris didapatkan hasil, efisisensi DC to DC converter sebesar 70,7 % dengan arus kurang dari 35 mA.
Kata kunci: Lampu Penerangan, Solar Cell, DC to DC Converter, Tegangan, Arus.
 Abstract - In Indonesia, there are still many areas that have not been connected to PLN electricity.
These areas use solar power plants commonly known as PLTS as their electricity supply.
The electricity is used for daily needs such as household lighting supplies.
In general, household lighting uses 220-240 volt AC voltage.
Under certain conditions, household lighting can be turned on using DC voltage.
DC voltage ranging from 80-125 volts can be used to turn on lighting.
For this reason, so PLTS can be used directly to turn on lighting, it is necessary to equalize the voltage level between the PLTS output voltage and the lighting supply voltage.
A DC to DC converter with a boost converter topology is used in this study.
The DC voltage of 12 volts from the PLTS output is increased to around 95 volts DC.
The output of this DC to DC converter can be used to turn on 8 LED lighting lamps.
After empirical testing, the results obtained were that the efficiency of the DC to DC converter was 70.
7% with a current of less than 35 mA.
Keywords: Lighting, Solar Cell, DC to DC Converter, Voltage, Current.

Related Results

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Insights Into Thrombopoiesis From Infused Human Megakaryocytes Into Mice
Insights Into Thrombopoiesis From Infused Human Megakaryocytes Into Mice
Abstract Thrombopoiesis is the process by which megakaryocytes (Megs) release platelets (Plts), but issues remain as to the detailed in vivo mechanisms underlying th...
PEMBUATAN DAN PEMASANGAN LAMPU BIOPORI PADA DESA KENTENG, BANDUNGAN
PEMBUATAN DAN PEMASANGAN LAMPU BIOPORI PADA DESA KENTENG, BANDUNGAN
Di era teknologi yang semakin maju ini banyak sekali perangkat teknologi yang menggunakan tenaga listrik. Tenaga listrik menjadi bahan pembangkit utama untuk membangkitkan teknolog...
KEDUDUKAN HUKUM PEKERJA RUMAH TANGGA DALAM SISTEM KETENAGAKERJAAN NASIONAL BERDASARKAN UU NO. 13 TAHUN 2003
KEDUDUKAN HUKUM PEKERJA RUMAH TANGGA DALAM SISTEM KETENAGAKERJAAN NASIONAL BERDASARKAN UU NO. 13 TAHUN 2003
Pekerja Rumah Tangga adalah istilah yang dipakai dalam regulasi yang ada, akan tetapi sampai saat ini keberadaan Pekerja Rumah Tangga sebagai pekerja tidak diterima oleh semua piha...
Evaluasi Penerangan Tempat Parkir Terbuka (Outdoor) pada Wisata Candi
Evaluasi Penerangan Tempat Parkir Terbuka (Outdoor) pada Wisata Candi
Penelitian membahas tentang evaluasi penerangan tempat parkir kawasan Candi Borobudur yang beralamat di Jalan Badrawati, Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Te...
ANALISIS DAUR ULANG LIMBAH LAMPU PENERANGAN SEBAGAI UPAYA REDUKSI LIMBAH B3 DI KOTA MEDAN
ANALISIS DAUR ULANG LIMBAH LAMPU PENERANGAN SEBAGAI UPAYA REDUKSI LIMBAH B3 DI KOTA MEDAN
Limbah bola lampu merupakan salah satu jenis limbah yang dikategorikan kedalam limbah B3 yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Limbah bola lampu dikategorikan kedalm limbah...
OPTIMALISASI SOLAR CELL MENGGUNAKAN UMPAN BALIK LAMPU
OPTIMALISASI SOLAR CELL MENGGUNAKAN UMPAN BALIK LAMPU
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada saat ini menjadi energi terbarukan alternatif yang paling digemari pada saat ini. PLTS merupakan pembangkit yang menggunakan solar sel a...
ANALISIS EFISIENSI PENERAPAN SISTEM KONTROL LAMPU JALAN DI UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU
ANALISIS EFISIENSI PENERAPAN SISTEM KONTROL LAMPU JALAN DI UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU
Sistem kontrol hadir mengantikan peran dan kontrol yang dilakukan oleh manusia, melihat prilaku dalam pengelolaan sistem penerangan tersebut sistem kontrol hadir secara otomatis me...

Back to Top