Javascript must be enabled to continue!
Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Mengenai Persiapan Menghadapi Premenepouse di Desa Padang Brahrang
View through CrossRef
Kesehatan reproduksi wanita merupakan keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang secara utuh bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang menyangkut dengan sistem reproduksi serta fungsi dan prosesnya. Dalam perjalanan hidupnya, wanita banyak mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan, sampai suatu saat pertumbuhan dan perkembangan akan terhenti pada suatu tahapan sehingga banyak perubahan yang terjadi pada fungsi tubuh wanita. Perubahan ini akan terjadi seiring peningkatan usia sampai akhirnya wanita akan mencapai titik yang dinamakan menopouse sebelum terjadi fase menopause biasanya di dahului dengan fase premenopause dimana saat proses ini terjadi ada peralihan dari masa subur menuju masa tidak adanya pembuahan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita premenopause dan melatih kemandirian ibu-ibu premenopause dalam menghadapi serta mengatasi masalah kesehatan reproduksi yang mungkin dialami pada saat premenopause. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini pendekatan kepada masyarakat dengan memberikan edukasi persiapan menghadapi premenepouse di Desa Padang Brahrang. Bentuk kegiatan berupa berupa pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan dari mahasiswa dan para dosen pendamping dengan jumlah peserta yaitu wanita usia 40-60 tahun. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif bagi ibu-ibu menopause di Desa Padang Brahrang, responden menjadi lebih mengetahui tentang apa itu premeopause dan memahami kesiapan diri dalam menghadapinya.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia
Title: Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Mengenai Persiapan Menghadapi Premenepouse di Desa Padang Brahrang
Description:
Kesehatan reproduksi wanita merupakan keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang secara utuh bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang menyangkut dengan sistem reproduksi serta fungsi dan prosesnya.
Dalam perjalanan hidupnya, wanita banyak mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan, sampai suatu saat pertumbuhan dan perkembangan akan terhenti pada suatu tahapan sehingga banyak perubahan yang terjadi pada fungsi tubuh wanita.
Perubahan ini akan terjadi seiring peningkatan usia sampai akhirnya wanita akan mencapai titik yang dinamakan menopouse sebelum terjadi fase menopause biasanya di dahului dengan fase premenopause dimana saat proses ini terjadi ada peralihan dari masa subur menuju masa tidak adanya pembuahan.
Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita premenopause dan melatih kemandirian ibu-ibu premenopause dalam menghadapi serta mengatasi masalah kesehatan reproduksi yang mungkin dialami pada saat premenopause.
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini pendekatan kepada masyarakat dengan memberikan edukasi persiapan menghadapi premenepouse di Desa Padang Brahrang.
Bentuk kegiatan berupa berupa pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan dari mahasiswa dan para dosen pendamping dengan jumlah peserta yaitu wanita usia 40-60 tahun.
Kegiatan ini memberikan dampak yang positif bagi ibu-ibu menopause di Desa Padang Brahrang, responden menjadi lebih mengetahui tentang apa itu premeopause dan memahami kesiapan diri dalam menghadapinya.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK
Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penguatan Kelembagaan Desa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Penelitian yang dilaksanakan di kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dimana fokus penelitian mengkaji tentang penguatan kelembagaan desa dalam mempersiapkan pelaksanaan musrenbang desa...

