Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Massa Lemak Tubuh dan Aktivitas Fisik Terhadap Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISBA

View through CrossRef
Abstract. Sleep disturbances are common health problems among university students, particularly medical students who face high academic pressure and tend to adopt inactive lifestyles. Body fat mass and physical activity are suspected to influence sleep quality. This study aimed to assess body fat mass, physical activity levels, sleep quality, and to analyze the relationship between body fat mass and physical activity with sleep quality among medical students at the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung. This research use a quantitative observational analytic method with a cross-sectional design. A total of 189 students were selected using purposive sampling. Body fat mass was measured using a Bioelectric Impedance Analyzer (BIA), physical activity was assessed using the IPAQ questionnaire, and sleep quality was measured using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data were analyzed using univariate and bivariate methods with Chi-Square and Spearman tests. The findings showed that most students had very high body fat mass (37%), low physical activity levels (73%), and poor sleep quality (83.6%). No significant relationship was found between body fat mass and sleep quality (p=0.441; r=0.164), nor between physical activity and sleep quality (p=0.631; r=0.532). In conclusion, body fat mass and physical activity were not significantly associated with sleep quality. Other factors, such as academic stres and lifestyle habits, are presumed to have a greater influence on students’ sleep quality.  Abstrak. Gangguan tidur berdampak terhadap masalah kesehatan mahasiswa, terutama mahasiswa kedokteran yang menghadapi tekanan akademik tinggi dan gaya hidup kurang aktif. Massa lemak tubuh dan aktivitas fisik  berpengaruh terhadap kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran massa lemak tubuh, aktivitas fisik, kualitas tidur, serta menganalisis hubungan antara massa lemak tubuh dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Penelitian menggunakan metode analitik observasional kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 189 mahasiswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Massa lemak tubuh diukur menggunakan Bioelectric Impedance Analyzer (BIA), aktivitas fisik menggunakan kuesioner IPAQ, dan kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki massa lemak tubuh sangat tinggi (37%), aktivitas fisik rendah (73%), dan kualitas tidur buruk (83,6%). Tidak terdapat hubungan antara massa lemak tubuh dan kualitas tidur (p=0,441; r=0,164), serta antara aktivitas fisik dan kualitas tidur (p=0,631; r=0,532). Simpulan penelitian ini massa lemak tubuh dan aktivitas fisik tidak berhubungan dengan kualitas tidur. Faktor lain seperti stres akademik, dan gaya hidup diduga lebih berpengaruh terhadap kualitas tidur mahasiswa.
Title: Hubungan Massa Lemak Tubuh dan Aktivitas Fisik Terhadap Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISBA
Description:
Abstract.
Sleep disturbances are common health problems among university students, particularly medical students who face high academic pressure and tend to adopt inactive lifestyles.
Body fat mass and physical activity are suspected to influence sleep quality.
This study aimed to assess body fat mass, physical activity levels, sleep quality, and to analyze the relationship between body fat mass and physical activity with sleep quality among medical students at the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung.
This research use a quantitative observational analytic method with a cross-sectional design.
A total of 189 students were selected using purposive sampling.
Body fat mass was measured using a Bioelectric Impedance Analyzer (BIA), physical activity was assessed using the IPAQ questionnaire, and sleep quality was measured using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI).
Data were analyzed using univariate and bivariate methods with Chi-Square and Spearman tests.
The findings showed that most students had very high body fat mass (37%), low physical activity levels (73%), and poor sleep quality (83.
6%).
No significant relationship was found between body fat mass and sleep quality (p=0.
441; r=0.
164), nor between physical activity and sleep quality (p=0.
631; r=0.
532).
In conclusion, body fat mass and physical activity were not significantly associated with sleep quality.
Other factors, such as academic stres and lifestyle habits, are presumed to have a greater influence on students’ sleep quality.
 Abstrak.
Gangguan tidur berdampak terhadap masalah kesehatan mahasiswa, terutama mahasiswa kedokteran yang menghadapi tekanan akademik tinggi dan gaya hidup kurang aktif.
Massa lemak tubuh dan aktivitas fisik  berpengaruh terhadap kualitas tidur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran massa lemak tubuh, aktivitas fisik, kualitas tidur, serta menganalisis hubungan antara massa lemak tubuh dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung.
Penelitian menggunakan metode analitik observasional kuantitatif dengan desain cross sectional.
Sampel berjumlah 189 mahasiswa yang dipilih menggunakan purposive sampling.
Massa lemak tubuh diukur menggunakan Bioelectric Impedance Analyzer (BIA), aktivitas fisik menggunakan kuesioner IPAQ, dan kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI).
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan uji Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki massa lemak tubuh sangat tinggi (37%), aktivitas fisik rendah (73%), dan kualitas tidur buruk (83,6%).
Tidak terdapat hubungan antara massa lemak tubuh dan kualitas tidur (p=0,441; r=0,164), serta antara aktivitas fisik dan kualitas tidur (p=0,631; r=0,532).
Simpulan penelitian ini massa lemak tubuh dan aktivitas fisik tidak berhubungan dengan kualitas tidur.
Faktor lain seperti stres akademik, dan gaya hidup diduga lebih berpengaruh terhadap kualitas tidur mahasiswa.

Related Results

Hubungan Aktivitas Fisik dengan Massa Lemak Tubuh pada Siswi SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Massa Lemak Tubuh pada Siswi SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang
Abstract. Physical activity is an important factor that affects the body composition of adolescents, especially in controlling body fat mass. Adolescents who attend boarding school...
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
ABSTRACT Medical students are a subgroup of the general population who are prone to sleep deprivation, possibly due to high learning intensity, clinical tasks including night shift...
Hubungan Asupan Lemak Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Wilayah Sukoharjo
Hubungan Asupan Lemak Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Wilayah Sukoharjo
Mahasiswa sering mengalami gangguan tidur akibat aktivitas yang padat, yang dapat meningkatkan konsumsi makanan pada malam hari. Kualitas tidur yang buruk berdampak pada kesehatan ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Tidur dapat mempengaruhi sistem imun serta diatur oleh irama sirkadian yang menentukan waktu untuk tidur dan homeostasis tidur yang menentukan durasi tidur. Deprivasi tidur dan ins...
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT), PERSEN LEMAK TUBUH, ASUPAN ZAT GIZI, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEPADATAN TULANG PADA REMAJA PUTRI
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT), PERSEN LEMAK TUBUH, ASUPAN ZAT GIZI, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEPADATAN TULANG PADA REMAJA PUTRI
Latar Belakang : Kepadatan tulang yang rendah saat remaja dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kepadatan tulang diantaranya...
Hubungan Persentase Lemak Tubuh dan Indeks Massa Tubuh terhadap Siklus Menstruasi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Hubungan Persentase Lemak Tubuh dan Indeks Massa Tubuh terhadap Siklus Menstruasi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
ABSTRAK Mahasiswa kedokteran secara umum memiliki jadwal kegiatan yang padat sehingga cenderung kurang memperhatikan pola makan serta makanan yang dikonsumsinya, sedangkan nu...
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Latar Belakang: Mahasiswa berada pada fase dewasa awal yang ditandai dengan berbagai tuntutan akademik dan penyesuaian sosial. Beban akademik yang tinggi, jadwal perkuliahan yang p...

Back to Top