Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Menyelesaikan Pekerjaan Tuhan Berdasarkan Yohanes 4: 34

View through CrossRef
Menyelesaikan pekerjaan-Nya ialah tugas setiap orang percaya dan hamba Tuhan yang melayani di ladang-Nya utamanya tugas untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah. Tugas ini haruslah dipahami dengan baik dan dikerjakan sungguh-sungguh. Faktanya masih ada orang percaya dan hamba Tuhan yang mengerjakannya tanpa memiliki pemahaman yang benar serta motivasi yang salah, yaitu hanya untuk mengejar materi. Akibatnya beberapa hamba Tuhan ada yang mundur atau berhenti dari pelayanan karena alasan-alasan yang bersifat duniawi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui arti, cara dan otoritas dalam “menyelesaikan pekerjaan-Nya” menurut Yohanes 4:34, supaya melaluinya orang percaya dan hamba Tuhan memiliki pemahaman yang benar, pandangan yang benar serta mampu mengimplikasikannya dalam kehidupan nyata terkait dengan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan kajian Pustaka melalui survei Literatur yang berkaitan dengan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Peneliti memperoleh hasil penelitian yaitu: Pertama, Arti dari menyelesaikan pekerjaan-Nya yaitu suatu tindakan sempurna yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus, namun tidak berhenti sampai disitu saja, Yesus menginginkan agar pekerjaan-Nya ini dilakukan oleh setiap orang percaya dengan keyakinan dan kesungguhan, dengan sebuah harapan orang percaya dapat melakukannya. Kedua, Cara Menyelesaikan Pekerjaan-Nya. Cara Menyelesaikan Pekerjaan-Nya adalah Melakukan Kehendak Dia. Melakukan Kehendak Dia adalah membawa jiwa-jiwa kepada Tuhan. Ketiga, otoritas untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya. Otoritas untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya adalah dari Dia yang mengutus aku, yaitu dari Tuhan sendiri.
Title: Menyelesaikan Pekerjaan Tuhan Berdasarkan Yohanes 4: 34
Description:
Menyelesaikan pekerjaan-Nya ialah tugas setiap orang percaya dan hamba Tuhan yang melayani di ladang-Nya utamanya tugas untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah.
Tugas ini haruslah dipahami dengan baik dan dikerjakan sungguh-sungguh.
Faktanya masih ada orang percaya dan hamba Tuhan yang mengerjakannya tanpa memiliki pemahaman yang benar serta motivasi yang salah, yaitu hanya untuk mengejar materi.
Akibatnya beberapa hamba Tuhan ada yang mundur atau berhenti dari pelayanan karena alasan-alasan yang bersifat duniawi.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui arti, cara dan otoritas dalam “menyelesaikan pekerjaan-Nya” menurut Yohanes 4:34, supaya melaluinya orang percaya dan hamba Tuhan memiliki pemahaman yang benar, pandangan yang benar serta mampu mengimplikasikannya dalam kehidupan nyata terkait dengan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan kajian Pustaka melalui survei Literatur yang berkaitan dengan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Peneliti memperoleh hasil penelitian yaitu: Pertama, Arti dari menyelesaikan pekerjaan-Nya yaitu suatu tindakan sempurna yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus, namun tidak berhenti sampai disitu saja, Yesus menginginkan agar pekerjaan-Nya ini dilakukan oleh setiap orang percaya dengan keyakinan dan kesungguhan, dengan sebuah harapan orang percaya dapat melakukannya.
Kedua, Cara Menyelesaikan Pekerjaan-Nya.
Cara Menyelesaikan Pekerjaan-Nya adalah Melakukan Kehendak Dia.
Melakukan Kehendak Dia adalah membawa jiwa-jiwa kepada Tuhan.
Ketiga, otoritas untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Otoritas untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya adalah dari Dia yang mengutus aku, yaitu dari Tuhan sendiri.

Related Results

PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
Kitab Maleakhi menyatakan ketertinggalan bangsa Israel dalam mewujudkan ketaatannya kepada Allah. Meskipun demikian Allah tetap mengasihi mereka. Maleakhi mengajak bangsa ini untuk...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Hari Tuhan dan Implikasinya bagi Orang Percaya Masa Kini
Hari Tuhan dan Implikasinya bagi Orang Percaya Masa Kini
Topik mengenai hari Tuhan dikalangan orang percaya masa kini sudah mulai menurun. Permasalahan utamanya adalah kurangnya pemahaman yang jelas tentang konsep Hari Tuhan. Secara teol...
KETUHANAN DALAM FILSAFAT HINDU
KETUHANAN DALAM FILSAFAT HINDU
Setiap orang memiliki keinginan untuk memahami Tuhan. Tetapi tidak ada satu manusia pun yang dapat menunjukkan bukti bahwa mereka telah melihat Tuhan atau mendengar Tuhan berbicara...
Kekuasaan Dan Kedaulatan Tuhan (Yeremia 18: 1-17)
Kekuasaan Dan Kedaulatan Tuhan (Yeremia 18: 1-17)
Yeremia di suruh TUHAN untuk pergi kerumah tukang periuk. Sebenarnya apa tujuan dan maksud TUHAN menyuruh nabi Yeremia ke rumah tukang periuk? Ada apa dengan tukang periuk? Tujuan ...
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Pengalaman anak-anak Imam Eli bisa jadi dialami oleh anak-anak hamba Tuhan. Anak-anak hamba Tuhan memiliki pergumulan khusus, yang bisa berimbas negatif tapi juga bisa berimbas pos...
IDENTIFIKASI RESIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN JEMBATAN
IDENTIFIKASI RESIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN JEMBATAN
Pada setiap pekerjaan faktor keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting terutama untuk pekerjaan di proyek konstruksi karena proyek konstruksi adalah lokasi kerja y...
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Senam anak sholih merupakan salah satu bentuk dari senam irama yang dilakukan dengan mengikuti irama musik atau nyanyian serta melatih jasmani yang sistematis, teratur dan terencan...

Back to Top