Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTIFIKASI RESIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN JEMBATAN

View through CrossRef
Pada setiap pekerjaan faktor keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting terutama untuk pekerjaan di proyek konstruksi karena proyek konstruksi adalah lokasi kerja yang membahayakan. Adanya sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja diperlukan untuk pengendalian risiko bahaya pada pekerjaan sehingga pekerjaan yang terkait dapat dikategorikan aman atau berbahaya. Melakukan analisis sistem keselamatan dan kesehatan kerja dapat menguraikan tingkat risiko bahaya dan pengendalian risiko yang terkait pada pekerjaan. Salah satu jenis proyek konstruksi adalah pembangunan jembatan yang dimana pada pembangunan jembatan ada pekerjaan pilar jembatan. Pada penelitian ini dilakukan analisis risiko pada pekerjaan konstruksi yaitu pekerjaan pilar pada pembangunann jembatan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko dan pengendalian risiko yang dilakukan berdasarkan metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assesment & Determining Control). Metode HIRADC adalah metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahaya setiap pekerjaan. Bahaya pada setiap pekerjaan dapat diidentifikas berdasarkan hasil wawancara dengan ahli, melakukan penelitian tingkat risiko bahaya yang diisi oleh ahli. Kemudian menentukan penegndalian yang dilakukan untuk mengurangi risiko bahaya. Hasil dari penelitian analisis tingkat risiko pada pekerjaan pemasangan jembatan rangka baja terdapat 6 pekerjaan yang memiliki tingkat risiko besar (30%), 11 pekerjaan yang memiliki tingkat resiko sedang (55%), dan 3 pekerjaan dengan tingkat risiko kecil (15%). Pengendalian risiko yang dilakukan berdasarkan hierarki diantaranya dengan cara rekayasa teknik, administratif dan alat pelindung diri (APD).
Title: IDENTIFIKASI RESIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN JEMBATAN
Description:
Pada setiap pekerjaan faktor keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting terutama untuk pekerjaan di proyek konstruksi karena proyek konstruksi adalah lokasi kerja yang membahayakan.
Adanya sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja diperlukan untuk pengendalian risiko bahaya pada pekerjaan sehingga pekerjaan yang terkait dapat dikategorikan aman atau berbahaya.
Melakukan analisis sistem keselamatan dan kesehatan kerja dapat menguraikan tingkat risiko bahaya dan pengendalian risiko yang terkait pada pekerjaan.
Salah satu jenis proyek konstruksi adalah pembangunan jembatan yang dimana pada pembangunan jembatan ada pekerjaan pilar jembatan.
Pada penelitian ini dilakukan analisis risiko pada pekerjaan konstruksi yaitu pekerjaan pilar pada pembangunann jembatan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko dan pengendalian risiko yang dilakukan berdasarkan metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assesment & Determining Control).
Metode HIRADC adalah metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahaya setiap pekerjaan.
Bahaya pada setiap pekerjaan dapat diidentifikas berdasarkan hasil wawancara dengan ahli, melakukan penelitian tingkat risiko bahaya yang diisi oleh ahli.
Kemudian menentukan penegndalian yang dilakukan untuk mengurangi risiko bahaya.
Hasil dari penelitian analisis tingkat risiko pada pekerjaan pemasangan jembatan rangka baja terdapat 6 pekerjaan yang memiliki tingkat risiko besar (30%), 11 pekerjaan yang memiliki tingkat resiko sedang (55%), dan 3 pekerjaan dengan tingkat risiko kecil (15%).
Pengendalian risiko yang dilakukan berdasarkan hierarki diantaranya dengan cara rekayasa teknik, administratif dan alat pelindung diri (APD).

Related Results

ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SELF-ANCHORED
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SELF-ANCHORED
Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api, ataupun jalan raya. Jembatan sering menjadi komponen kritis dari su...
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...
Studi Alternatif Perencanaan Struktur Jembatan: Studi Kasus Jembatan Biru Ruas Jalan Bandongan Salamkanci
Studi Alternatif Perencanaan Struktur Jembatan: Studi Kasus Jembatan Biru Ruas Jalan Bandongan Salamkanci
Jembatan Biru menghubungkan Ruas Jalan Bandongan – Salamkanci. Lokasi Jembatan Biru berada pada tikungan tajam sehingga membahayakan pengguna jalan. Apabila terdapat kendaraan berm...
EVALUASI BIAYA PEMELIHARAAN JEMBATAN BAJA WAI BOYAN NEGERI SEITH DENGAN PEDOMAN BINAMARGA
EVALUASI BIAYA PEMELIHARAAN JEMBATAN BAJA WAI BOYAN NEGERI SEITH DENGAN PEDOMAN BINAMARGA
Jembatan baja adalah struktur penting dalam infrastruktur transportasi dan harus dipelihara dan diperiksa secara teratur untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lint...
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR JEMBATAN BAILEY JALAN PROVINSI RUAS MATUTING – RANGGA-RANGGA
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR JEMBATAN BAILEY JALAN PROVINSI RUAS MATUTING – RANGGA-RANGGA
Jembatan merupakan sarana transportasi yang penting bagi kehidupan karena dapat menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya yang dipisah oleh sungai, jurang, laut atau halangan...
PEMBANGUNAN JEMBATAN BENTANG PANJANG DI INDONESIA (Studi Kasus: Jembatan Bentang Panjang Pulau Balang)
PEMBANGUNAN JEMBATAN BENTANG PANJANG DI INDONESIA (Studi Kasus: Jembatan Bentang Panjang Pulau Balang)
Abstract   A long-span bridge is a bridge with a very wide distance between pillars. This type of bridge is very much needed in Indonesia, because it plays a vital role in connec...
ANALISIS DEFLEKSI JEMBATAN CABLE STAYED MENGGUNAKAN SOFTWARE ALLPLAN BRIDGE (ALUE BULOH BRIDGE)
ANALISIS DEFLEKSI JEMBATAN CABLE STAYED MENGGUNAKAN SOFTWARE ALLPLAN BRIDGE (ALUE BULOH BRIDGE)
Jembatan Alue Buloh merupakan jenis jembatan rangka baja jenis warren truss dengan panjang 180 meter yang menghubungkan Desa Latong dan Desa Alue Buloh. Dalam perencanaan ulang ini...
ANALISIS PERHITUNGAN MODUL JEMBATAN GELAGAR I DAN GELAGAR BOX BAJA SEBAGAI FUNGSI JEMBATAN JALAN RAYA
ANALISIS PERHITUNGAN MODUL JEMBATAN GELAGAR I DAN GELAGAR BOX BAJA SEBAGAI FUNGSI JEMBATAN JALAN RAYA
Jembatan merupakan bagian dari prasarana transportasi yang berfungsi sebagai  penghubung jalan yang terputus oleh rintangan (sungai, danau, laut,  lembah,  prasarana transportas...

Back to Top