Javascript must be enabled to continue!
Hari Tuhan dan Implikasinya bagi Orang Percaya Masa Kini
View through CrossRef
Topik mengenai hari Tuhan dikalangan orang percaya masa kini sudah mulai menurun. Permasalahan utamanya adalah kurangnya pemahaman yang jelas tentang konsep Hari Tuhan. Secara teologis hari Tuhan itu merupakan rencana Tuhan yang sudah menjadi keputusan Tuhan sendiri, dan sebagai tindakan Tuhan dalam menjawab segala respon manusia terhadap segala perintah-Nya. Menyadari bahwa Tuhan berdaulat mutlak atas seluruh kehidupan dari setiap orang, merupakan pola pikir yang bijaksana. Dengan demikian, orang percaya mampu meresponi segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan dengan sikap yang positif. Sesungguhnya di dalam hukuman Tuhan terkandung kasih Tuhan yang begitu besar. Tuhan memberi hukuman bagi umat-Nya sebagai peringatan dan memberi suatu pelajaran teologis bahwa Tuhan memperhatikan perkara yang bersifat kekal selain dari perkara yang bersifat sementara dan fana. Berita tentang hukuman pada saat hari Tuhan itu juga merupakan peringatan Tuhanuntuk umat-Nya agar umatNya segera bertobat dari dosa-dosa dan perbuatan jahat. Agar umat-Nya segera berbalik kepada Tuhan dengan hidup memohon bimbingan dan takut akan Tuhan sepenuh hati. Pertobatan itu dibuktikan dengan hidup beribadah hanya kepada Tuhan, memperhatikan kebenaran dan keadilan serta menghargai hak asasi sesama manusia sebagai citra dan gambar Allah. Melalui pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi Pustaka, artikel ini bertujuan menyajikan sebuah wacana teologis tentang hari Tuhan dan implikasinya bagi orang percaya masa kini. Hasilnya adalah menemukan makna dan pengertian tentang hari Tuhan yang komprehensif, karena hari Tuhan merupakan respons Tuhan terhadap segala tindakan manusia. Implikasinya berkaitan dengan implikasi teologis, etis, ekklesiologis dan eskatalogis.
Title: Hari Tuhan dan Implikasinya bagi Orang Percaya Masa Kini
Description:
Topik mengenai hari Tuhan dikalangan orang percaya masa kini sudah mulai menurun.
Permasalahan utamanya adalah kurangnya pemahaman yang jelas tentang konsep Hari Tuhan.
Secara teologis hari Tuhan itu merupakan rencana Tuhan yang sudah menjadi keputusan Tuhan sendiri, dan sebagai tindakan Tuhan dalam menjawab segala respon manusia terhadap segala perintah-Nya.
Menyadari bahwa Tuhan berdaulat mutlak atas seluruh kehidupan dari setiap orang, merupakan pola pikir yang bijaksana.
Dengan demikian, orang percaya mampu meresponi segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan dengan sikap yang positif.
Sesungguhnya di dalam hukuman Tuhan terkandung kasih Tuhan yang begitu besar.
Tuhan memberi hukuman bagi umat-Nya sebagai peringatan dan memberi suatu pelajaran teologis bahwa Tuhan memperhatikan perkara yang bersifat kekal selain dari perkara yang bersifat sementara dan fana.
Berita tentang hukuman pada saat hari Tuhan itu juga merupakan peringatan Tuhanuntuk umat-Nya agar umatNya segera bertobat dari dosa-dosa dan perbuatan jahat.
Agar umat-Nya segera berbalik kepada Tuhan dengan hidup memohon bimbingan dan takut akan Tuhan sepenuh hati.
Pertobatan itu dibuktikan dengan hidup beribadah hanya kepada Tuhan, memperhatikan kebenaran dan keadilan serta menghargai hak asasi sesama manusia sebagai citra dan gambar Allah.
Melalui pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi Pustaka, artikel ini bertujuan menyajikan sebuah wacana teologis tentang hari Tuhan dan implikasinya bagi orang percaya masa kini.
Hasilnya adalah menemukan makna dan pengertian tentang hari Tuhan yang komprehensif, karena hari Tuhan merupakan respons Tuhan terhadap segala tindakan manusia.
Implikasinya berkaitan dengan implikasi teologis, etis, ekklesiologis dan eskatalogis.
Related Results
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
Kitab Maleakhi menyatakan ketertinggalan bangsa Israel dalam mewujudkan ketaatannya kepada Allah. Meskipun demikian Allah tetap mengasihi mereka. Maleakhi mengajak bangsa ini untuk...
MAKNA DAN IMPLIKASI MENGASIHI YESUS
MAKNA DAN IMPLIKASI MENGASIHI YESUS
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat memiliki beberapa latar belakang masalah yakni: Pertama, adanya pergeseran motivasi orang percaya untuk mengasihi Yesus, di anta...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KETUHANAN DALAM FILSAFAT HINDU
KETUHANAN DALAM FILSAFAT HINDU
Setiap orang memiliki keinginan untuk memahami Tuhan. Tetapi tidak ada satu manusia pun yang dapat menunjukkan bukti bahwa mereka telah melihat Tuhan atau mendengar Tuhan berbicara...
Daftar Isi Lobo 7(s6)
Daftar Isi Lobo 7(s6)
1. Kematian adalah sesuatu yang tidak wajar. 2. Tanda-tanda Kematian. Penampakan seekor burung. 3. Penampakan tikus. 4. Kodok sebagai penampakan. 5. Berbagai tanda yang meramalkan ...
Analisis Pertanyaan Retorika dalam Ayub 401-28
Analisis Pertanyaan Retorika dalam Ayub 401-28
Tujuan analisis pertanyaan retorika dalam Ayub 40:1-28 ini adalah untuk melihat implikasiteologis dan praktis. Secara teologis: 1) Segala sesuatu di bawah penguasaan dan kendaliTuh...
Krisis Kasih dalam Gereja sebagai Refleksi Bagi Kehidupan Orang Percaya Masa Kini
Krisis Kasih dalam Gereja sebagai Refleksi Bagi Kehidupan Orang Percaya Masa Kini
Firman Tuhan dengan tegas dan lugas menyatakan bahwa orang-orang yang sudah percaya kepada Kristus, dengan kata lain yang telah keluar dari kegelapan atau maut, dan masuk ke dalam ...

