Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Pertanyaan Retorika dalam Ayub 401-28

View through CrossRef
Tujuan analisis pertanyaan retorika dalam Ayub 40:1-28 ini adalah untuk melihat implikasiteologis dan praktis. Secara teologis: 1) Segala sesuatu di bawah penguasaan dan kendaliTuhan. Termasuk juga Ayub dengan segala penderitaan berat yang dialaminya tetap berada dibawah penguasaan dan kendali Tuhan; 2) Tetaplah percaya pada Tuhan walau tidakmerasakan kehadiran-Nya secara fisik ; 3) Di balik penderitaan orang saleh terkandungkehendak Allah yang rahmani. Tuhan tidak pernah mengizinkan sesuatu menimpa orangpercaya, tanpa maksud Tuhan di dalamnya. Di dalam penderitaan ada kehendak Tuhan yangrahmani, di dalam kehendak Tuhan ada anugerah-Nya, sehingga orang percaya bisa mencapaimaksud dan rencana-Nya yang agung. Secara praktis: 1) Tuhan itu besar, kuat dan manusiakecil, lemah. Hendaklah orang percaya tetap bersyukur kepada Tuhan sekalipun dalampenderitaan dan berdoalah (mintalah) kepada Tuhan agar Ia menguatkan saat-saatmenghadapi ujian-ujian iman; 2) Hiduplah jujur dan rendah hati. Janganlah memandangrendah atau menghakimi seseorang karena tidak memiliki pengalaman rohani seperti yangdialaminya. Sebab Tuhan menentang orang sombong dan mengasihani orang yang rendahhati; 3) Bergantunglah sepenuhnya kepada Allah. Dalam pencobaan maupun penderitaan,tidak ada yang lebih baik yang dapat dilakukan orang percaya selain bergantung sepenuhnyakepada Allah.
Center for Open Science
Title: Analisis Pertanyaan Retorika dalam Ayub 401-28
Description:
Tujuan analisis pertanyaan retorika dalam Ayub 40:1-28 ini adalah untuk melihat implikasiteologis dan praktis.
Secara teologis: 1) Segala sesuatu di bawah penguasaan dan kendaliTuhan.
Termasuk juga Ayub dengan segala penderitaan berat yang dialaminya tetap berada dibawah penguasaan dan kendali Tuhan; 2) Tetaplah percaya pada Tuhan walau tidakmerasakan kehadiran-Nya secara fisik ; 3) Di balik penderitaan orang saleh terkandungkehendak Allah yang rahmani.
Tuhan tidak pernah mengizinkan sesuatu menimpa orangpercaya, tanpa maksud Tuhan di dalamnya.
Di dalam penderitaan ada kehendak Tuhan yangrahmani, di dalam kehendak Tuhan ada anugerah-Nya, sehingga orang percaya bisa mencapaimaksud dan rencana-Nya yang agung.
Secara praktis: 1) Tuhan itu besar, kuat dan manusiakecil, lemah.
Hendaklah orang percaya tetap bersyukur kepada Tuhan sekalipun dalampenderitaan dan berdoalah (mintalah) kepada Tuhan agar Ia menguatkan saat-saatmenghadapi ujian-ujian iman; 2) Hiduplah jujur dan rendah hati.
Janganlah memandangrendah atau menghakimi seseorang karena tidak memiliki pengalaman rohani seperti yangdialaminya.
Sebab Tuhan menentang orang sombong dan mengasihani orang yang rendahhati; 3) Bergantunglah sepenuhnya kepada Allah.
Dalam pencobaan maupun penderitaan,tidak ada yang lebih baik yang dapat dilakukan orang percaya selain bergantung sepenuhnyakepada Allah.

Related Results

The Epidemiology of Tuberculosis among Internal Displaced Persons in EL-salam Camp, South Darfur State - Sudan 2022.
The Epidemiology of Tuberculosis among Internal Displaced Persons in EL-salam Camp, South Darfur State - Sudan 2022.
Abstract Background: Sudan is a large country. It has a diverse economy, a large population, and a history of civil wars and conflicts. The poverty rate is high. With an es...
Analisis Retorika Dalam Public Speaking Najwa Shihab Sebagai Tokoh Inspiratif Di Indonesia
Analisis Retorika Dalam Public Speaking Najwa Shihab Sebagai Tokoh Inspiratif Di Indonesia
Penelitian ini mengkaji retorika dalam public speaking Najwa Shihab sebagai tokoh inspiratif di Indonesia dengan menyoroti bagaimana gaya komunikasinya menghadirkan penyampaian pes...
Analisis Struktur Retorika Novel Titian Nabi Karya Muhammad Mansyur A.R Said
Analisis Struktur Retorika Novel Titian Nabi Karya Muhammad Mansyur A.R Said
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengembangan alur dan struktur retorika teks labov yang ada pada karya Titian Nabi karya dalam Novel Muhammad Mansyur A.R Said. Unsur intrins...
Retorika Gaya Motivator dalam Pemberian Motivasi
Retorika Gaya Motivator dalam Pemberian Motivasi
Rhetoric in communication is very necessary, because rhetoric is the basis for us to train our way of speaking to a wide audience. Rhetoric is also needed in the social, political,...
Retorika Dakwah Mamah Dedeh Dalam Acara Rumah Mamah Dedeh di TVOne
Retorika Dakwah Mamah Dedeh Dalam Acara Rumah Mamah Dedeh di TVOne
Abstract. Mamah Dedeh is one of the most popular female preachers in Indonesia. The rhetoric of Mamah Dedeh's preaching has its own appeal, as it is able to deliver religious messa...
Retorika Dakwah Mamah Dedeh dalam Acara “Mamah & Aa Beraksi” di Indosiar
Retorika Dakwah Mamah Dedeh dalam Acara “Mamah & Aa Beraksi” di Indosiar
This paper desribes the rhetoric of da'wah delivered by Mamah Dedeh through the medium of television. By knowing the rhetoric of Mamah Dedeh's preaching on one of the topics of dis...
Persepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap Trilogi Garis Cinta Karya Rizky Febian
Persepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap Trilogi Garis Cinta Karya Rizky Febian
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap lirik Trilogi Garis Cinta karya Rizky Febian. Jenis peneli...

Back to Top