Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH VARIASI ABU CANGKANG KERANG TERHADAP SIFAT RESAPAN BETON SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN

View through CrossRef
Material utama dalam pembuatan beton alir adalah semen yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan karena emisi gas CO2 selama produksinya, yang berkontribusi pada pemanasan global. Untuk mengurangi dampak ini, banyak inovasi telah dilakukan untuk menciptakan beton yang lebih ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan semen. Salah satu solusi yang tengah dikembangkan adalah penggunaan abu cangkang kerang jenis anadara granosa. Proses pembuatan abu ini melibatkan tahapan pembersihan, pengeringan, pembakaran, dan penghalusan hingga mencapai bentuk butiran abu. Dalam penelitian ini, persentase abu cangkang kerang yang ditambahkan ke dalam campuran beton alir bervariasi antara 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% berdasarkan berat semen. Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan tingkat resapan beton alir seiring dengan peningkatan persentase abu cangkang kerang darah sebagai pengganti semen. Resapan terendah tercatat pada variasi 7,5% dengan nilai 3,42%, menunjukkan potensi penggunaan abu cangkang kerang darah dalam mengurangi sifat resapan beton alir. Tingkat resapan tertinggi terjadi pada variasi abu cangkang kerang 0% (beton normal) dengan hasil 4,71%.
Title: PENGARUH VARIASI ABU CANGKANG KERANG TERHADAP SIFAT RESAPAN BETON SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN
Description:
Material utama dalam pembuatan beton alir adalah semen yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan karena emisi gas CO2 selama produksinya, yang berkontribusi pada pemanasan global.
Untuk mengurangi dampak ini, banyak inovasi telah dilakukan untuk menciptakan beton yang lebih ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan semen.
Salah satu solusi yang tengah dikembangkan adalah penggunaan abu cangkang kerang jenis anadara granosa.
Proses pembuatan abu ini melibatkan tahapan pembersihan, pengeringan, pembakaran, dan penghalusan hingga mencapai bentuk butiran abu.
Dalam penelitian ini, persentase abu cangkang kerang yang ditambahkan ke dalam campuran beton alir bervariasi antara 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% berdasarkan berat semen.
Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan tingkat resapan beton alir seiring dengan peningkatan persentase abu cangkang kerang darah sebagai pengganti semen.
Resapan terendah tercatat pada variasi 7,5% dengan nilai 3,42%, menunjukkan potensi penggunaan abu cangkang kerang darah dalam mengurangi sifat resapan beton alir.
Tingkat resapan tertinggi terjadi pada variasi abu cangkang kerang 0% (beton normal) dengan hasil 4,71%.

Related Results

IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
Kerupuk kerang belum dipasarkan secara luas padahal rasanya enak danĀ  mempunyai nilai gizi yang tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Di desa Pepe Kec. Sedati, Kab. Sidoar...
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG DARA SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG DARA SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON
The development of construction technology, especially concrete, involves ongoing experimentation with concrete mix additives to achieve the desired quality and compressive strengt...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
SOCIAL ENTREPRENEUR: PENGOLAHAN LIMBAH CANGKANG KERANG HIJAU MENJADI AKSESORIS FIGURA CANGKANG KERANG
SOCIAL ENTREPRENEUR: PENGOLAHAN LIMBAH CANGKANG KERANG HIJAU MENJADI AKSESORIS FIGURA CANGKANG KERANG
Aktivitas pasca panen pada penanganan kerang hijau di Keluran Karangantu adalah pengupasan cangkang kerang. Pengupasan kerang tersebut banyak menghasilkan limbah cangkang kerang ya...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai alternatif agregat kasar pada beton non-pasir. Cangkang kelapa sawit mempunyai bobot yang ringan dan kul...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...

Back to Top