Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo

View through CrossRef
Kerupuk kerang belum dipasarkan secara luas padahal rasanya enak dan  mempunyai nilai gizi yang tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Di desa Pepe Kec. Sedati, Kab. Sidoarjo ada  pembuat kerupuk kerang. Di desa Pepe juga ada penjual kerang darah bercangkang dan kerang darah kupas serta banyak buruh pengupas kerang darah. Kegiatan IbM ini bertujuan meningkatkan pendapatan pembuat kerupuk kerang di desa Pepe. Permasalahan yang dialami oleh pembuat kerupuk kerang adalah 1. Kemampuan dan pengetahuan pembuat kerupuk kerang terbatas dalam hal: (a) Kerupuk diuleni menggunakan bak plastik yang tidak tahan panas, saat adonan di uleni dengan kaldu kerang panas maka adonan dapat tercemar bahan kimia dari plastik. (b) Kerang yang digunakan tanpa di cuci dan tidak di buang kotorannya. (c) Pembuat kerupuk kerang kurang kreatif dan kurang inovatif (d) Pengetahuan dan kemampuan cara pengemasan kerupuk kerang kurang, (e) Pengetahuan tentang hygienitas kerupuk kurang karena penjemuran kerupuk dilakukan di pinggir jalan 2. Pengetahuan tentang strategi pemasaran kurang, 3. Penjemuran yang hanya mengandalkan sinar matahari menyebabkan pada saat hujan tidak memproduksi kerupuk sehingga penghasilannya tidak ajeg (tidak rutin). 4. Produksi terbatas karena terbatasnya fasilitas pendukung proses 5.Bentuk kerupuk kerang tidak menarik karena kerupuk dicetak menggunakan tangan 6. Ketebalan kerupuk kerang tidak rata karena di iris secara manual. 7. Kerupuk di uleni dengan tangan, sehingga adonan tidak tercampur rata. Penyelesaian Permasalahan Mitra dengan cara mengembangkan usaha pembuat kerupuk kerang lebih meningkat produksinya dan menjadikan kerupuk kerang sehat dan bergizi. Hal ini ditempuh dengan langkah langkah:1.memberi pendampingan tentang cara pemilihan bahan kerang yang baik. 2.Melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan kerupuk kerang yang dicampur aneka sayuran untuk meningkatkan nilai gizi kerupuk kerang.3. Melakukan pendampingan pembuatan kerupuk kerang yang hygienis. 4.Melakukan pendampingan cara pengemasan yang baik.5.Melakukan pendampingan tata cara mendaftarkan produk guna memperoleh nomor Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) dari Departemen Kesehatan (DEPKES). 6. Pelatihan dan Pendampingan dalam mengembangkan strategi pemasaran.7. Memberikan fasilitas pendukung produksi berupa:Mesin pengaduk adonan, Alat pencetak kerupuk kerang berbahan stainles steel, Mesin perajang kerupuk kerang. Luaran Produk Kerupuk Kerang asli dalam kemasan yang baik dan beratribut serta telah memperoleh nomor PIRT dari DEPKES. 2.Produk Kerupuk kerang dengan penambahan wortel dalam kemasan yang baik dan beratribut. Teknologi tepat guna mesin adonan, perajang kerupuk, alat pencetak Hasil Kegiatan Pengabdian yang telah dilakukan adalah melakukan pendampingan pemilihan bahan baku yaitu kerang yang berkualitas. 2.pendampingan pembuatan kerupuk kerang yang hygienis, 3. Melakukan pendampingan cara memperoleh PIRT. 4. Memberikan alat pencetak kerupuk. 5. Memberikan alat pengaduk kerupuk.
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
Description:
Kerupuk kerang belum dipasarkan secara luas padahal rasanya enak dan  mempunyai nilai gizi yang tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan.
Di desa Pepe Kec.
Sedati, Kab.
Sidoarjo ada  pembuat kerupuk kerang.
Di desa Pepe juga ada penjual kerang darah bercangkang dan kerang darah kupas serta banyak buruh pengupas kerang darah.
Kegiatan IbM ini bertujuan meningkatkan pendapatan pembuat kerupuk kerang di desa Pepe.
Permasalahan yang dialami oleh pembuat kerupuk kerang adalah 1.
Kemampuan dan pengetahuan pembuat kerupuk kerang terbatas dalam hal: (a) Kerupuk diuleni menggunakan bak plastik yang tidak tahan panas, saat adonan di uleni dengan kaldu kerang panas maka adonan dapat tercemar bahan kimia dari plastik.
(b) Kerang yang digunakan tanpa di cuci dan tidak di buang kotorannya.
(c) Pembuat kerupuk kerang kurang kreatif dan kurang inovatif (d) Pengetahuan dan kemampuan cara pengemasan kerupuk kerang kurang, (e) Pengetahuan tentang hygienitas kerupuk kurang karena penjemuran kerupuk dilakukan di pinggir jalan 2.
Pengetahuan tentang strategi pemasaran kurang, 3.
Penjemuran yang hanya mengandalkan sinar matahari menyebabkan pada saat hujan tidak memproduksi kerupuk sehingga penghasilannya tidak ajeg (tidak rutin).
4.
Produksi terbatas karena terbatasnya fasilitas pendukung proses 5.
Bentuk kerupuk kerang tidak menarik karena kerupuk dicetak menggunakan tangan 6.
Ketebalan kerupuk kerang tidak rata karena di iris secara manual.
7.
Kerupuk di uleni dengan tangan, sehingga adonan tidak tercampur rata.
Penyelesaian Permasalahan Mitra dengan cara mengembangkan usaha pembuat kerupuk kerang lebih meningkat produksinya dan menjadikan kerupuk kerang sehat dan bergizi.
Hal ini ditempuh dengan langkah langkah:1.
memberi pendampingan tentang cara pemilihan bahan kerang yang baik.
2.
Melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan kerupuk kerang yang dicampur aneka sayuran untuk meningkatkan nilai gizi kerupuk kerang.
3.
Melakukan pendampingan pembuatan kerupuk kerang yang hygienis.
4.
Melakukan pendampingan cara pengemasan yang baik.
5.
Melakukan pendampingan tata cara mendaftarkan produk guna memperoleh nomor Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) dari Departemen Kesehatan (DEPKES).
6.
Pelatihan dan Pendampingan dalam mengembangkan strategi pemasaran.
7.
Memberikan fasilitas pendukung produksi berupa:Mesin pengaduk adonan, Alat pencetak kerupuk kerang berbahan stainles steel, Mesin perajang kerupuk kerang.
Luaran Produk Kerupuk Kerang asli dalam kemasan yang baik dan beratribut serta telah memperoleh nomor PIRT dari DEPKES.
2.
Produk Kerupuk kerang dengan penambahan wortel dalam kemasan yang baik dan beratribut.
Teknologi tepat guna mesin adonan, perajang kerupuk, alat pencetak Hasil Kegiatan Pengabdian yang telah dilakukan adalah melakukan pendampingan pemilihan bahan baku yaitu kerang yang berkualitas.
2.
pendampingan pembuatan kerupuk kerang yang hygienis, 3.
Melakukan pendampingan cara memperoleh PIRT.
4.
Memberikan alat pencetak kerupuk.
5.
Memberikan alat pengaduk kerupuk.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KERUPUK SAMILER FORTIFIKASI KALSIUM DARI DURI IKAN BANDENG
KERUPUK SAMILER FORTIFIKASI KALSIUM DARI DURI IKAN BANDENG
Kerupuk Samiler cukup dihargai oleh nilai gizi masyarakat rendah karena hanya terbuat dari singkong. Proses produksi tidak higienis karena dicetak menggunakan bak plastik warna war...
Kerupuk Klenteng Bojonegoro Dalam Perspektif Sejarah dan Gastronomi Budaya
Kerupuk Klenteng Bojonegoro Dalam Perspektif Sejarah dan Gastronomi Budaya
Kerupuk (kadang ditulis krupuk) adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dari tepung tapioka dan dikonsumsi sebagai pelengkap makanan pokok berupa nasi atau lainnya.  Pada umumny...
Kerupuk Klenteng Bojonegoro Dalam Perspektif Sejarah dan Gastronomi Budaya
Kerupuk Klenteng Bojonegoro Dalam Perspektif Sejarah dan Gastronomi Budaya
Kerupuk (kadang ditulis krupuk) adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dari tepung tapioka dan dikonsumsi sebagai pelengkap makanan pokok berupa nasi atau lainnya.  Pada umumny...
SOCIAL ENTREPRENEUR: PENGOLAHAN LIMBAH CANGKANG KERANG HIJAU MENJADI AKSESORIS FIGURA CANGKANG KERANG
SOCIAL ENTREPRENEUR: PENGOLAHAN LIMBAH CANGKANG KERANG HIJAU MENJADI AKSESORIS FIGURA CANGKANG KERANG
Aktivitas pasca panen pada penanganan kerang hijau di Keluran Karangantu adalah pengupasan cangkang kerang. Pengupasan kerang tersebut banyak menghasilkan limbah cangkang kerang ya...
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung talas beneng (xantoshoma undipes k. koch) terhadap kualitas kerupuk berbahan dasar pati tap...
Perancangan Ulang Alat Pemotong Kerupuk Manggar Guna Meningkatkan Kapasitas Pemotongan dan Efisiensi Produksi
Perancangan Ulang Alat Pemotong Kerupuk Manggar Guna Meningkatkan Kapasitas Pemotongan dan Efisiensi Produksi
Terik Surya merupakan sebuah industri yang memproduksi kerupuk mentah. Jenis kerupuk yang diproduksi yaitu kerupuk manggar dan kerupuk mawar. Dalam proses pemotongan kerupuk mangga...
Analisis Kelayakan Usaha Agroindustri Kerupuk Mie Singkong
Analisis Kelayakan Usaha Agroindustri Kerupuk Mie Singkong
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa : 1. Besarnya biaya, penerimaan dan  pendapatan pada agroindusti kerupuk mie singkong dalam satu kali proses produksi. dan 2. Kelayak...

Back to Top