Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisa Produktivitas Mesin Kerupuk Kentang Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)

View through CrossRef
Pengukuran produktivitas memegang peranan yang sangat penting dalam mengevaluasi dan menentukan strategi lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas penggunaan mesin pemotong kerupuk kentang produksi UKM Agung Jaya dari bahan pemotongan kerupuk kentang dan mengetahui tingkat produktivitas mesin kerupuk kentang untuk meningkatkan kapasitas produksi potongan kerupuk kentang. Hal ini masih dilakukan secara manual dan menggunakan peralatan sederhana. Untuk mengetahui tingkat produktivitas mesin kerupuk kentang, penelitian ini perlu mengukur produktivitasnya. Sebab hasil pengukuran produktivitas ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk melaksanakan langkah-langkah peningkatan produktivitas pemotongan bahan kerupuk kentang di UKM AGUNG JAYA. Untuk mengetahui produktivitas Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode objective matrix (OMAX). Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah bahan kerupuk yang akan dipotong, jumlah pegawai, kualitas hasil pemotongan kerupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio produktivitas bahan baku, hasil rasio tersebut pemotong kerupuk menggunakan alat manual yaitu 0,93, sedangkan yang menggunakan mesin sebesar 0,97, terjadi peningkatan sebanyak 4% pada produktivitas bahan baku pada alat pemotong manual dan dengan menggunakan mesin. Kemudian Rasio produktivitas tenaga kerja, hasil rasio produktivitas pemotong kerupuk menggunakan alat manual yaitu 423,7 kg/ orang dan menggunakan mesin pemotong sebesar 873,7 kg/ orang. terjadi peningkatan sebanyak 106% pada produktivitas tenaga kerja pada alat pemotong manual dan dengan menggunakan mesin. Dan Rasio produktivitas jam mesin, hasil rasio produktivitas pemotong kerupuk menggunakan alat manual yaitu 71,7 kg/jam, sedangkan jika menggunakan mesin pemotong sebesar 145,62 kg/jam, terjadi peningkatan sebanyak 104% pada produktivitas tenaga kerja pada alat pemotong manual dan dengan menggunakan mesin   
Title: Analisa Produktivitas Mesin Kerupuk Kentang Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)
Description:
Pengukuran produktivitas memegang peranan yang sangat penting dalam mengevaluasi dan menentukan strategi lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat produktivitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas penggunaan mesin pemotong kerupuk kentang produksi UKM Agung Jaya dari bahan pemotongan kerupuk kentang dan mengetahui tingkat produktivitas mesin kerupuk kentang untuk meningkatkan kapasitas produksi potongan kerupuk kentang.
Hal ini masih dilakukan secara manual dan menggunakan peralatan sederhana.
Untuk mengetahui tingkat produktivitas mesin kerupuk kentang, penelitian ini perlu mengukur produktivitasnya.
Sebab hasil pengukuran produktivitas ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk melaksanakan langkah-langkah peningkatan produktivitas pemotongan bahan kerupuk kentang di UKM AGUNG JAYA.
Untuk mengetahui produktivitas Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode objective matrix (OMAX).
Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah bahan kerupuk yang akan dipotong, jumlah pegawai, kualitas hasil pemotongan kerupuk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio produktivitas bahan baku, hasil rasio tersebut pemotong kerupuk menggunakan alat manual yaitu 0,93, sedangkan yang menggunakan mesin sebesar 0,97, terjadi peningkatan sebanyak 4% pada produktivitas bahan baku pada alat pemotong manual dan dengan menggunakan mesin.
Kemudian Rasio produktivitas tenaga kerja, hasil rasio produktivitas pemotong kerupuk menggunakan alat manual yaitu 423,7 kg/ orang dan menggunakan mesin pemotong sebesar 873,7 kg/ orang.
terjadi peningkatan sebanyak 106% pada produktivitas tenaga kerja pada alat pemotong manual dan dengan menggunakan mesin.
Dan Rasio produktivitas jam mesin, hasil rasio produktivitas pemotong kerupuk menggunakan alat manual yaitu 71,7 kg/jam, sedangkan jika menggunakan mesin pemotong sebesar 145,62 kg/jam, terjadi peningkatan sebanyak 104% pada produktivitas tenaga kerja pada alat pemotong manual dan dengan menggunakan mesin   .

Related Results

IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
Kerupuk kerang belum dipasarkan secara luas padahal rasanya enak dan  mempunyai nilai gizi yang tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Di desa Pepe Kec. Sedati, Kab. Sidoar...
Kendala Adopsi Benih Bersertifikat untuk Usahatani Kentang
Kendala Adopsi Benih Bersertifikat untuk Usahatani Kentang
<p><strong>English</strong><br />Most potato farmers in Indonesia do not adopt certified potato seed. Relatively expensive price of certified seed is the ma...
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung talas beneng (xantoshoma undipes k. koch) terhadap kualitas kerupuk berbahan dasar pati tap...
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Kebijakan sistem perbenihan kentang bertujuan untuk mendorong produksi dan peredaran benih kentang bermutu, serta mendorong petani lebih banyak mengadopsi penggunaan benih kentang ...
Rancang Bangun Mesin Pengiris Adonan Kerupuk Ubi
Rancang Bangun Mesin Pengiris Adonan Kerupuk Ubi
Kerupuk adalah makanan kering yang sangat populer di Indonesia. Kerupuk dapat diolah dari berbagai macam bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat mesin p...
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kentang Di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kentang Di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah
Kecamatan Timang Gajah adalah salah satu kecamatan yang menghasilkan produksi kentang hanya sebesar 72,50 Kwintal dengan luas lahan 5 Ha. Komoditas kentang yang dibudidayakan di Ke...
Penggunaan Mesin Pemotong Kcrupuk Hemat Energi untuk Mcningkatkan Produksi dan Kwalitas Kerupuk Rambak Singkong
Penggunaan Mesin Pemotong Kcrupuk Hemat Energi untuk Mcningkatkan Produksi dan Kwalitas Kerupuk Rambak Singkong
Kebutuhan akan kerupuk rambak sebagai sampingan lauk pauk meningkat pesat, seiring pertumbuhan penduduk. Pesanan kerupuk rambak tiap bulan mencapai 2 ton, Sedangkan UKM UD. KERUPUK...
RANCANG BANGUN MESIN STIRLING TIPE GAMA BERKAPASITAS 157 ML MENGGUNAKAN SISTEM PENDINGIN FLUIDA CAIR
RANCANG BANGUN MESIN STIRLING TIPE GAMA BERKAPASITAS 157 ML MENGGUNAKAN SISTEM PENDINGIN FLUIDA CAIR
Penelitian tentang pengembangan mesin stirling saat ini sedang berkembang terkusus diakibatkan oleh karakteristik mesin stirling yang dapat mengunakan banyak jenis bahan bakar. Per...

Back to Top