Javascript must be enabled to continue!
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN KERANG DARAH DI KAWASAN MANGROVE DESA CEMARA, KABUPATEN LOMBOK BARAT
View through CrossRef
Kerang darah merupakan salah satu biota perairan yang sangat diminati untuk dikonsumsi oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang relatif tinggi. Salah satu kawasan pesisir di Pulau Lombok yang diketahui menjadi habitat kerang darah ini adalah kawasan mangrove di Desa Cemara, Kabupaten Lombok Barat. Akan tetapi, eksploitasi berlebihan yang dilakukan oleh para pengumpul kerang darah menjadikan kerang ini semakin sulit untuk dicari. Hal ini secara tidak langsung berdampak pada mata pencaharian masyarakat sekitar atau para pengumpul kerang tersebut. Namun demikian, belum diketahui persepsi masyarakat setempat mengenai kegiatan eksploitasi kerang darah tersebut maupun upaya pengelolaannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan kerang darah (Anadara granosa) di kawasan mangrove Pantai Cemara, Desa Cemara, Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan yaitu data primer yang diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner. Sampel yang diambil berjumlah 200 (berdasarkan rumus Slovin) dari total 400 warga. Data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa responden mendukung pengelolaan pemanfaatan kerang darah secara terintegrasi antara pemerintah dan penduduk setempat dengan perumusan aturan pengelolaan yang berlandaskan kearifan lokal dan berlaku bagi semua pihak sehingga sumberdaya kerang darah dapat lestari.
Universitas Mataram
Title: PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN KERANG DARAH DI KAWASAN MANGROVE DESA CEMARA, KABUPATEN LOMBOK BARAT
Description:
Kerang darah merupakan salah satu biota perairan yang sangat diminati untuk dikonsumsi oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang relatif tinggi.
Salah satu kawasan pesisir di Pulau Lombok yang diketahui menjadi habitat kerang darah ini adalah kawasan mangrove di Desa Cemara, Kabupaten Lombok Barat.
Akan tetapi, eksploitasi berlebihan yang dilakukan oleh para pengumpul kerang darah menjadikan kerang ini semakin sulit untuk dicari.
Hal ini secara tidak langsung berdampak pada mata pencaharian masyarakat sekitar atau para pengumpul kerang tersebut.
Namun demikian, belum diketahui persepsi masyarakat setempat mengenai kegiatan eksploitasi kerang darah tersebut maupun upaya pengelolaannya.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan kerang darah (Anadara granosa) di kawasan mangrove Pantai Cemara, Desa Cemara, Kabupaten Lombok Barat.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.
Data yang dikumpulkan yaitu data primer yang diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner.
Sampel yang diambil berjumlah 200 (berdasarkan rumus Slovin) dari total 400 warga.
Data kemudian dianalisis secara deskriptif.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa responden mendukung pengelolaan pemanfaatan kerang darah secara terintegrasi antara pemerintah dan penduduk setempat dengan perumusan aturan pengelolaan yang berlandaskan kearifan lokal dan berlaku bagi semua pihak sehingga sumberdaya kerang darah dapat lestari.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
Kerupuk kerang belum dipasarkan secara luas padahal rasanya enak dan mempunyai nilai gizi yang tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Di desa Pepe Kec. Sedati, Kab. Sidoar...
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
Mangrove forest is a very productive and beneficial ecosystem. Mangrove forest resources in Amahai Village will be increasingly exploited along with the increasing population and e...
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi yang terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kawasan wisata alam sekaligus lokasi rehabilitasi m...
Nilai Ekonomi Ekosistem Mangrove Di Kawasan Pesisir Lantebung Kota Makassar
Nilai Ekonomi Ekosistem Mangrove Di Kawasan Pesisir Lantebung Kota Makassar
Penelitian nilai ekonomi ekosistem mangrove dilakukan di Kawasan Wisata Lantebung, Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai ekonomi mangrove di Kawasan Wisata...
Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo
Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo
Pesisir Desa Kramat merupakan bagian dari sebaran mangrove di kawasan Teluk Tomini. Tekanan lingkungan akibat aktivitas masyarakat seperti alih fungsi kawasan dan sampah pesisir di...
PENGOLAHAN LIMBAH TANAMAN MANGROVE SEBAGAI BAHAN PEWARNA ALAMI PADA PRODUK ECOPRINT DI DESA LUBUK KERTANG KABUPATEN LANGKAT, SUMATERA UTARA
PENGOLAHAN LIMBAH TANAMAN MANGROVE SEBAGAI BAHAN PEWARNA ALAMI PADA PRODUK ECOPRINT DI DESA LUBUK KERTANG KABUPATEN LANGKAT, SUMATERA UTARA
Abstract
Lubuk Kertang Village has the potential for mangrove ecotourism which is currently being developed as a source of income for the community's economy apart from fishermen ...
STUDI KERUANGAN DAN KELEMBAGAAN PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE DI NEGERI AMAHAI, KABUPATEN MALUKU TENGAH
STUDI KERUANGAN DAN KELEMBAGAAN PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE DI NEGERI AMAHAI, KABUPATEN MALUKU TENGAH
Ecotourism is a tourist activity that aims to conserve. In its implementation, institutions have a very important role for sustainable ecotourism management. This study aims to det...

