Javascript must be enabled to continue!
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
View through CrossRef
Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi yang terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kawasan wisata alam sekaligus lokasi rehabilitasi mangrove. Rehabilitasi mangrove di Desa Gedangan dimulai sejak tahun 2010 sebagai upaya untuk menanggulangi angin dan ombak besar. Kawasan mangrove di Desa Gedangan mengalami degradasi akibat adanya pembukaan lahan untuk tambak budidaya, pembangunan kawasan permukiman, serta pembukaan lahan pertanian. Monitoring perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan merencanakan rehabilitasi ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis, struktur komunitas, dan Mangrove Health Index (MHI) dari mangrove di Desa Gedangan. Pengambilan data dilakukan dengan metode Transect Line Plot untuk mengetahui lingkar batang, jumlah, dan jenis mangrove. Analisis tutupan kanopi dilakukan dengan Hemispherical Photography. Analisis data struktur komunitas mangrove meliputi kerapatan jenis, frekuensi jenis, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominasi, indeks nilai penting, dan MHI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis mangrove pada Taman Edukasi Mangrove Desa Gedangan, yaitu Rhizopora mucronata, Sonneratia alba, dan Nypa fruticans. Tingkat kerapatan mangrove di Desa Gedangan untuk spesies Rhizopora mucronata tergolong sangat padat, sedangkan untuk spesies Sonneratia alba dan Nypa fruticans memiliki kerapatan yang tergolong jarang. Mangrove Health Index (MHI) di Taman Edukasi Mangrove Desa Gedangan memiliki nilai 63,84% (stasiun 1), 63,86% (stasiun 2), dan 63,53% (stasiun 3) dengan rata-rata 63,74% (cukup baik).Demang Gedi Mangrove Education Park in Gedangan Village, Purwodadi District, Purworejo Regency is one of the natural tourism spots that functioned as mangrove rehabilitation area. Mangrove rehabilitation in Gedangan Village had been started since 2010 as an attempt to overcome the problem of strong wind and wave. The mangrove area in Gedangan Village suffer from degradation due to logging and land clearing for fish farm, residential area construction, and agricultural land. Mangrove monitoring could be done to determine the level of damage and plan the rehabilitation for the mangrove ecosystem. This research aims to analyse the composition, community structure, and Mangrove Health Index (MHI) of the mangrove in Gedangan Village. Data collection was conducted using Transect Line Plot method to measure tree circumference and mangrove species. Canopy coverage is measured with Hemispherical Photography. The analysis of mangrove community structure data includes species density, species frequency, diversity index, evenness index, dominance index, importance value index, and MHI. The results of this research indicate three types of mangroves in Gedangan Village; Rhizophora mucronata, Sonneratia alba, and Nypa fruticans. The density of mangroves in Gedangan Village is classified as very dense for the Rhizophora mucronata, while the Sonneratia alba and Nypa fruticans have low densities. The Mangrove Health Index (MHI) in Gedangan Village has values of 63.84% (station 1), 63.86% (station 2), and 63.53% (station 3), with an average of 63.74% (average good).
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Description:
Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi yang terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kawasan wisata alam sekaligus lokasi rehabilitasi mangrove.
Rehabilitasi mangrove di Desa Gedangan dimulai sejak tahun 2010 sebagai upaya untuk menanggulangi angin dan ombak besar.
Kawasan mangrove di Desa Gedangan mengalami degradasi akibat adanya pembukaan lahan untuk tambak budidaya, pembangunan kawasan permukiman, serta pembukaan lahan pertanian.
Monitoring perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan merencanakan rehabilitasi ekosistem mangrove.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi jenis, struktur komunitas, dan Mangrove Health Index (MHI) dari mangrove di Desa Gedangan.
Pengambilan data dilakukan dengan metode Transect Line Plot untuk mengetahui lingkar batang, jumlah, dan jenis mangrove.
Analisis tutupan kanopi dilakukan dengan Hemispherical Photography.
Analisis data struktur komunitas mangrove meliputi kerapatan jenis, frekuensi jenis, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominasi, indeks nilai penting, dan MHI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 jenis mangrove pada Taman Edukasi Mangrove Desa Gedangan, yaitu Rhizopora mucronata, Sonneratia alba, dan Nypa fruticans.
Tingkat kerapatan mangrove di Desa Gedangan untuk spesies Rhizopora mucronata tergolong sangat padat, sedangkan untuk spesies Sonneratia alba dan Nypa fruticans memiliki kerapatan yang tergolong jarang.
Mangrove Health Index (MHI) di Taman Edukasi Mangrove Desa Gedangan memiliki nilai 63,84% (stasiun 1), 63,86% (stasiun 2), dan 63,53% (stasiun 3) dengan rata-rata 63,74% (cukup baik).
Demang Gedi Mangrove Education Park in Gedangan Village, Purwodadi District, Purworejo Regency is one of the natural tourism spots that functioned as mangrove rehabilitation area.
Mangrove rehabilitation in Gedangan Village had been started since 2010 as an attempt to overcome the problem of strong wind and wave.
The mangrove area in Gedangan Village suffer from degradation due to logging and land clearing for fish farm, residential area construction, and agricultural land.
Mangrove monitoring could be done to determine the level of damage and plan the rehabilitation for the mangrove ecosystem.
This research aims to analyse the composition, community structure, and Mangrove Health Index (MHI) of the mangrove in Gedangan Village.
Data collection was conducted using Transect Line Plot method to measure tree circumference and mangrove species.
Canopy coverage is measured with Hemispherical Photography.
The analysis of mangrove community structure data includes species density, species frequency, diversity index, evenness index, dominance index, importance value index, and MHI.
The results of this research indicate three types of mangroves in Gedangan Village; Rhizophora mucronata, Sonneratia alba, and Nypa fruticans.
The density of mangroves in Gedangan Village is classified as very dense for the Rhizophora mucronata, while the Sonneratia alba and Nypa fruticans have low densities.
The Mangrove Health Index (MHI) in Gedangan Village has values of 63.
84% (station 1), 63.
86% (station 2), and 63.
53% (station 3), with an average of 63.
74% (average good).
Related Results
- KOMPOSISI VEGETASI MANGROVE DAN IDENTIFIKASI FAUNA SECARA VERTIKAL DIPESISIR PANTAI KECAMATAN POMALA, KOLAKA, SULAWESI TENGGARA
- KOMPOSISI VEGETASI MANGROVE DAN IDENTIFIKASI FAUNA SECARA VERTIKAL DIPESISIR PANTAI KECAMATAN POMALA, KOLAKA, SULAWESI TENGGARA
Vegetasi hutan mangrove di Indonesia memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi, dengan jumlah jenis tercatat sebanyak 202 jenis yang terdiri dari 89 jenis pohon, 5 jenis palem, 14 ...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Struktur dan komposisi jenis mangrove Desa Bonea dan Kodiri, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Structure and composition of mangrove species of Bonea and Kodiri village, Muna regency, Southeast Sulawesi)
Struktur dan komposisi jenis mangrove Desa Bonea dan Kodiri, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Structure and composition of mangrove species of Bonea and Kodiri village, Muna regency, Southeast Sulawesi)
<b>Indonesian Abstract:</b> Kondisi ekosistem mangrove di desa Kodiri dengan kondisi baik, karena upaya pengelolaan yang telah dilakukan masyarakat adat secara swadaya....
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
Mangrove forest is a very productive and beneficial ecosystem. Mangrove forest resources in Amahai Village will be increasingly exploited along with the increasing population and e...
KEANEKARAGAMAN JENIS VEGETASI DI KAWASAN HUTAN MANGROVE MUARA SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
KEANEKARAGAMAN JENIS VEGETASI DI KAWASAN HUTAN MANGROVE MUARA SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
The condition of mangrove forest in Sungai Kakap is currently decreasing in quality due to the daily activities of the community in the forest area that often utilizes mangrove for...

