Javascript must be enabled to continue!
Persepsi pasien terhadap mutu pelayanan dalam penerapan patient safety
View through CrossRef
Background: Patient safety is the absence of preventable harm to patients during the health care process and the reduction of unnecessary harm associated with health care to a minimum.Patient safety is a framework of organized activities that creates a culture, processes, procedures, behaviors, technologies and environments in health care that consistently and sustainably reduce risk, reduce the occurrence of avoidable hazards, make mistakes less likely and reduce their impact when it happened.Purpose: To determine patients' perception of service quality in the application of patient safety at Pertamina Bintang Amin hospital, Bandar Lampung.Method: A quantitative study using a research design in the form of an analytic survey with a cross sectional approach. The population and samples in this study were patients who were treated in the inpatient unit at hospital.Results: The overall application of patient safety was 58.6% of respondents felt it was good and 41.4% felt it was not good. The ranking of patient safety implementation is good in service units, sequentially from the highest, namely pharmacy services (67.6%), medical services (61.0%), nutritional services (59.0%), laboratory services (58.0%), and radiology services (57.1%). Overall, 66.2% of respondents felt that the quality of service was good and 33.8% felt that it was not good. The ranking of service quality is good in service units based on patient perceptions, sequentially from the highest are medical services (80.0%), nutritional services (69.5%), pharmaceutical services (68.2%), laboratory services (58.0%), and radiology services (53.3%).Conclusion: There is a significant relationship between the application of patient safety to the quality of drug services, pharmacy installation services, nutrition services, laboratory services and radiology services. Keywords: Patients' perception; Service quality; Patient safety; HospitalPendahuluan: Keselamatan pasien adalah kerangka kerja kegiatan terorganisir yang menciptakan budaya, proses, prosedur, perilaku, teknologi dan lingkungan dalam pelayanan kesehatan yang secara konsisten dan berkelanjutan menurunkan risiko, mengurangi terjadinya bahaya yang dapat dihindari, membuat kesalahan lebih kecil kemungkinannya dan mengurangi dampaknya ketika itu terjadi.Tujuan: Untuk mengetahui persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan dalam penerapan Patient Safety di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung.Metode: Kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian berupa survei analitik dengan pendekatan cross sectional. populasi dan sampel pada penelitian ini pasien-pasien yang dirawat di unit rawat inap pada Rumah Sakit.Hasil: Penerapan keselamlatan pasien secara keseluruhan sebanyak 58,6% responden merasakan sudah baik dan 41,4% yang mersakan tidak baik. Peringkat penerapan keselamlatan pasien sudah baik pada unit pelayanan berurutan dari tertinggi adalah pelayanan famasi (67,6%), pelayanan pengobatan (61,0%), pelayanan gizi (59,0%),pelayanan laboratorium (58,0%), dan pelayanan radiologi (57,1%). Mutu pelayanan pasien secara keseluruhan, sebanyak 66,2% responden merasakan mutu layanan sudah baik dan 33,8% yang merasakan tidak baik. Peringkat mutu pelayanan sudah baik pada unit pelayanan berdasarkan persepsi pasien secara berurutan dari tertinggi adalah pelayanan pengobatan (80,0%), pelayanan gizi (69,5%), pelayanan farmasi (68,2%),pelayanan laboratorium (58,0%), dan pelayanan radiologi (53,3%).Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara penerapan keamanan pasien terhadap mutu pelayanan obat, pelayanan instalasi farmasi, pelayanan gizi, pelayanan laboratorium dan pelayanan radiologi.
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Persepsi pasien terhadap mutu pelayanan dalam penerapan patient safety
Description:
Background: Patient safety is the absence of preventable harm to patients during the health care process and the reduction of unnecessary harm associated with health care to a minimum.
Patient safety is a framework of organized activities that creates a culture, processes, procedures, behaviors, technologies and environments in health care that consistently and sustainably reduce risk, reduce the occurrence of avoidable hazards, make mistakes less likely and reduce their impact when it happened.
Purpose: To determine patients' perception of service quality in the application of patient safety at Pertamina Bintang Amin hospital, Bandar Lampung.
Method: A quantitative study using a research design in the form of an analytic survey with a cross sectional approach.
The population and samples in this study were patients who were treated in the inpatient unit at hospital.
Results: The overall application of patient safety was 58.
6% of respondents felt it was good and 41.
4% felt it was not good.
The ranking of patient safety implementation is good in service units, sequentially from the highest, namely pharmacy services (67.
6%), medical services (61.
0%), nutritional services (59.
0%), laboratory services (58.
0%), and radiology services (57.
1%).
Overall, 66.
2% of respondents felt that the quality of service was good and 33.
8% felt that it was not good.
The ranking of service quality is good in service units based on patient perceptions, sequentially from the highest are medical services (80.
0%), nutritional services (69.
5%), pharmaceutical services (68.
2%), laboratory services (58.
0%), and radiology services (53.
3%).
Conclusion: There is a significant relationship between the application of patient safety to the quality of drug services, pharmacy installation services, nutrition services, laboratory services and radiology services.
Keywords: Patients' perception; Service quality; Patient safety; HospitalPendahuluan: Keselamatan pasien adalah kerangka kerja kegiatan terorganisir yang menciptakan budaya, proses, prosedur, perilaku, teknologi dan lingkungan dalam pelayanan kesehatan yang secara konsisten dan berkelanjutan menurunkan risiko, mengurangi terjadinya bahaya yang dapat dihindari, membuat kesalahan lebih kecil kemungkinannya dan mengurangi dampaknya ketika itu terjadi.
Tujuan: Untuk mengetahui persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan dalam penerapan Patient Safety di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung.
Metode: Kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian berupa survei analitik dengan pendekatan cross sectional.
populasi dan sampel pada penelitian ini pasien-pasien yang dirawat di unit rawat inap pada Rumah Sakit.
Hasil: Penerapan keselamlatan pasien secara keseluruhan sebanyak 58,6% responden merasakan sudah baik dan 41,4% yang mersakan tidak baik.
Peringkat penerapan keselamlatan pasien sudah baik pada unit pelayanan berurutan dari tertinggi adalah pelayanan famasi (67,6%), pelayanan pengobatan (61,0%), pelayanan gizi (59,0%),pelayanan laboratorium (58,0%), dan pelayanan radiologi (57,1%).
Mutu pelayanan pasien secara keseluruhan, sebanyak 66,2% responden merasakan mutu layanan sudah baik dan 33,8% yang merasakan tidak baik.
Peringkat mutu pelayanan sudah baik pada unit pelayanan berdasarkan persepsi pasien secara berurutan dari tertinggi adalah pelayanan pengobatan (80,0%), pelayanan gizi (69,5%), pelayanan farmasi (68,2%),pelayanan laboratorium (58,0%), dan pelayanan radiologi (53,3%).
Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara penerapan keamanan pasien terhadap mutu pelayanan obat, pelayanan instalasi farmasi, pelayanan gizi, pelayanan laboratorium dan pelayanan radiologi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN
Pelayanan perawat menjadi ujung tombak dalam mencapai mutu pelayanan kesehatan karena perawat yang sering kontak dengan pasien. Kepuasan pasien merupakan keseimbangan antara harapa...
Gambaran Persepsi Penerapan Patient Safety Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid
Gambaran Persepsi Penerapan Patient Safety Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid
Dewasa ini Patient safety menjadi spirit dalam pelayanan rumah sakit dimana merupakan prioritas utama untuk dilaksanakan di rumah sakit dan hal ini terkait dengan isu mutu dan citr...
PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERAN APOTEKER DALAM PELAYANAN KIE DI RSUD BANGGAI LAUT 2025
PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERAN APOTEKER DALAM PELAYANAN KIE DI RSUD BANGGAI LAUT 2025
Peran apoteker dalam pelayanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) sangat penting dalam menjamin penggunaan obat yang aman dan efektif serta meningkatkan kepatuhan pasien terh...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK
Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
Faktor Yang Berkaitan Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien
Faktor Yang Berkaitan Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien
Mutu pelayanan kesehatan erat hubungannya dengan kepuasan pelanggan oleh karena itu semakin baik mutu pelayanan semakin puas pula pelanggan menggunakan pelayanan kesehatan yang dis...
faktor faktor kepuasan pasien terhadap proses keperawatan
faktor faktor kepuasan pasien terhadap proses keperawatan
Pelayanan keperawatan yang berkualitas menjadi faktor penentu tingkat kepuasan pasien. Pelayanan keperawatan yang diberikan semakin baik akan meningkatkan kepuasan pasien. Pelayana...

