Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penyebab Perkawinan Di Bawah Tangan (Studi di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna)

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mendeskripsikan apa saja penyebab terjadinya perkawinan di bawah tangan di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna, (2) Untuk mendeskripsikan dampak dari perkawinan di bawah tangan di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan analisis kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 12 orang yang terdiri 5 pasangan suami isteri sebagai responden dan 1 tokoh adat Muna Desa Kontumere serta 1 Kepala Desa Kontumere sebagai informan. Teknik pengumpulan data melalui penelitian lapangan yaitu pengumpulan data di lapangan dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab perkawinan di bawah tangan di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna yaitu terdapat faktor penyebab perkawinan di bawah tangan diantaranya: faktor biologis, faktor kebutuhan dasar, sandang dan pangan, faktor biaya nikah tinggi, faktor belum cukup umur, faktor ikatan dinas/kerja atau sekolah, faktor pergaulan bebas, faktor lemahnya benteng agama dan akidah serta kurangnya pembinaan keluarga untuk mengarahkan kepada akhlak yang mulia, dan faktor poligami hal mana perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai isteri atau suami lebih dari satu orang. Perkawinan di bawah tangan mempunyai dampak positif dan negatif.
Title: Penyebab Perkawinan Di Bawah Tangan (Studi di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna)
Description:
Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mendeskripsikan apa saja penyebab terjadinya perkawinan di bawah tangan di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna, (2) Untuk mendeskripsikan dampak dari perkawinan di bawah tangan di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan analisis kualitatif.
Subjek penelitian ini berjumlah 12 orang yang terdiri 5 pasangan suami isteri sebagai responden dan 1 tokoh adat Muna Desa Kontumere serta 1 Kepala Desa Kontumere sebagai informan.
Teknik pengumpulan data melalui penelitian lapangan yaitu pengumpulan data di lapangan dengan teknik wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab perkawinan di bawah tangan di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna yaitu terdapat faktor penyebab perkawinan di bawah tangan diantaranya: faktor biologis, faktor kebutuhan dasar, sandang dan pangan, faktor biaya nikah tinggi, faktor belum cukup umur, faktor ikatan dinas/kerja atau sekolah, faktor pergaulan bebas, faktor lemahnya benteng agama dan akidah serta kurangnya pembinaan keluarga untuk mengarahkan kepada akhlak yang mulia, dan faktor poligami hal mana perkawinan yang membolehkan seseorang mempunyai isteri atau suami lebih dari satu orang.
Perkawinan di bawah tangan mempunyai dampak positif dan negatif.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Padi sawah merupakan tanaman pangan yang menempati posisi pertama kebutuhan pangan pokok di Indonesia. Kebutuhan pangan pokok beras terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumla...
Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif terhadap Perkawinan di Bawah Tangan di Masyarakat Desa Rawa Kecamatan Lumbung
Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif terhadap Perkawinan di Bawah Tangan di Masyarakat Desa Rawa Kecamatan Lumbung
Abstract. Underhand marriages are often found in several areas. The validity of a marriage as stated in Law Number 1 of 1974 concerning marriage states that (1) A marriage is valid...
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...
Etnomedisin Masyarakat Muna Di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna
Etnomedisin Masyarakat Muna Di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna
ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan latar belakang Etnomedisin masyarakat Muna di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. (2) Untuk mengidenti...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...
PENCATATAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DALAM TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA
PENCATATAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DALAM TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA
Pencatatan perkawinan merupakan proses yang sangat penting untuk kepastian hukum pada suatu pasangan yang melakukan perkawinan. Hal ini sesuai dengan Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang P...
PERUBAHAN BUDAYA PERKAWINAN PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA LOHIA KECAMATAN LOHIA KABUPATEN MUNA: 1978-2018
PERUBAHAN BUDAYA PERKAWINAN PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA LOHIA KECAMATAN LOHIA KABUPATEN MUNA: 1978-2018
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan perubahan budaya perkawinan pada masyarakat Muna di Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna pada tahun: 1978-2018. (2) menjelaskan ...

Back to Top