Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EPISTEMOLOGI BAYANI DALAM KAJIAN USHUL FIQH

View through CrossRef
Abstrak: Epistemologi adalah metode dari cabang ilmu filsafat yang membahas seputar pengetahuan manusia yang semakin hari mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Tuhan memberikan manusia akal yang digunakan untuk melakukan penelitian, penalaran dan mencerna pengalaman. Pengetahuan yang dimiliki oleh manusia itu harus diatur serta ditata agar menjadi pengetahuan benar sehingga muncul gagasan berupa ilmu dan pengetahuan ilmiah. Salah satunya adalah epistemologi bayani. Epistemologi ini dikenal dengan metode tekstualis. Berbicara epistemologi juga berbicara tentang sumber, metode dan verifikasi. Tujuan penulisan dalam artikel ini adalah untuk mengkaji epistemologi bayani kedalam disiplin ilmu ushul fiqh dikarenakan keduanya saling berkaitan dengan menggunakan metode yang sama yaitu metode tekstualis. Penelitian ini merupakan penelitian teoritis dengan menggunakan pendekatan konseptual. Penelitian ini menggunakan kitab yang berhubungan dengan pembahasan, buku serta artikel jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa epistemologi bayani berpengaruh dalam melahirkan disiplin ilmu ushul fiqh yaitu qiyas. Khususnya dalam menghadapi persoalan-persoalan baru yang belum ada kejelasan mengenai ketetapan hukumnya. Kata Kunci: epistemologi Bayani; ushul fiqh; qiyas; epistemologi islam.
Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
Title: EPISTEMOLOGI BAYANI DALAM KAJIAN USHUL FIQH
Description:
Abstrak: Epistemologi adalah metode dari cabang ilmu filsafat yang membahas seputar pengetahuan manusia yang semakin hari mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Tuhan memberikan manusia akal yang digunakan untuk melakukan penelitian, penalaran dan mencerna pengalaman.
Pengetahuan yang dimiliki oleh manusia itu harus diatur serta ditata agar menjadi pengetahuan benar sehingga muncul gagasan berupa ilmu dan pengetahuan ilmiah.
Salah satunya adalah epistemologi bayani.
Epistemologi ini dikenal dengan metode tekstualis.
Berbicara epistemologi juga berbicara tentang sumber, metode dan verifikasi.
Tujuan penulisan dalam artikel ini adalah untuk mengkaji epistemologi bayani kedalam disiplin ilmu ushul fiqh dikarenakan keduanya saling berkaitan dengan menggunakan metode yang sama yaitu metode tekstualis.
Penelitian ini merupakan penelitian teoritis dengan menggunakan pendekatan konseptual.
Penelitian ini menggunakan kitab yang berhubungan dengan pembahasan, buku serta artikel jurnal.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa epistemologi bayani berpengaruh dalam melahirkan disiplin ilmu ushul fiqh yaitu qiyas.
Khususnya dalam menghadapi persoalan-persoalan baru yang belum ada kejelasan mengenai ketetapan hukumnya.
Kata Kunci: epistemologi Bayani; ushul fiqh; qiyas; epistemologi islam.

Related Results

Strategi Pemanfatan Ushul Fiqih dalam Menafsirkan Al-Qur’an
Strategi Pemanfatan Ushul Fiqih dalam Menafsirkan Al-Qur’an
Penafsiran Al-Qur’an merupakan aktivitas ilmiah yang membutuhkan metodologi yang sistematis untuk memastikan makna yang dihasilkan selaras dengan prinsip-prinsip syariat. Ushul Fiq...
CORAK PEMBARUAN PEMIKIRAN HUKUM ISLAM DALAM KONSEP “FIQH SOSIAL” K.H SAHAL MAHFUDH
CORAK PEMBARUAN PEMIKIRAN HUKUM ISLAM DALAM KONSEP “FIQH SOSIAL” K.H SAHAL MAHFUDH
Abstract: The social fiqh K.H Sahal Mahfudh is a thought that was born from pesantren tradition. Social fiqh in fact is projected to redesign the stagnated fiqh in pesantren with t...
Agus Moh. Najib’s Project and Ushul Fiqh Redesign: Interlinking of Islamic Law and Legal Sciece
Agus Moh. Najib’s Project and Ushul Fiqh Redesign: Interlinking of Islamic Law and Legal Sciece
This study devels into the transformational efforts of Agus Moh Najib, a prolific Muslim intellectual and professor of ushul fiqh at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, in revitalizing ...
EPISTEMOLOGI ARAB-ISLAM MUHAMMAD ABID AL-JABIRI
EPISTEMOLOGI ARAB-ISLAM MUHAMMAD ABID AL-JABIRI
Permasalahan mendasar umat Islam saat ini ketika mereka mendudukkan epistemologi bayani sebagai representasi tunggal dan menolak penalaran yang lebih luas. Karena itulah, Al-Jabiri...
PEMIKIRAN USHUL AL-TAFSIR PERSPEKTIF MUSAID IBN SULAIMAN AL-THAYYAR
PEMIKIRAN USHUL AL-TAFSIR PERSPEKTIF MUSAID IBN SULAIMAN AL-THAYYAR
Artikel penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemikiran fundamental dari Musâ’id ibn Sulaimân Al-Thayyâr tentang Ushûl Al-Tafsîr dalam berbagai karyanya y...
Perbahasan ‘Ulūm Al-Ḥadīth dalam Uṣūl Al-Fiqh Mazhab Syafii
Perbahasan ‘Ulūm Al-Ḥadīth dalam Uṣūl Al-Fiqh Mazhab Syafii
During its early years, the discipline of ‘Ulum al-Ḥadith gradually emerged into existence until it reached maturity in the seventh century with the appearance of the famous work b...
Epistemologi Ukhuwah sebagai Falsafah Pemikiran Islam
Epistemologi Ukhuwah sebagai Falsafah Pemikiran Islam
Dalam tata keilmuan, paradigma epistemologi kritis yang komprehensif bagi bagi umat Islam sangat dibutuhkan untuk menggali ruh epistemologi kritis. Hal ini penting karena Indonesia...
Ilmu Ushul Fiqih Dalam Perspektif Filsafat Ilmu
Ilmu Ushul Fiqih Dalam Perspektif Filsafat Ilmu
Ushul fiqih merupakan ilmu yang paling tinggi derajatnya, karena menggabungkan naql dan aql. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ontologi, epistemologi dan aksiol...

Back to Top