Javascript must be enabled to continue!
Sistem Pendukung Keputusan Penerima Pinjaman Modal Dana Bergulir Koperasi Wanita (Studi Kasus: Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Malang)
View through CrossRef
Koperasi merupakan suatu gerakan kegiatan ekonomi yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan anggotanya. Koperasi Wanita merupakan salah satu jenis koperasi yang seluruh anggotanya adalah perempuan. Kegiatan ini sangat membantu pemerintah dalam hal mengurangi tindak kekerasan terhadap perempuan. Dalam mendukung gerakan ini pemerintah juga mengadakan suatu program Dana Bergulir agar koperasi wanita semakin meningkat dan mandiri. Namun dalam penyalurannya pemerintah memiliki kendala dalam penyeleksian koperasi wanita yang berpotensi untuk menerima bantuan modal dana bergulir ini. Dinkop Kabupaten Malang belum memiliki aplikasi yang mendukung untuk menentukan calon koperasi yang mendapatkan dana bergulir tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut harus dibangun suatu sistem pengambilan keputusan yang dapat memberikan penilaian yang objektif. Sistem pengambilan keputusan tersebut dengan menggunakan metode TOPSIS dan dalam pembobotan tiap variabel menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process).
Institute Agama Islam Al-Qolam
Title: Sistem Pendukung Keputusan Penerima Pinjaman Modal Dana Bergulir Koperasi Wanita (Studi Kasus: Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Malang)
Description:
Koperasi merupakan suatu gerakan kegiatan ekonomi yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan anggotanya.
Koperasi Wanita merupakan salah satu jenis koperasi yang seluruh anggotanya adalah perempuan.
Kegiatan ini sangat membantu pemerintah dalam hal mengurangi tindak kekerasan terhadap perempuan.
Dalam mendukung gerakan ini pemerintah juga mengadakan suatu program Dana Bergulir agar koperasi wanita semakin meningkat dan mandiri.
Namun dalam penyalurannya pemerintah memiliki kendala dalam penyeleksian koperasi wanita yang berpotensi untuk menerima bantuan modal dana bergulir ini.
Dinkop Kabupaten Malang belum memiliki aplikasi yang mendukung untuk menentukan calon koperasi yang mendapatkan dana bergulir tersebut.
Untuk mengatasi masalah tersebut harus dibangun suatu sistem pengambilan keputusan yang dapat memberikan penilaian yang objektif.
Sistem pengambilan keputusan tersebut dengan menggunakan metode TOPSIS dan dalam pembobotan tiap variabel menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process).
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Efektivitas Program Dana Bergulir Bagi Perkembangan Usaha Koperasi di Kota Semarang
Efektivitas Program Dana Bergulir Bagi Perkembangan Usaha Koperasi di Kota Semarang
Koperasi sebagai pelaku pembangunan ekonomi Indonesia yang sama pentingnya dengan Negara ( BUMN dan BUMD) dan Swasta. Koperasi merupakan ekonomi mikro yang manfaatnya dapat berdamp...
Kebijakan Perlakuan Piutang Bermasalah pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur
Kebijakan Perlakuan Piutang Bermasalah pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur
ABSTRAKKoperasi simpan pinjam adalah salah satu koperasi dimana paling dominan yang digunakan masyarakat saat ini. Pinjaman kredit adalah salah satu sarana dimana masyarakat mengun...
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELAYAKAN PEMBERIAN PINJAMAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELAYAKAN PEMBERIAN PINJAMAN MENGGUNAKAN METODE TOPSIS
Koperasi Kembang Arum Ayu, sebuah lembaga keuangan mikro yang beroperasi sejak Februari 2017 di Dusun Pejambon, Rejoso, Kabupaten Pasuruan, memfasilitasi kerja sama usaha bagi pese...
MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)
MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kinerja koperasi mitra perkebunan. Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan data ...
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PERMODALAN BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PERMODALAN BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT
This study aims to find out how well the loan capital program is running in improving the community's economy through the Community Self-Reliance Agency using a qualitative descrip...
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KOPERASI SIMPAN PINJAM ATAS PINJAMAN ANGGOTA YANG BERMASALAH TANPA JAMINAN DI KOPERASI TABUR PUJA KABUPATEN SOLOK
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KOPERASI SIMPAN PINJAM ATAS PINJAMAN ANGGOTA YANG BERMASALAH TANPA JAMINAN DI KOPERASI TABUR PUJA KABUPATEN SOLOK
Pinjaman yang bermasalah di Koperasi Simpan Pinjam Tabur Puja Kabupaten Solok terhitung Rp. 2.370.751.305. Pencairan pinjaman dilakukan dengan tanpa adanya jaminan. Pasal 1338 ayat...
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN NASABAH PENERIMA PINJAMAN KREDIT MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTHING (SAW)
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN NASABAH PENERIMA PINJAMAN KREDIT MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTHING (SAW)
Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan pemilihan nasabah penerima pinjaman kredit menggunakan metode simple additive weigthing (SAW) di BUMDes Ai Ramen...

