Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kinerja koperasi mitra perkebunan. Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan data primer berupa kuisioner dan wawancara dan data sekunder berupa data yang bersumber dari Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule. Sampel menggunakan purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 33 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk aspek permodalan, modal sendiri Koperasi harus ditingkatkan dengan cara menambah nilai dari komponen yang ada di dalamnya, Aspek likuiditas dapat diperbaiki dengan cara membatasi nilai kas dan bank, Koperasi melakukan pembenahan meminimalkan biaya usaha dengan meninjau kembali kebutuhan usaha Koperasi sehingga dapat meningkatkan sisa hasil usaha bagi para anggotanya, Koperasi membenahi program kerja yang ada agar dengan aset yang dimiliki mendapatkan SHU sesuai standar dan Anggota merasa sisa hasil usaha yang diterima tidak meningkat dan adanya pengeluaran yang tinggi untuk biaya-biaya di luar operasional koperasi,  Kata Kunci : Kinerja, Koperasi dan Perkebunan.      DAFTAR PUSTAKAArikunto, Suharmi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. PT. Asdi Mahasatya. Jakarta. 2006. Burhanuddin, Koperasi Syariah dan pengaturannya di Indonesia, UIN Maliki press. Malang. 2013. Darsono dan Ashari. Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Andi. Yogyakarta. 2004. Dharma, Agus. Manajemen Supervisi: Petunjuk Praktis bagi Para Supervisor. Edisi ke-5. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 2003. Ghorpade, j; dan Chen, M.M.  Creating  Quality-Driven Performance Appraisal System. Academyof Management Executive, 9 (1); 32-39.1995.   Hariwijaya. Pedoman Penulisan Skripsi dan Tesis. Penerbit Oryza. Jakarta. 2011. Hadhikusuma, Sutantya R. Hukum Koperasi Indonesia. PT. Raja. Jakarta. 2002. Hendrojogi. Koperasi: Asas-asas, Teori dan Praktik. Edisi 4. Raja Grafindo Persada. Jakarta.2007. Ikatan  Akuntan  Indonesia. Pernyataan  Standar  Akuntansi  Keuangan  No.  27  (Revisi  1998):  Akuntansi Perkoperasian. Salemba Empat, Jakarta, 2009. Jonathan, Sarwono. Mixed Methods Cara Menggabungkan Riset Kualitatif dan Riset Kualitatif Secara Benar. Penerbit PT. Elex Media Komputindo. Jakarta. 2011. Kasmir. Dasar-Dasar Perbankan. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta. 2007. Kartasapoetra, G, A.G. Kartasapoetra, Bambang.S, dan A. Setiadi. Koperasi Indonesia, Rineka Cipta. Jakarta. 1998. Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. KEP-100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara. Kountur, Ronny. Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi dan Tesis. Penerbit PPM. Jakarta. 2004. Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Remaja Rosdakarta. Bandung. 2009. Mathis, R dan Jackson, W. Human Resources Development (Track MBA series/terjemahan). Prestasi Pustaka. Jakarta. 2006. Rahayu, W.P. Pengaruh Partisipasi Anggota terhadap Keberhasilan Koperasi KPRI Harum Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen. Volume 6 Nomor 3. 2005. Riduwan. Skala Pengukuran Variabel – Variabel Penelitian, Edisi 7, Bandung : Penerbit Alfabeta. 2010. Sagimun, M.D. Koperasi Indonesia. CV Haji Masagung. Jakarta. 1990. Satori, D. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : Penerbit Alfabeta. 2010. Sitio, Arifin dan Tamba, Halomoan. Koperasi : Teori dan Praktik. Erlangga. Jakarta. 2001. Septy Andriani. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volume Penyaluran Kredit Mikro, Kecil, dan Menengah (MKM) di Indonesia. Skripsi Fakultas ekonomi dan manajemen Universitas Institut Pertanian Bogor. 2008. Setiaji, K. Pengaruh Partisipasi Anggota dan Lingkungan Usaha terhadap Keberhasilan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kapas Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. JEJAK. Vol. 2. No. 1. 2009. Sumarsono, Sonny. Manajemen Koperasi. Graha Ilmu, Yogyakarta. 2003. Suseno,Hg. Reposisi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Dalam Perekonomian Nasional. Universitas Sanata Dharma  Yogyakarta. 2005. Suryanto, dan Nurhadi. IPS Ekonomi. Penerbit Erlangga. Yogyakarta. 2003. Tambunan, Tulus, Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia Beberapa Isu Penting, PT. Salemba Empat. Jakarta. 2002. Undang-Undang  Nomor  79  Tahun  1958    tentang  Perkoperasian.   (Lembaran   Negara   Tahun 1958   Nomor   139;   Tambahan   Lembaran   Negara Nomor 1669). Undang-Undang  Nomor  14  Tahun  1965  tentang  Perkoperasian  (Lembaran  Negara  Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2769). Undang-Undang  Nomor  12  Tahun  1967  tentang Pokok-Pokok Perkoperasian     (Lembaran Negara   Republik   Indonesia   Tahun   1967 Nomor   23,   Tambahan   Lembaran   Negara Republik Indonesia Nomor 2832). Undang-Undang  Nomor  25  Tahun  1992  tentang Perkoperasian  (Lembaran  Negara  Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3502). Undang-Undang  Nomor  17  Tahun  2012  tentang Perkoperasian  (Lembaran  Negara  Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 212, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5355). Widiyanti, Ninik. Manajemen Koperasi. Bina Aksara. Jakarta. 2002. Widiyanti, Ninik. Dinamika Koperasi. Rineka Cipta,. Jakarta. 1992. Yuliani, G.K. Pengaruh Pelayanan, Pendidikan Perkoperasian Anggota, dan Kreativitas Pengurus terhadap Keberhasilan Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Unnes. Laporan Penelitian. Semarang: Unnes. 2007.
Title: MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kinerja koperasi mitra perkebunan.
Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriptif.
Pengumpulan data menggunakan data primer berupa kuisioner dan wawancara dan data sekunder berupa data yang bersumber dari Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule.
Sampel menggunakan purposive Sampling.
Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 33 orang.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk aspek permodalan, modal sendiri Koperasi harus ditingkatkan dengan cara menambah nilai dari komponen yang ada di dalamnya, Aspek likuiditas dapat diperbaiki dengan cara membatasi nilai kas dan bank, Koperasi melakukan pembenahan meminimalkan biaya usaha dengan meninjau kembali kebutuhan usaha Koperasi sehingga dapat meningkatkan sisa hasil usaha bagi para anggotanya, Koperasi membenahi program kerja yang ada agar dengan aset yang dimiliki mendapatkan SHU sesuai standar dan Anggota merasa sisa hasil usaha yang diterima tidak meningkat dan adanya pengeluaran yang tinggi untuk biaya-biaya di luar operasional koperasi,  Kata Kunci : Kinerja, Koperasi dan Perkebunan.
      DAFTAR PUSTAKAArikunto, Suharmi.
Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.
PT.
Asdi Mahasatya.
Jakarta.
2006.
 Burhanuddin, Koperasi Syariah dan pengaturannya di Indonesia, UIN Maliki press.
Malang.
2013.
 Darsono dan Ashari.
Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan.
Andi.
Yogyakarta.
2004.
 Dharma, Agus.
Manajemen Supervisi: Petunjuk Praktis bagi Para Supervisor.
Edisi ke-5.
PT.
Raja Grafindo Persada.
Jakarta.
2003.
 Ghorpade, j; dan Chen, M.
M.
 Creating  Quality-Driven Performance Appraisal System.
Academyof Management Executive, 9 (1); 32-39.
1995.
   Hariwijaya.
Pedoman Penulisan Skripsi dan Tesis.
Penerbit Oryza.
Jakarta.
2011.
 Hadhikusuma, Sutantya R.
Hukum Koperasi Indonesia.
PT.
Raja.
Jakarta.
2002.
 Hendrojogi.
Koperasi: Asas-asas, Teori dan Praktik.
Edisi 4.
Raja Grafindo Persada.
Jakarta.
2007.
 Ikatan  Akuntan  Indonesia.
Pernyataan  Standar  Akuntansi  Keuangan  No.
  27  (Revisi  1998):  Akuntansi Perkoperasian.
Salemba Empat, Jakarta, 2009.
 Jonathan, Sarwono.
Mixed Methods Cara Menggabungkan Riset Kualitatif dan Riset Kualitatif Secara Benar.
Penerbit PT.
Elex Media Komputindo.
Jakarta.
2011.
 Kasmir.
Dasar-Dasar Perbankan.
PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
2007.
 Kartasapoetra, G, A.
G.
Kartasapoetra, Bambang.
S, dan A.
Setiadi.
Koperasi Indonesia, Rineka Cipta.
Jakarta.
1998.
 Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No.
KEP-100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara.
 Kountur, Ronny.
Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi dan Tesis.
Penerbit PPM.
Jakarta.
2004.
 Mangkunegara, A.
A.
Anwar Prabu.
Manajemen Sumber Daya Manusia.
PT.
Remaja Rosdakarta.
Bandung.
2009.
 Mathis, R dan Jackson, W.
Human Resources Development (Track MBA series/terjemahan).
Prestasi Pustaka.
Jakarta.
2006.
 Rahayu, W.
P.
Pengaruh Partisipasi Anggota terhadap Keberhasilan Koperasi KPRI Harum Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan.
Jurnal Ekonomi dan Manajemen.
Volume 6 Nomor 3.
2005.
 Riduwan.
Skala Pengukuran Variabel – Variabel Penelitian, Edisi 7, Bandung : Penerbit Alfabeta.
2010.
 Sagimun, M.
D.
Koperasi Indonesia.
CV Haji Masagung.
Jakarta.
1990.
 Satori, D.
Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : Penerbit Alfabeta.
2010.
 Sitio, Arifin dan Tamba, Halomoan.
Koperasi : Teori dan Praktik.
Erlangga.
Jakarta.
2001.
 Septy Andriani.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volume Penyaluran Kredit Mikro, Kecil, dan Menengah (MKM) di Indonesia.
Skripsi Fakultas ekonomi dan manajemen Universitas Institut Pertanian Bogor.
2008.
 Setiaji, K.
Pengaruh Partisipasi Anggota dan Lingkungan Usaha terhadap Keberhasilan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kapas Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara.
JEJAK.
Vol.
2.
No.
1.
2009.
 Sumarsono, Sonny.
Manajemen Koperasi.
Graha Ilmu, Yogyakarta.
2003.
 Suseno,Hg.
Reposisi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Dalam Perekonomian Nasional.
Universitas Sanata Dharma  Yogyakarta.
2005.
 Suryanto, dan Nurhadi.
IPS Ekonomi.
Penerbit Erlangga.
Yogyakarta.
2003.
 Tambunan, Tulus, Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia Beberapa Isu Penting, PT.
Salemba Empat.
Jakarta.
2002.
 Undang-Undang  Nomor  79  Tahun  1958    tentang  Perkoperasian.
   (Lembaran   Negara   Tahun 1958   Nomor   139;   Tambahan   Lembaran   Negara Nomor 1669).
 Undang-Undang  Nomor  14  Tahun  1965  tentang  Perkoperasian  (Lembaran  Negara  Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2769).
 Undang-Undang  Nomor  12  Tahun  1967  tentang Pokok-Pokok Perkoperasian     (Lembaran Negara   Republik   Indonesia   Tahun   1967 Nomor   23,   Tambahan   Lembaran   Negara Republik Indonesia Nomor 2832).
 Undang-Undang  Nomor  25  Tahun  1992  tentang Perkoperasian  (Lembaran  Negara  Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3502).
 Undang-Undang  Nomor  17  Tahun  2012  tentang Perkoperasian  (Lembaran  Negara  Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 212, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5355).
 Widiyanti, Ninik.
Manajemen Koperasi.
Bina Aksara.
Jakarta.
2002.
 Widiyanti, Ninik.
Dinamika Koperasi.
Rineka Cipta,.
Jakarta.
1992.
 Yuliani, G.
K.
Pengaruh Pelayanan, Pendidikan Perkoperasian Anggota, dan Kreativitas Pengurus terhadap Keberhasilan Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Unnes.
Laporan Penelitian.
Semarang: Unnes.
2007.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PEMBERDAYAAN LEMBAGA KOPERASI DI KABUPATEN MUSI RAWAS
PEMBERDAYAAN LEMBAGA KOPERASI DI KABUPATEN MUSI RAWAS
Tujuan Peneli dalam penelitian ini adalah untuk menemukan model pemberdayaanlembaga koperasi yang ada di lokasi penelitian, dengan menggunakan metode deskriptifdan analisis dengan ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Membangun Citra Koperasi Indonesia
Membangun Citra Koperasi Indonesia
Berdasarkan penjelasan Pasal 33 UUD 1945, secara eksplisit koperasi merupakan bangun perusahaan yang sesuai bagi perekonomian Indonesia. Secara yuridis selama UUD 1945 masih merupa...
KEWIRAUSAHAAN KOPERASI
KEWIRAUSAHAAN KOPERASI
Salah satu puncak pengakuan atas eksistensi koperasi di Indonesia semakin nyata saat terbentuknya Kabinet Pembangunan VII pada 1998, di mana telah terjadi penyempurnaan nama Depart...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...
Analisis Pendapatan Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari Terhadap Kemitraan Kehutanan di Desa Napal Putih
Analisis Pendapatan Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari Terhadap Kemitraan Kehutanan di Desa Napal Putih
ABSTRACT The Wana Mitra Lestari Forest Farmer Group is one of the forest farmer groups located in Napal Putih Village, Serai Serumpun District. The forest work area managed by KTH...

Back to Top