Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH DANA DESA TERHADAP KETAHANAN PANGAN: STUDI KASUS DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2024

View through CrossRef
Ketahanan pangan merupakan permasalahan kompleks di berbagai tingkat, mulai dari tingkat global hingga regional. Kabupaten Sleman mengalami masalah peningkatan konversi lahan pertanian yang berpotensi menurunkan kapasitas produksi pangan lokal. Alokasi Dana Desa melalui Padat Karya Tunai Desa (PKT) menjadi salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Desa terhadap tingkat ketahanan pangan di Kabupaten Sleman pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan data Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) dari Badan Pangan Nasional dan data Potensi Desa (PODES) dari Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan menggunakan metode ordered logit karena variabel dependen bersifat kategorikal, yakni peringkat indeks ketahanan pangan desa. Model ini mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi status ketahanan pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Desa berpengaruh signifikan dalam meningkatkan ketahanan pangan pada desa dengan kategori “agak rentan” dan “agak tahan” yang mencerminkan pentingnya peran Dana Desa pada fase transisi ketahanan pangan. Namun, dampaknya mulai menurun pada desa dengan tingkat ketahanan pangan yang relatif tinggi, ketika tambahan investasi publik tidak lagi meningkatkan output secara proporsional. Temuan ini menekankan pentingnya kerangka kebijakan yang mendukung optimalisasi Dana Desa untuk kegiatan produktif dan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk peningkatan kemampuan petani, penguatan kelembagaan, serta penyediaan sarana pendukung yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap pangan secara berkelanjutan.
Title: PENGARUH DANA DESA TERHADAP KETAHANAN PANGAN: STUDI KASUS DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2024
Description:
Ketahanan pangan merupakan permasalahan kompleks di berbagai tingkat, mulai dari tingkat global hingga regional.
Kabupaten Sleman mengalami masalah peningkatan konversi lahan pertanian yang berpotensi menurunkan kapasitas produksi pangan lokal.
Alokasi Dana Desa melalui Padat Karya Tunai Desa (PKT) menjadi salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Desa terhadap tingkat ketahanan pangan di Kabupaten Sleman pada tahun 2024.
Penelitian ini menggunakan data Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) dari Badan Pangan Nasional dan data Potensi Desa (PODES) dari Badan Pusat Statistik.
Analisis dilakukan menggunakan metode ordered logit karena variabel dependen bersifat kategorikal, yakni peringkat indeks ketahanan pangan desa.
Model ini mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi status ketahanan pangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Desa berpengaruh signifikan dalam meningkatkan ketahanan pangan pada desa dengan kategori “agak rentan” dan “agak tahan” yang mencerminkan pentingnya peran Dana Desa pada fase transisi ketahanan pangan.
Namun, dampaknya mulai menurun pada desa dengan tingkat ketahanan pangan yang relatif tinggi, ketika tambahan investasi publik tidak lagi meningkatkan output secara proporsional.
Temuan ini menekankan pentingnya kerangka kebijakan yang mendukung optimalisasi Dana Desa untuk kegiatan produktif dan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk peningkatan kemampuan petani, penguatan kelembagaan, serta penyediaan sarana pendukung yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap pangan secara berkelanjutan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Berdasarkan data indeks ketahanan pangan tahun 2019, Kabupaten Kerinci memiliki indeks ketahanan yang baik, akan tetapi persebaran tingkat  ketahanan pangan untuk setiap kecamatann...
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT BANTUAN SOSIAL PANGAN (KPM BANSOS PANGAN) DI KABUPATEN BATANG HARI
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat bantuan sosial pangan di Kabupaten Batang Hari, dan untuk mengetahui ting...
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
I. Pendahuluan 1. Stabilisasi pasokan dan harga pangan merupakan aspek penting untuk mencapai ketahanan pangan. Salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan ...
KETAHANAN DAN KEMANDIRIAN PANGAN RUMAHTANGGA PETANI DI LAHAN MARGINAL DESA SEMANGAT DALAM KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA
KETAHANAN DAN KEMANDIRIAN PANGAN RUMAHTANGGA PETANI DI LAHAN MARGINAL DESA SEMANGAT DALAM KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA
Ketahanan dan kemandirian pangan rumahtangga petani pasti sangat dipengaruhi oleh pangan yang mereka hasilkan di pertanian. Jika lahan pertanian tergolong lahan marginal, maka kegi...

Back to Top