Javascript must be enabled to continue!
Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
View through CrossRef
I. Pendahuluan 1. Stabilisasi pasokan dan harga pangan merupakan aspek penting untuk mencapai ketahanan pangan. Salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan adalah dengan memperkuat cadangan pangan. 2. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 48 tahun 2016 tentang Penugasan Kepada Perum BULOG dalam rangka ketahanan pangan, perum BULOG ditugaskan untuk menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga tiga komoditas pangan pokok yaitu beras, jagung dan kedelai. Sementara untuk 8 komoditas pangan lainnya yaitu gula, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, cabai, daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam dapat ditangani oleh BUMN lainnya atau Perum BULOG atas penugasan melalui Menteri Perdagangan dengan persetujuan Menteri BUMN dan berdasarkan rapat koordinasi. 3. Sesuai Perpres tersebut, Perum BULOG diberikan tugas sebagai berikut : 1) pengamanan harga pangan di tingkat produsen dan konsumen; 2) pengelolaan cadangan pangan pemerintah; 3) penyediaan dan pendistribusian pangan; 4) pelaksanaan impor pangan dalam rangka pelaksanaan tugas; 5) pengembangan industri berbasis pangan; dan 6) pengembangan pergudangan pangan. 4. Sampai saat ini kebijakan cadangan pangan yang bertujuan untuk stabilisasi pasokan dan stabilisasi harga pangan masih kurang efektif yang disebabkan beberapa permasalahan diantaranya jumlah cadangan pangan yang dikelola oleh pemerintah melalui BULOG tidak cukup dan peranan Pemerintah daerah masih kurang optimal. 5. Studi kebijakan ini hanya difokuskan pada kebijakan pengelolaan cadangan pangan beras. Tujuan dari studi kebijakan ini adalah untuk menganalisis efektivitas dampak kebijakan pengelolaan cadangan pangan beras terhadap harga di tingkat produsen dan konsumen, serta menganalisis permasalahan dan merumuskan rekomendasi kebijakannya agar pengelolaan cadangan pangan beras lebih efektif dan efisien.
Title: Kebijakan Strategis Pengelolaan Cadangan Pangan Beras Nasional
Description:
I.
Pendahuluan 1.
Stabilisasi pasokan dan harga pangan merupakan aspek penting untuk mencapai ketahanan pangan.
Salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan adalah dengan memperkuat cadangan pangan.
2.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 48 tahun 2016 tentang Penugasan Kepada Perum BULOG dalam rangka ketahanan pangan, perum BULOG ditugaskan untuk menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga tiga komoditas pangan pokok yaitu beras, jagung dan kedelai.
Sementara untuk 8 komoditas pangan lainnya yaitu gula, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, cabai, daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam dapat ditangani oleh BUMN lainnya atau Perum BULOG atas penugasan melalui Menteri Perdagangan dengan persetujuan Menteri BUMN dan berdasarkan rapat koordinasi.
3.
Sesuai Perpres tersebut, Perum BULOG diberikan tugas sebagai berikut : 1) pengamanan harga pangan di tingkat produsen dan konsumen; 2) pengelolaan cadangan pangan pemerintah; 3) penyediaan dan pendistribusian pangan; 4) pelaksanaan impor pangan dalam rangka pelaksanaan tugas; 5) pengembangan industri berbasis pangan; dan 6) pengembangan pergudangan pangan.
4.
Sampai saat ini kebijakan cadangan pangan yang bertujuan untuk stabilisasi pasokan dan stabilisasi harga pangan masih kurang efektif yang disebabkan beberapa permasalahan diantaranya jumlah cadangan pangan yang dikelola oleh pemerintah melalui BULOG tidak cukup dan peranan Pemerintah daerah masih kurang optimal.
5.
Studi kebijakan ini hanya difokuskan pada kebijakan pengelolaan cadangan pangan beras.
Tujuan dari studi kebijakan ini adalah untuk menganalisis efektivitas dampak kebijakan pengelolaan cadangan pangan beras terhadap harga di tingkat produsen dan konsumen, serta menganalisis permasalahan dan merumuskan rekomendasi kebijakannya agar pengelolaan cadangan pangan beras lebih efektif dan efisien.
Related Results
Penentuan Cadangan Premi Asuransi Jiwa Seumur Hidup Menggunakan Metode Zillmer
Penentuan Cadangan Premi Asuransi Jiwa Seumur Hidup Menggunakan Metode Zillmer
Cadangan premi adalah kewajiban perusahaan asuransi untuk membayar sejumlah dana yang harus disiapkan oleh perusahaan asuransi di kemudian hari. Cadangan premi dapat ditentukan men...
Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Komoditas beras menjadi sumber pangan utama bagi 95 persen penduduk di Indonesia. Produksi padi tahun 2013 diperkirakan sebesar 70,87 juta ton gabah kering giling (GKG) setara deng...
KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN KOMODITAS BERAS DI KABUPATEN JEMBER
KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN KOMODITAS BERAS DI KABUPATEN JEMBER
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran beras di Kabupaten Jember, untuk menganalisis ketahanan pangan pada beras d...
KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN KOMODITAS BERAS DI KABUPATEN JEMBER
KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN KOMODITAS BERAS DI KABUPATEN JEMBER
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran beras di Kabupaten Jember, untuk menganalisis ketahanan pangan pada beras d...
ANALISIS KORELASI ANTARA JUMLAH PENDUDUK DENGAN IMPOR BERAS INDONESIA
ANALISIS KORELASI ANTARA JUMLAH PENDUDUK DENGAN IMPOR BERAS INDONESIA
Perkembangan impor beras di Indonesia sudah dimulai pada awal kemerdekaan yaitu pada 1945 sampai 1960. Impor beras Indonesia mencapai 0,3 sampai 1 juta ton per tahun. Setelah itu t...
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Kasus global menyatakan Diabetes bukan hanya penyebab kematian dini di seluruh dunia, tetapi juga penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Beras (Oryza sativa) ...
Peran Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam Meningkatkan Stabilitas Harga Pangan di Kabupaten Aceh Barat
Peran Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam Meningkatkan Stabilitas Harga Pangan di Kabupaten Aceh Barat
BULOG pertama kali dibentuk berdasarkan Keputusan Presidium Kabinet Nomor 114/U/KEP/5/1967 tanggal 10 Mei 1967 dengan nama Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) Bulog dengan tuj...
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa di dalam darah, erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan.
Karbohidrat merup...

