Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Metode Pembelajaran Variatif Terhadap Spiritual Quotient (SQ) Siswa Sekolah Dasar

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk memahami penyebab kurangnya Spiritual Quotient (SQ) serta dampak dari penerapan metode meditasi Buddhis dan penggunaan cerita Jātaka. Metode survei digunakan sebagai desain penelitian, melibatkan wawancara dengan dua informan dan penyebaran angket kepada 36 siswa kelas IV, V, dan VI. Data dari wawancara dan angket dianalisis dengan skala Likert dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya SQ siswa disebabkan oleh faktor-faktor seperti kurangnya pengendalian diri, kebosanan, pembelajaran yang pasif, serta metode pembelajaran yang monoton di Sekolah Minggu Buddhis. Analisis terhadap metode meditasi Buddhis dan cerita Jātaka terhadap aspek spiritual siswa menunjukkan bahwa metode meditasi Buddhis cenderung lebih tinggi dalam menyesuaikan diri, disiplin, kejujuran, dan aspek religiusitas dengan skor tertinggi pada beberapa item penilaian. Penilaian kontinum menunjukkan bahwa baik metode meditasi maupun cerita Jātaka tergolong pada kategori "sangat mampu". Selanjutnya, terlihat pengaruh yang signifikan antara metode meditasi Buddhis dan cerita Jātaka terhadap peningkatan Spiritual Quotient (SQ) siswa, dengan nilai yang menonjol pada beberapa aspek penilaian. Diharapkan penerapan metode meditasi Buddhis dan cerita Jātaka dapat memberikan semangat baru bagi siswa dalam proses pembelajaran di Sekolah Minggu Buddhis serta mendorong peningkatan Spiritual Quotient (SQ) mereka.
Title: Pengaruh Metode Pembelajaran Variatif Terhadap Spiritual Quotient (SQ) Siswa Sekolah Dasar
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk memahami penyebab kurangnya Spiritual Quotient (SQ) serta dampak dari penerapan metode meditasi Buddhis dan penggunaan cerita Jātaka.
Metode survei digunakan sebagai desain penelitian, melibatkan wawancara dengan dua informan dan penyebaran angket kepada 36 siswa kelas IV, V, dan VI.
Data dari wawancara dan angket dianalisis dengan skala Likert dan uji-t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya SQ siswa disebabkan oleh faktor-faktor seperti kurangnya pengendalian diri, kebosanan, pembelajaran yang pasif, serta metode pembelajaran yang monoton di Sekolah Minggu Buddhis.
Analisis terhadap metode meditasi Buddhis dan cerita Jātaka terhadap aspek spiritual siswa menunjukkan bahwa metode meditasi Buddhis cenderung lebih tinggi dalam menyesuaikan diri, disiplin, kejujuran, dan aspek religiusitas dengan skor tertinggi pada beberapa item penilaian.
Penilaian kontinum menunjukkan bahwa baik metode meditasi maupun cerita Jātaka tergolong pada kategori "sangat mampu".
Selanjutnya, terlihat pengaruh yang signifikan antara metode meditasi Buddhis dan cerita Jātaka terhadap peningkatan Spiritual Quotient (SQ) siswa, dengan nilai yang menonjol pada beberapa aspek penilaian.
Diharapkan penerapan metode meditasi Buddhis dan cerita Jātaka dapat memberikan semangat baru bagi siswa dalam proses pembelajaran di Sekolah Minggu Buddhis serta mendorong peningkatan Spiritual Quotient (SQ) mereka.

Related Results

PENERAPAN MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS II SEKOLAH DASAR
PENERAPAN MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS II SEKOLAH DASAR
Pembelajaran tematik dengan model inkuiri terbimbing bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek afektif, kognitif, psikomotorik. Penelitian ini dilatarbelakangi ol...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
CULTURE INTERNALIZATION AT SMP ISLAM AL-AZHAAR TULUNGAGUNG IN FOSTERING THE STUDENTS’ SPIRITUAL QUOTIENT
CULTURE INTERNALIZATION AT SMP ISLAM AL-AZHAAR TULUNGAGUNG IN FOSTERING THE STUDENTS’ SPIRITUAL QUOTIENT
Abstract Tenacious culture of pesantren can foster the student’s spirituality. The students’ intelligence is not only in relation with intelligent quotient but also emotional...
CULTURE INTERNALIZATION AT SMP ISLAM AL-AZHAAR TULUNGAGUNG IN FOSTERING THE STUDENTS’ SPIRITUAL QUOTIENT
CULTURE INTERNALIZATION AT SMP ISLAM AL-AZHAAR TULUNGAGUNG IN FOSTERING THE STUDENTS’ SPIRITUAL QUOTIENT
Tenacious culture of pesantren can foster the student’s spirituality. The students’ intelligence is not only in relation with intelligent quotient but also emotional qu...
METAKOGNISI MATEMATIS SISWA BERDASARKAN INTELLEGENCE QUOTIENT (IQ)
METAKOGNISI MATEMATIS SISWA BERDASARKAN INTELLEGENCE QUOTIENT (IQ)
Metakognisi memiliki peran penting pada proses pembelajaran matematika terutama pada pemecahan masalah, siswa dapat menyadari kemampuan berpikirnya dan mengevaluasi dirinya sendiri...
ADVERSITY QUOTIENT REMAJA YANG MENGALAMI BROKEN HOME
ADVERSITY QUOTIENT REMAJA YANG MENGALAMI BROKEN HOME
Abstract: The purpose of the research is to find out the adversity quotient of adolescents who experienced broken home. What factors influence adversity quotient of adolescents who...
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Melalui Inovasi Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Melalui Inovasi Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing
Pembelajaran merupakan suatu sistem yang terdiri atas berbagai kompnen yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Pendidikan yang demokratis harus mampu menciptakan interaksi a...

Back to Top