Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FENOMENA PENOLAKAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) UNTUK BEKERJA DI NEGARA MALAYSIA: STUDI KASUS EKSPLOITASI KESEJAHTERAAN PEKERJA

View through CrossRef
Fenomena penolakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk bekerja di Malaysia semakin mencuat, terutama akibat dari kontinuitas eksploitasi terhadap kesejahteraan pekerja yang senantiasa terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini dipicu oleh perlakuan yang tidak manusiawi terhadap Pekerja Migran Indonesia, termasuk tindak kekerasan, hak-hak pekerja yang diabaikan, dan lingkungan kerja yang tidak aman. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk eksploitasi kesejahteraan yang dialami oleh PMI di Malaysia dan menjadi faktor utama penolakan PMI bekerja di negara Malaysia, serta untuk menganalisis negara alternatif yang lebih sering dipilih oleh PMI sebagai tujuan bekerja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ialah kualitatif dengan menganalisis berbagai kasus dan data yang diperoleh dari sumber yang memiliki kredibilitas. Jenis penelitian ini adalah yuridis-empiris, yang diperoleh melalui wawancara dan mengacu pada studi kajian hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab penolakan PMI untuk bekerja di Malaysia ialah atas pengalaman buruk yang meliputi kekerasan fisik dan psikologis, ketidakpastian atas hak memperoleh gaji, serta perdagangan orang. Pekerja Migran Indonesia lebih memilih negara, seperti Hong Kong dan Taiwan yang menjadi alternatif pilihan dalam mencari kondisi kerja yang lebih manusiawi. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam upaya mengatasi permasalahan eksploitasi terhadap kesejahteraan PMI secara sistematis, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan PMI di luar negeri.
Title: FENOMENA PENOLAKAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) UNTUK BEKERJA DI NEGARA MALAYSIA: STUDI KASUS EKSPLOITASI KESEJAHTERAAN PEKERJA
Description:
Fenomena penolakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk bekerja di Malaysia semakin mencuat, terutama akibat dari kontinuitas eksploitasi terhadap kesejahteraan pekerja yang senantiasa terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Fenomena ini dipicu oleh perlakuan yang tidak manusiawi terhadap Pekerja Migran Indonesia, termasuk tindak kekerasan, hak-hak pekerja yang diabaikan, dan lingkungan kerja yang tidak aman.
Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk eksploitasi kesejahteraan yang dialami oleh PMI di Malaysia dan menjadi faktor utama penolakan PMI bekerja di negara Malaysia, serta untuk menganalisis negara alternatif yang lebih sering dipilih oleh PMI sebagai tujuan bekerja.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ialah kualitatif dengan menganalisis berbagai kasus dan data yang diperoleh dari sumber yang memiliki kredibilitas.
Jenis penelitian ini adalah yuridis-empiris, yang diperoleh melalui wawancara dan mengacu pada studi kajian hukum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab penolakan PMI untuk bekerja di Malaysia ialah atas pengalaman buruk yang meliputi kekerasan fisik dan psikologis, ketidakpastian atas hak memperoleh gaji, serta perdagangan orang.
Pekerja Migran Indonesia lebih memilih negara, seperti Hong Kong dan Taiwan yang menjadi alternatif pilihan dalam mencari kondisi kerja yang lebih manusiawi.
Penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam upaya mengatasi permasalahan eksploitasi terhadap kesejahteraan PMI secara sistematis, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan PMI di luar negeri.

Related Results

Analisis Kebijakan Manfaat Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia
Analisis Kebijakan Manfaat Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia
Pekerja Migran Indonesia atau PMI wajib mendapatkan perlindungan dari pemerintah, utamanya mendapatkan jaminan sosial. Dari tahun ke tahun, jumlah Pekerja Migran Indonesia meningka...
Pengawasan BP2MI Dalam Upaya Mewujudkan PMI Yang Bermartabat
Pengawasan BP2MI Dalam Upaya Mewujudkan PMI Yang Bermartabat
Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, terutama melalui kontribusi remitansi. Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi PMI, seperti...
Politik Hukum Perlindungan Pekerja Migran Perempuan di Indonesia
Politik Hukum Perlindungan Pekerja Migran Perempuan di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana politik hukum perlindungan pekerja migran perempuan berbasis teori hukum feminis di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pend...
Implementasi SCRUM dalam Perancangan Aplikasi Emergency Button PMI Kota Malang
Implementasi SCRUM dalam Perancangan Aplikasi Emergency Button PMI Kota Malang
  Abstrak Palang Merah Indonesia (PMI) Malang merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI membutuhkan media komuni...
Perlindungan Terhadap Pekerja Migran Indonesia Yang Di Tempatkan Ke Negara Konflik Bersenjata
Perlindungan Terhadap Pekerja Migran Indonesia Yang Di Tempatkan Ke Negara Konflik Bersenjata
Abstract—Migrant workers have certain vulnerabilities and risks in the place where they work. Her status as a migrant certainly puts her in a vulnerable and risky situation, especi...
Penegakan Hukum Terhadap Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Ilegal
Penegakan Hukum Terhadap Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Ilegal
Artikel ini mengkaji mengenai penegakan hukum terhadap perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia ilegal, dimana banyak pekerja migran yang ada di Indonesia dapat lolos ke luar...
Perlindungan Hukum Pidana Terhadap Pekerja Migran Indonesia Ditinjau dari Perspektif Perlindungan Hak Asasi Manusia
Perlindungan Hukum Pidana Terhadap Pekerja Migran Indonesia Ditinjau dari Perspektif Perlindungan Hak Asasi Manusia
Pekerja Migran Indonesia sering mengalami berbagai masalah, diantaranya pelanggaran Hak Asasi Manusia, eksploitasi dan ketidakadilan hukum. Kondisi ini memerlukan perhatian yang se...

Back to Top