Javascript must be enabled to continue!
Pengawasan BP2MI Dalam Upaya Mewujudkan PMI Yang Bermartabat
View through CrossRef
Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, terutama melalui kontribusi remitansi. Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi PMI, seperti eksploitasi, perlakuan tidak adil, dan lemahnya perlindungan hukum. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memiliki mandat untuk mengawasi dan melindungi PMI agar mereka dapat bekerja secara bermartabat dan memperoleh hak-hak yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan BP2MI dalam melindungi PMI berdasarkan regulasi yang berlaku. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, kebijakan pemerintah, serta studi literatur terkait perlindungan pekerja migran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun BP2MI memiliki kewenangan luas dalam pengawasan dan perlindungan PMI, masih terdapat kendala dalam implementasi kebijakan. Permasalahan utama meliputi kurangnya sosialisasi terkait prosedur penempatan PMI, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta masih tingginya jumlah PMI yang bekerja secara non-prosedural. Selain itu, masih banyak PMI yang kurang mendapatkan pelatihan keterampilan dan informasi tentang hak-haknya sebelum bekerja di luar negeri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BP2MI perlu memperkuat pengawasan, meningkatkan program pelatihan bagi calon PMI, serta memperbaiki sistem penempatan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dalam melindungi hak-hak PMI, termasuk penguatan koordinasi antarinstansi dan peningkatan kualitas SDM PMI agar dapat bersaing di pasar kerja global.
Title: Pengawasan BP2MI Dalam Upaya Mewujudkan PMI Yang Bermartabat
Description:
Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, terutama melalui kontribusi remitansi.
Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi PMI, seperti eksploitasi, perlakuan tidak adil, dan lemahnya perlindungan hukum.
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memiliki mandat untuk mengawasi dan melindungi PMI agar mereka dapat bekerja secara bermartabat dan memperoleh hak-hak yang layak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan BP2MI dalam melindungi PMI berdasarkan regulasi yang berlaku.
Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, kebijakan pemerintah, serta studi literatur terkait perlindungan pekerja migran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun BP2MI memiliki kewenangan luas dalam pengawasan dan perlindungan PMI, masih terdapat kendala dalam implementasi kebijakan.
Permasalahan utama meliputi kurangnya sosialisasi terkait prosedur penempatan PMI, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta masih tingginya jumlah PMI yang bekerja secara non-prosedural.
Selain itu, masih banyak PMI yang kurang mendapatkan pelatihan keterampilan dan informasi tentang hak-haknya sebelum bekerja di luar negeri.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa BP2MI perlu memperkuat pengawasan, meningkatkan program pelatihan bagi calon PMI, serta memperbaiki sistem penempatan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi.
Implikasi dari penelitian ini mengarah pada rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dalam melindungi hak-hak PMI, termasuk penguatan koordinasi antarinstansi dan peningkatan kualitas SDM PMI agar dapat bersaing di pasar kerja global.
Related Results
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
Saat membicarakan mengenai tegangan politik antara Red Shirts dengan Yellow Shirts di Thailand, Benedict Anderson (2016) – seorang ahli Kajian Asia Tenggara – menuliskan bahwa seor...
Implementasi SCRUM dalam Perancangan Aplikasi Emergency Button PMI Kota Malang
Implementasi SCRUM dalam Perancangan Aplikasi Emergency Button PMI Kota Malang
Abstrak
Palang Merah Indonesia (PMI) Malang merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI membutuhkan media komuni...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Fuzzy Time Series dan Algoritme Average Based Length untuk Prediksi Pekerja Migran Indonesia
Fuzzy Time Series dan Algoritme Average Based Length untuk Prediksi Pekerja Migran Indonesia
Perkembangan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) program Government to Government (G to G) Jepang bidang perawat (nurse) dan perawat orang berusia lanjut (care worker) mengalami ...
An Information-Theoretic Analysis of Targeted Regressions during Reading
An Information-Theoretic Analysis of Targeted Regressions during Reading
Regressions, or backward saccades, are common during reading, accounting for between 5% and 20% of all saccades. And yet, relatively little is known about what causes them. We prov...
Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Negara Penempatan Malaysia untuk Peningkatan Kapasitas dan Persiapan Kemandirian
Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Negara Penempatan Malaysia untuk Peningkatan Kapasitas dan Persiapan Kemandirian
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional digagas oleh Komunitas Pengabdian Masyarakat (KOMPAK) berkolaborasi dengan 40 Kampus se-Indonesia. Target Kegiatan adalan ...

