Javascript must be enabled to continue!
Penanganan Marine Growth Prevention System Guna Memperlambat Laju Korosi Pada Sistem Pipa Pendingin Air Laut di MT. Gas Dream
View through CrossRef
The Marine Growth Prevention System (MGPS) is a crucial ship system that prevents the growth of marine organisms, which can cause corrosion to the structure. Marine growth can also narrow pipe diameters, increase pressure, and damage exposed structures if not properly managed. Identifying delays in seawater flow from the MGPS is key to maintaining the integrity of the seawater cooling system on the MT. Gas Dream. This study used qualitative methods. Data analysis and information processing from various sources such as observations, interviews, and case studies. By grouping and selecting data, significant elements are determined to be used as the basis for investigation. The results of the analysis are evaluated to obtain easy-to-understand conclusions. This study used the Root Cause Analysis method with tree diagrams for triangulation of data sources and information validation. This study aims to determine the causes and efforts of the slow flow of seawater coming out of MGPS. The results showed that the cause of the slow flow of seawater coming out of MGPS was because the reaction tank was dirty, the electrodes were full of crystals, the MGPS exit pipe was dirty, and the injection nozzle was blocked. The presence of obstacles such as mud and marine life can affect the slow flow of seawater, leading to the sea chest. In addition, the buildup of crystals on the electrodes can affect the electrolysis process which can cause marine life to grow. Therefore, routine checking and cleaning of MGPS components such as tanks, electrodes, MGPS pipes is the key in minimizing the risk of slow flow of seawater coming out of MGPS. To maintain MGPS performance, checking at least once a month on each MGPS component must be carried out to prevent the slow flow of seawater coming out of MGPS.
Marine Growth Prevention System (MGPS) adalah sistem penting dalam kapal yang mencegah pertumbuhan biota laut yang dapat menyebabkan korosi pada struktur. Pertumbuhan biota laut juga dapat menyempitkan diameter pipa, meningkatkan tekanan, dan merusak struktur bangunan yang terpapar langsung dengan air laut tanpa penanganan yang tepat. Identifikasi keterlambatan aliran air laut dari MGPS menjadi kunci untuk menjaga integritas sistem pendingin air laut di MT. Gas Dream. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis data dan pengolahan informasi dari berbagai sumber seperti observasi, wawancara, dan studi kasus. Melalui pengelompokkan dan seleksi data, elemen yang signifikan ditentukan untuk digunakan sebagai dasar penyelidikan. Hasil analisis dievaluasi untuk mendapatkan kesimpulan yang mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan metode Root Cause Analysis dengan tree diagram untuk triangulasi sumber data dan validasi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab dan upaya lambatnya aliran air laut yang keluar dari MGPS. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab lambatnya aliran air laut yang keluar dari MGPS karena reaction tank kotor, elektroda penuh dengan kristal, pipa out MGPS kotor, dan injection nozzle tersumbat. Adanya hambatan seperti lumpur dan biota laut dapat mempengaruhi lambatnya aliran air laut yang menuju ke sea chest. Selain itu, penumpukan kristal pada elektroda dapat mempengaruhi proses elektrolisis yang dapat menyebabkan biota laut dapat tumbuh. Oleh karena itu, pengecekan serta pembersihan yang rutin pada komponen MGPS seperti tank, elektroda, pipa MGPS menjadi kunci dalam meminimalisir resiko lambatnya aliran air laut yang keluar dari MGPS. Untuk mempertahankan performa MGPS, pengecekan minimal satu bulan sekali pada setiap komponen MGPS harus dilakukan agar mencegah terjadinya lambatnya aliran air laut yang keluar dari MGPS.
Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semaran
Title: Penanganan Marine Growth Prevention System Guna Memperlambat Laju Korosi Pada Sistem Pipa Pendingin Air Laut di MT. Gas Dream
Description:
The Marine Growth Prevention System (MGPS) is a crucial ship system that prevents the growth of marine organisms, which can cause corrosion to the structure.
Marine growth can also narrow pipe diameters, increase pressure, and damage exposed structures if not properly managed.
Identifying delays in seawater flow from the MGPS is key to maintaining the integrity of the seawater cooling system on the MT.
Gas Dream.
This study used qualitative methods.
Data analysis and information processing from various sources such as observations, interviews, and case studies.
By grouping and selecting data, significant elements are determined to be used as the basis for investigation.
The results of the analysis are evaluated to obtain easy-to-understand conclusions.
This study used the Root Cause Analysis method with tree diagrams for triangulation of data sources and information validation.
This study aims to determine the causes and efforts of the slow flow of seawater coming out of MGPS.
The results showed that the cause of the slow flow of seawater coming out of MGPS was because the reaction tank was dirty, the electrodes were full of crystals, the MGPS exit pipe was dirty, and the injection nozzle was blocked.
The presence of obstacles such as mud and marine life can affect the slow flow of seawater, leading to the sea chest.
In addition, the buildup of crystals on the electrodes can affect the electrolysis process which can cause marine life to grow.
Therefore, routine checking and cleaning of MGPS components such as tanks, electrodes, MGPS pipes is the key in minimizing the risk of slow flow of seawater coming out of MGPS.
To maintain MGPS performance, checking at least once a month on each MGPS component must be carried out to prevent the slow flow of seawater coming out of MGPS.
Marine Growth Prevention System (MGPS) adalah sistem penting dalam kapal yang mencegah pertumbuhan biota laut yang dapat menyebabkan korosi pada struktur.
Pertumbuhan biota laut juga dapat menyempitkan diameter pipa, meningkatkan tekanan, dan merusak struktur bangunan yang terpapar langsung dengan air laut tanpa penanganan yang tepat.
Identifikasi keterlambatan aliran air laut dari MGPS menjadi kunci untuk menjaga integritas sistem pendingin air laut di MT.
Gas Dream.
Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif.
Analisis data dan pengolahan informasi dari berbagai sumber seperti observasi, wawancara, dan studi kasus.
Melalui pengelompokkan dan seleksi data, elemen yang signifikan ditentukan untuk digunakan sebagai dasar penyelidikan.
Hasil analisis dievaluasi untuk mendapatkan kesimpulan yang mudah dipahami.
Penelitian ini menggunakan metode Root Cause Analysis dengan tree diagram untuk triangulasi sumber data dan validasi informasi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab dan upaya lambatnya aliran air laut yang keluar dari MGPS.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab lambatnya aliran air laut yang keluar dari MGPS karena reaction tank kotor, elektroda penuh dengan kristal, pipa out MGPS kotor, dan injection nozzle tersumbat.
Adanya hambatan seperti lumpur dan biota laut dapat mempengaruhi lambatnya aliran air laut yang menuju ke sea chest.
Selain itu, penumpukan kristal pada elektroda dapat mempengaruhi proses elektrolisis yang dapat menyebabkan biota laut dapat tumbuh.
Oleh karena itu, pengecekan serta pembersihan yang rutin pada komponen MGPS seperti tank, elektroda, pipa MGPS menjadi kunci dalam meminimalisir resiko lambatnya aliran air laut yang keluar dari MGPS.
Untuk mempertahankan performa MGPS, pengecekan minimal satu bulan sekali pada setiap komponen MGPS harus dilakukan agar mencegah terjadinya lambatnya aliran air laut yang keluar dari MGPS.
Related Results
Evaluasi Kemampuan Sistem Pendingin Reaktor Setelah Revitalisasi Menara Pendingin
Evaluasi Kemampuan Sistem Pendingin Reaktor Setelah Revitalisasi Menara Pendingin
Evaluasi Kemampuan Sistem Pendingin Reaktor Setelah Revitalisasi Menara Pendingin. Sistem pendingin RSG-GAS terdiri dari sistem pendingin primer dan sekunder. Sistem pendingin prim...
ANALISA LAJU KOROSI PIPA BAJA KARBON A53 DAN GALVANIS PADA MEDIA CAIRAN TETES TEBU
ANALISA LAJU KOROSI PIPA BAJA KARBON A53 DAN GALVANIS PADA MEDIA CAIRAN TETES TEBU
Berdasarkan aplikasinya, baja karbon dan galvanis merupakan bahan logam yang sering digunakan dalam industri, terutama dalam lingkungan asam atau basa. Namun, kedua jenis material ...
PERBANDINGAN LAJU KOROSI PADA TULANGAN BETON BUSA NORMAL DAN BETON BUSA POZZOLAN
PERBANDINGAN LAJU KOROSI PADA TULANGAN BETON BUSA NORMAL DAN BETON BUSA POZZOLAN
Abstract: Reinforced concrete foam is one alternative to replace conventional reinforced concrete on structural elements. This study aims to measure the The media immersion and var...
Remaining Service Life Discharge Conveyor E pada Tambang Batubara PT XYZ di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi
Remaining Service Life Discharge Conveyor E pada Tambang Batubara PT XYZ di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi
Abstract. The Conveyor is a tool to move material from one place to another efficiently. Conveyor structures are made of steel that is subject to corrosion caused by certain condit...
ANALISIS LAJU PENGAUSAN PERLINDUNGAN ZINK ANODA PADA KAPAL TERHADAP LAJU KOROSI
ANALISIS LAJU PENGAUSAN PERLINDUNGAN ZINK ANODA PADA KAPAL TERHADAP LAJU KOROSI
Korosi pada kapal merupakan salah satu masalah penting. Laju pengausan zink anoda adalah salah satu masalah yang ditinjau karena berhubungan langsung dengan efisiensi kerja dari ...
Pengaruh Warna Pelapis dan Ketebalan Lapisan Pada Proses Zinc Electroplating Terhadap Laju Korosi Baja AISI 1015
Pengaruh Warna Pelapis dan Ketebalan Lapisan Pada Proses Zinc Electroplating Terhadap Laju Korosi Baja AISI 1015
Memperbaiki ketahanan korosi material dapat dilakukan dengan cara pelapisan logam. Tujuan utama electroplating adalah meningkatkan ketahanan korosi dan memperindah tampilan dengan ...
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS LISTRIK DAN WAKTU PROSES ANODIZING PADA ALUMUNIUM TERHADAP LAJU KOROSI DALAM MEDIA LARUTAN GARAM
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS LISTRIK DAN WAKTU PROSES ANODIZING PADA ALUMUNIUM TERHADAP LAJU KOROSI DALAM MEDIA LARUTAN GARAM
Alumunium merupakan material yang digunakan secara luas di industri karena keunggulan karakteristik yang dimilikinya dibandingkan material lain, hal ini karena...
PENGARUH PACK CARBURIZING ARANG ENCENG GONDOK TERHADAP LAJU KOROSI CAST IRON ALAT TURBOCHARGER
PENGARUH PACK CARBURIZING ARANG ENCENG GONDOK TERHADAP LAJU KOROSI CAST IRON ALAT TURBOCHARGER
Ketahanan korosi merupakan faktor krusial dalam meningkatkan umur pakai komponen turbocharger berbahan cast iron, terutama dalam lingkungan yang bersifat korosif. Salah satu upaya ...

