Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Kesesuaian Lokasi Tempat Penampungan Sampah Sementara di Kecamatan Subang
View through CrossRef
Abstract. The accumulation of waste in Subang Subdistrict disturbs the comfort of the community because waste production is increasing while infrastructure is inadequate. This study aims to evaluate the suitability of TPS locations in Subang District based on SNI 3242 2008 and PERMEN PU 03 2013. Quantitative descriptive research method was used with technical and non-technical variables, then scoring was done on each variable to produce output. The results of the analysis show that TPS infrastructure in Subang Sub-district is still inadequate. Of the 8 TPS locations, only 2 units meet national standards and ministerial regulations. Based on community perceptions, the average assessment of TPS is 30.75, including the unfit category. Follow-up from the technical and non-technical evaluation analysis showed that 3 polling stations will be retained, while the other 5 polling stations will be relocated to areas that are not accessible. The area of land suitable for TPS in Subang Sub-district is 857 hectares. Land that includes suitable locations can be considered for the placement of new TPS. This study provides recommendations for the improvement and equalization of TPS facilities to improve the comfort and cleanliness of the environment in Subang District.
Abstrak. Penumpukan sampah di Kecamatan Subang mengganggu kenyamanan masyarakat karena produksi sampah meningkat sementara prasarana tidak memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian lokasi TPS di Kecamatan Subang berdasarkan SNI 3242 2008 dan PERMEN PU 03 2013. Metode penelitian deskriptif kuantitatif digunakan dengan variabel teknis dan non-teknis, kemudian dilakukan skoring pada setiap variabel untuk menghasilkan output. Hasil analisis menunjukkan bahwa prasarana TPS di Kecamatan Subang masih kurang memadai. Dari 8 lokasi TPS, hanya 2 unit yang memenuhi standar nasional dan peraturan menteri. Berdasarkan persepsi masyarakat, rata-rata penilaian terhadap TPS adalah 30,75, termasuk kategori tidak layak. Tindak lanjut dari analisis evaluasi teknis dan non-teknis menunjukkan 3 TPS akan dipertahankan lokasinya, sedangkan 5 TPS lainnya akan direlokasi ke daerah yang tidak terjangkau TPS. Luas lahan yang sesuai untuk TPS di Kecamatan Subang adalah 857 hektar. Lahan yang termasuk lokasi layak dapat dipertimbangkan untuk penempatan TPS baru. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan dan pemerataan fasilitas TPS guna meningkatkan kenyamanan dan kebersihan lingkungan di Kecamatan Subang.
.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Evaluasi Kesesuaian Lokasi Tempat Penampungan Sampah Sementara di Kecamatan Subang
Description:
Abstract.
The accumulation of waste in Subang Subdistrict disturbs the comfort of the community because waste production is increasing while infrastructure is inadequate.
This study aims to evaluate the suitability of TPS locations in Subang District based on SNI 3242 2008 and PERMEN PU 03 2013.
Quantitative descriptive research method was used with technical and non-technical variables, then scoring was done on each variable to produce output.
The results of the analysis show that TPS infrastructure in Subang Sub-district is still inadequate.
Of the 8 TPS locations, only 2 units meet national standards and ministerial regulations.
Based on community perceptions, the average assessment of TPS is 30.
75, including the unfit category.
Follow-up from the technical and non-technical evaluation analysis showed that 3 polling stations will be retained, while the other 5 polling stations will be relocated to areas that are not accessible.
The area of land suitable for TPS in Subang Sub-district is 857 hectares.
Land that includes suitable locations can be considered for the placement of new TPS.
This study provides recommendations for the improvement and equalization of TPS facilities to improve the comfort and cleanliness of the environment in Subang District.
Abstrak.
Penumpukan sampah di Kecamatan Subang mengganggu kenyamanan masyarakat karena produksi sampah meningkat sementara prasarana tidak memadai.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian lokasi TPS di Kecamatan Subang berdasarkan SNI 3242 2008 dan PERMEN PU 03 2013.
Metode penelitian deskriptif kuantitatif digunakan dengan variabel teknis dan non-teknis, kemudian dilakukan skoring pada setiap variabel untuk menghasilkan output.
Hasil analisis menunjukkan bahwa prasarana TPS di Kecamatan Subang masih kurang memadai.
Dari 8 lokasi TPS, hanya 2 unit yang memenuhi standar nasional dan peraturan menteri.
Berdasarkan persepsi masyarakat, rata-rata penilaian terhadap TPS adalah 30,75, termasuk kategori tidak layak.
Tindak lanjut dari analisis evaluasi teknis dan non-teknis menunjukkan 3 TPS akan dipertahankan lokasinya, sedangkan 5 TPS lainnya akan direlokasi ke daerah yang tidak terjangkau TPS.
Luas lahan yang sesuai untuk TPS di Kecamatan Subang adalah 857 hektar.
Lahan yang termasuk lokasi layak dapat dipertimbangkan untuk penempatan TPS baru.
Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan dan pemerataan fasilitas TPS guna meningkatkan kenyamanan dan kebersihan lingkungan di Kecamatan Subang.
.
Related Results
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
Evaluasi Teknik Operasional Pengumpulan dan Pengangkutan Sampah dalam Sistem Pengelolaan Sampah di Kabupaten Subang (Studi Kasus : Kecamatan Subang)
Evaluasi Teknik Operasional Pengumpulan dan Pengangkutan Sampah dalam Sistem Pengelolaan Sampah di Kabupaten Subang (Studi Kasus : Kecamatan Subang)
Salah satu komponen penting pada pengelolaan sampah adalah pengumpulan dan pengangkutan sampah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi sistem pengumpulan dan pengangkutan sa...
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Subang merupakan badan pemerintah yang bergerak dibidang pengelolaan keuangan pemerintahan daerah kabupaten Subang. Laporan keuan...
Prototipe Sistem Pengukur Ketinggian Permukaan Sampah Pada Tempat Pembuangan Sementara Menggunakan Arduino Dan Web Gis
Prototipe Sistem Pengukur Ketinggian Permukaan Sampah Pada Tempat Pembuangan Sementara Menggunakan Arduino Dan Web Gis
Sampah adalah limbah yang tidak digunakan lagi bisa dalam bentuk padat, cair, atau gas. Sampah membuat lingkungan tidak nyaman karena menyebabkan bau busuk. Masalah sampah menjadi ...
PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN SELATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN SELATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Abstrak Sebagai Institusi Perguruan Tinggi, Universitas Tanjungpura memiliki mahasiswa reguler maupun nonreguler, dosen tetap dan dosen tidak tetap, serta pegawai administrasi di s...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Masalah sampah timbul dengan adan...
PEMANFAATAN SAMPAH BOTOL PLASTIK SEBAGAI MEDIA PENANAMAN DENGAN TEKNIK VERTIKULTUR DI PADUKUHAN GLAGAH KIDUL, TAMANAN, BANTUL
PEMANFAATAN SAMPAH BOTOL PLASTIK SEBAGAI MEDIA PENANAMAN DENGAN TEKNIK VERTIKULTUR DI PADUKUHAN GLAGAH KIDUL, TAMANAN, BANTUL
Sampah merupakan hal yang selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Semua yang beraktivitas pasti akan menghasilkan sampah dan begitu juga yang terjadi di Padukuhan Glagah Kidul, Kel...

