Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERLINDUNGAN TERHADAP PEMEGANG HAK CIPTA FILM KELUARGA CEMARA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HAK CIPTA

View through CrossRef
Penelitian dilakukan dengan metode penelitian hukum normatif yang menggunakan data sekunder. Tipe penelitian hukum normatif adalah tipe   penelitian hukum yang mengkaji asas-asas hukum, sistematika umum, perbandingan hukum dan sejarah hukum. Dalam perlindungan mengenai pelanggaran hak cipta terhadap sarana berbasis internet undang-undang hak cipta dalam pasal 54 telah mengaturnya. Salah satunya   mengenai pengawasan terhadap penyebarluasan karya hak cipta. Langkah-langkah penegakan hukum yang dapat dilakukan pemegang hak cipta untuk melindungi karyanya yaitu   mediasi, berdasakan ketentuan pasal 95 ayat 4 UUHC untuk melakukan tuntutan pidana harus menempuh terlebih dahulu penyelesaian sengketa melalui mediasi. Setelah itu baru pemegang hak cipta dapat menuntut secara pidana. Berdasarkan pasal 120 UUHC tindak pidana ini merupakan delik aduan. Dalam pasal 105 Undang-undang Hak Cipta juga menyebutkan hak untuk mengajukan gugatan keperdataan tidak mengurangi hak pencipta untuk menuntut secara pidana. Apabila pemegang hak cipta mengajukan gugatan ganti rugi maka menurut pasal 99 UUHC gugatan ganti rugi tersebut diajukan kepada pengadilan niaga. Langkah terakhir yang dapat dilakukan pemegang hak cipta adalah laporan penutupan konten dilakukan yang kepada Pemerintah dalam hal ini Dirjen HKI bekerjasama dengan Dirjen APTIKA sesuai dengan perintah UUHC Pasal 56 ayat (2).
Title: PERLINDUNGAN TERHADAP PEMEGANG HAK CIPTA FILM KELUARGA CEMARA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HAK CIPTA
Description:
Penelitian dilakukan dengan metode penelitian hukum normatif yang menggunakan data sekunder.
Tipe penelitian hukum normatif adalah tipe   penelitian hukum yang mengkaji asas-asas hukum, sistematika umum, perbandingan hukum dan sejarah hukum.
Dalam perlindungan mengenai pelanggaran hak cipta terhadap sarana berbasis internet undang-undang hak cipta dalam pasal 54 telah mengaturnya.
Salah satunya   mengenai pengawasan terhadap penyebarluasan karya hak cipta.
Langkah-langkah penegakan hukum yang dapat dilakukan pemegang hak cipta untuk melindungi karyanya yaitu   mediasi, berdasakan ketentuan pasal 95 ayat 4 UUHC untuk melakukan tuntutan pidana harus menempuh terlebih dahulu penyelesaian sengketa melalui mediasi.
Setelah itu baru pemegang hak cipta dapat menuntut secara pidana.
Berdasarkan pasal 120 UUHC tindak pidana ini merupakan delik aduan.
Dalam pasal 105 Undang-undang Hak Cipta juga menyebutkan hak untuk mengajukan gugatan keperdataan tidak mengurangi hak pencipta untuk menuntut secara pidana.
Apabila pemegang hak cipta mengajukan gugatan ganti rugi maka menurut pasal 99 UUHC gugatan ganti rugi tersebut diajukan kepada pengadilan niaga.
Langkah terakhir yang dapat dilakukan pemegang hak cipta adalah laporan penutupan konten dilakukan yang kepada Pemerintah dalam hal ini Dirjen HKI bekerjasama dengan Dirjen APTIKA sesuai dengan perintah UUHC Pasal 56 ayat (2).

Related Results

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG HAK CIPTA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG HAK CIPTA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA
ABSTRAKHak atas kekayaan intelektual (HAKI) adalah hak kebendaan, hak atas sesuatu benda yang bersumber dari hasil kerja otak dan hasil kerja rasio manusia yang disebut juga dengan...
ANALISIS HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA HAK CIPTA (DI TINNJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA)
ANALISIS HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA HAK CIPTA (DI TINNJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA)
Hak cipta haruslah benar-benar lahir dari kreativitas manusia, kreativitas dan aktivitas manusia menjadi kata kunci dalam kelahiran atau kemunculan hak cipta. Hal ini membuktikan b...
Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Terhadap Pembajakan Potongan Film Pada Aplikasi Tiktok
Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Terhadap Pembajakan Potongan Film Pada Aplikasi Tiktok
Pembajakan film yang kini merambah ke aplikasi TikTok. Diperlukannya perlindungan pemegang hak cipta akan tindakan pelanggaran hak cipta khususnya pembajakan film. Penjelasan terse...
Pelanggaran Hak Cipta oleh Pelaku Usaha Karaoke
Pelanggaran Hak Cipta oleh Pelaku Usaha Karaoke
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji perlindungan hak cipta lagu dan musik yang digunakan secara komersial oleh orang lain berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta dan peran dari Lembag...
Makna Waktu Luang dalam Komunikasi Keluarga
Makna Waktu Luang dalam Komunikasi Keluarga
Abstract. Time is one of the important things in the family, family members in living their daily lives definitely need free time. The film Keluarga Cemara 2 tells the story of Aba...
Kreditur paling mendahulu di mata hakim
Kreditur paling mendahulu di mata hakim
Salah satu persoalan klasik yang dihadapi oleh Kurator dalam pembagian harta debitur pailit (boedel pailit) adalah menentukan kreditur paling mendahulu antara Otoritas Pajak, Kredi...
SERTIFIKAT HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN KREDIT BANK
SERTIFIKAT HAK CIPTA SEBAGAI JAMINAN KREDIT BANK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari fungsi sertifikat hak cipta sebagai jaminan kredit di institusi perbankan Indonesia. Penelitian ini memberikan penekanan khusus pada ...
Eksekusi Hak Tanggungan Yang Dipailitkan
Eksekusi Hak Tanggungan Yang Dipailitkan
Abstract   The right of encumbrance is one kind of guarantees that the debtor can promise to the creditor. In fu...

Back to Top