Javascript must be enabled to continue!
KITAB IBRANI
View through CrossRef
Sejak abad ke 2 Masehi karangan ini diberi nama “kepada orang orang ibrani. Penulis sama sekali tidak menyebutkan namanya. Rupanya para pembaca mengenal si penulis dengan baik (Ibr 13:18-19, 22-24). Ada nama yang disebutkan dalam surat ini yaitu saudara timotius (Ibr 13:23). Akan tetapi tidak jelas dituliskan siapa Timotius yang di maksud di situ. Mungkin saja ia adalah timotius teman sekerja Paulus, tetapi tidaka ada bukti pendukungnya. Surat ini dikutip oleh klemen dari roma pada Tahun 96M dan juga Ignatius dari Antiokhia sekitar tahun 110M, tetapi tidak disebutkan siapa penulisnya. Baru sekitar abad ke 2M seorang penjabat gereja bernama Patenus dari Aleksandria mengakui kitab ini sebagai Kitab ini sebagai Paulus sebagai penulisnya. Akan tetapi, origenes (sekitar tahun 225) ragu terhadap pendapat tersebut. Ia mengatakan bahwa “ hanya Allah saja yang Tahu “siapa penukis ibrani Tersebut. Sekitar tahun 330M gereja Timur pada umumnya menerima bahwa kitab ibrani di tulis oleh Paulus tetapi gereja barat belummenerimanya. Baru sekitar abad ke 5 surat ini diterima di barat. Mnnurut ibrani 13:23-24 penyebutan Italia memberikan kesan bahwa penulisan kitab ibrani ini ditulis di Roma. Namun penunjukan tempat penulisan ini terbuka di tempt lain. Jadi tempat penulisannya pun sulit ditentukan. Surat ini mestinya ditulis sebelum tahun 96M, sebab Klemen seorang Bishop dari roma, dalam suratnya atas nama gereja di Roma kepada jemaat di korintus menguip surat ibrani. Karena itu para ahli berpendapat bahwa surat ini ditulis sekitar tahun 70 sebab tema tentang persembahan Korban Bait Allah mengandaikan bahwa bait Allah masih ada. Tetapi pendapat ini dibantah karena kultus yang disinggung dalam kitab ibrani tidak menyinggung kultus di Yerusalem, tetapi menyinggung Tabernakel atau pada masa Israel di padang gurun. Maka diduga bahwwa kitab ini ditulis sekitar tahun 85-90M. waktu ini agak sesuai dengan pembaca yang berasal dari angkatan kedua kekeristenan.
Title: KITAB IBRANI
Description:
Sejak abad ke 2 Masehi karangan ini diberi nama “kepada orang orang ibrani.
Penulis sama sekali tidak menyebutkan namanya.
Rupanya para pembaca mengenal si penulis dengan baik (Ibr 13:18-19, 22-24).
Ada nama yang disebutkan dalam surat ini yaitu saudara timotius (Ibr 13:23).
Akan tetapi tidak jelas dituliskan siapa Timotius yang di maksud di situ.
Mungkin saja ia adalah timotius teman sekerja Paulus, tetapi tidaka ada bukti pendukungnya.
Surat ini dikutip oleh klemen dari roma pada Tahun 96M dan juga Ignatius dari Antiokhia sekitar tahun 110M, tetapi tidak disebutkan siapa penulisnya.
Baru sekitar abad ke 2M seorang penjabat gereja bernama Patenus dari Aleksandria mengakui kitab ini sebagai Kitab ini sebagai Paulus sebagai penulisnya.
Akan tetapi, origenes (sekitar tahun 225) ragu terhadap pendapat tersebut.
Ia mengatakan bahwa “ hanya Allah saja yang Tahu “siapa penukis ibrani Tersebut.
Sekitar tahun 330M gereja Timur pada umumnya menerima bahwa kitab ibrani di tulis oleh Paulus tetapi gereja barat belummenerimanya.
Baru sekitar abad ke 5 surat ini diterima di barat.
Mnnurut ibrani 13:23-24 penyebutan Italia memberikan kesan bahwa penulisan kitab ibrani ini ditulis di Roma.
Namun penunjukan tempat penulisan ini terbuka di tempt lain.
Jadi tempat penulisannya pun sulit ditentukan.
Surat ini mestinya ditulis sebelum tahun 96M, sebab Klemen seorang Bishop dari roma, dalam suratnya atas nama gereja di Roma kepada jemaat di korintus menguip surat ibrani.
Karena itu para ahli berpendapat bahwa surat ini ditulis sekitar tahun 70 sebab tema tentang persembahan Korban Bait Allah mengandaikan bahwa bait Allah masih ada.
Tetapi pendapat ini dibantah karena kultus yang disinggung dalam kitab ibrani tidak menyinggung kultus di Yerusalem, tetapi menyinggung Tabernakel atau pada masa Israel di padang gurun.
Maka diduga bahwwa kitab ini ditulis sekitar tahun 85-90M.
waktu ini agak sesuai dengan pembaca yang berasal dari angkatan kedua kekeristenan.
Related Results
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
Penetapan Kanon Kitab Suci Perjanjian Lama dalam Gereja Katolik merupakan sebuah proses panjang dan kompleks yang bertujuan untuk menentukan kitab-kitab mana yang secara sah diakui...
ANALISIS KITAB RUJUKAN HADIS YANG DIGUNAKAN DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM OLEH SHAYKH AL-ZARNUJI
ANALISIS KITAB RUJUKAN HADIS YANG DIGUNAKAN DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM OLEH SHAYKH AL-ZARNUJI
<p class="06IsiAbstrak">Kitab <em>Ta’lim al-Muta’alim</em> yang dikarang oleh shaykh al-Zarnuji merupakan kitab klasik yang berisikan adab atau etika belajar dan ...
Sabat dan Sikap Eskapis: Analisis Struktur Ibrani 4:1-16
Sabat dan Sikap Eskapis: Analisis Struktur Ibrani 4:1-16
Abstract. The Sabbath is a topic that continues to receive attention in Christianity. However, it also becomes a continuing source of debate its practical application. The Sabbath ...
POLARISASI SUFISTIK DAN HADIS PADA POPULARITAS IHYA’ ‘ULUMUDDIN DI NUSANTARA
POLARISASI SUFISTIK DAN HADIS PADA POPULARITAS IHYA’ ‘ULUMUDDIN DI NUSANTARA
<p><a name="_Hlk39758655"></a><span>Imam al-Ghazali sebagai pengarang kitab <em>Ihya’ ‘Ulumuddin </em>memiliki latar belakang hidup yang beragam...
KRITIK TERHADAP KITAB SHAHIH AL-BUKHARI DAN SHAHIH MUSLIM
KRITIK TERHADAP KITAB SHAHIH AL-BUKHARI DAN SHAHIH MUSLIM
Para ulama telah sepakat tentang keautentikan hadis-hadis yang termuat dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim. Namun sekarang, sebagian ulama sudah mulai melakukan kritik ...
Manajemen Pembelajaran Kitab Kuning Pola 100 Jam Menggunakan Metode Tamyiz
Manajemen Pembelajaran Kitab Kuning Pola 100 Jam Menggunakan Metode Tamyiz
Pembelajaran kitab kuning dianggap sulit oleh para santri di pondok pesantren. Terdapat fenomena, metode Tamyiz efektif untuk mengatasi kesulitan membaca kitab kuning. Hal tersebut...
KITAB WAHYU DALAM GEREJA KATOLIK : Sebuah Proses Memaknai Pengharapan
KITAB WAHYU DALAM GEREJA KATOLIK : Sebuah Proses Memaknai Pengharapan
The Book of Revelation is the last book in the Bible. Bible readers (especially Catholics) have very few opportunities to read the Book of Revelation because it does not have much ...
Implementasi Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Islahudiny Kediri Lombok Barat
Implementasi Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Islahudiny Kediri Lombok Barat
Abstract
Studying and reading kitab kuning is not an easy thing because it requires perseverance and the right method in teaching it. The objectives pf this research are to find T...

