Javascript must be enabled to continue!
Rehabilitasi dan Peningkatan Infrastruktur Jaringan Irigasi Jengkol di Kabupaten Subang
View through CrossRef
Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jaringan irigasi dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Pekerjaanini berguna untuk mencukupi angka kebutuhanpangan yang semakin bertambah. Pada Daerah Irigasi Jengkol diketahui 60% kondisi talud saluran berupa tanah, serta terdapat 13 dari 28 bangunan irigasi mengalami kerusakan. Nilai indeks kondisi fisik jaringan irigasi Jengkol adalah 36% meliputi 14% nilai indeks saluran dan 22% nilai indeks bangunan.Berdasarkan Indeks Kinerja Sistem Irigasi tahun 2015 nilai indek yang kurang dari 60% perlu dilakukan pekerjaan rehabilitasi. Rehabilitasi yang dilakukan adalah perbaikan pasangan batu dan pergantian pintu-pintu pengatur. Biaya yang dibutuhkan dalam pekerjaan rehabilitasi ialah sebesar Rp 47.981.029.000.Sehingga angka kebutuhan nyata operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi Jengkol pada tahun pertama adalah sebesar Rp 49.034.784.000. Sedangkan besaranbiaya operasi dan pemeliharaan setiap tahunnya adalah sebesar Rp 1.053.755.000 pertahun. Dan biaya untuk operasi dan pemeliharaan perhektar adalah Rp 341.000 pertahun.
Brawijaya University
Title: Rehabilitasi dan Peningkatan Infrastruktur Jaringan Irigasi Jengkol di Kabupaten Subang
Description:
Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jaringan irigasi dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi.
Pekerjaanini berguna untuk mencukupi angka kebutuhanpangan yang semakin bertambah.
Pada Daerah Irigasi Jengkol diketahui 60% kondisi talud saluran berupa tanah, serta terdapat 13 dari 28 bangunan irigasi mengalami kerusakan.
Nilai indeks kondisi fisik jaringan irigasi Jengkol adalah 36% meliputi 14% nilai indeks saluran dan 22% nilai indeks bangunan.
Berdasarkan Indeks Kinerja Sistem Irigasi tahun 2015 nilai indek yang kurang dari 60% perlu dilakukan pekerjaan rehabilitasi.
Rehabilitasi yang dilakukan adalah perbaikan pasangan batu dan pergantian pintu-pintu pengatur.
Biaya yang dibutuhkan dalam pekerjaan rehabilitasi ialah sebesar Rp 47.
981.
029.
000.
Sehingga angka kebutuhan nyata operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi Jengkol pada tahun pertama adalah sebesar Rp 49.
034.
784.
000.
Sedangkan besaranbiaya operasi dan pemeliharaan setiap tahunnya adalah sebesar Rp 1.
053.
755.
000 pertahun.
Dan biaya untuk operasi dan pemeliharaan perhektar adalah Rp 341.
000 pertahun.
Related Results
Pengaruh Penambahan Tepung Jengkol (Archidendron pauciflorum) Terhadap Daya Terima Kerupuk Jengkol
Pengaruh Penambahan Tepung Jengkol (Archidendron pauciflorum) Terhadap Daya Terima Kerupuk Jengkol
AbstractThis research aimed to portray the effect of jengkol flour addition with different concentrations on consumer acceptance. This research was conducted at the Food Processing...
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Subang merupakan badan pemerintah yang bergerak dibidang pengelolaan keuangan pemerintahan daerah kabupaten Subang. Laporan keuan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done ...
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemberian irigasi tetes bertingkat yang menggunakan pipa lateral dari pipa Netafim (NTF) 12 mm dan PVC ½”, terhadap media tanah dalam...
PELAYANAN REHABILITASI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KABUPATEN KEDIRI
PELAYANAN REHABILITASI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KABUPATEN KEDIRI
Pelayanan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika di kabupaten Kediri, dalam mengatasi pecandu narkotika, meski ada hambatan yang dihadapi, terutama masalah sarana dan prasarana reha...
PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA
PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA
Kecamatan Mangkutana dengan penduduk mayoritas petani dan memiliki sawah beririgasi seluas 2.383 HA, sehingga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebagai penerima manfaat langsung...
ANALISIS KINERJA PELAKSANAAN SISTEM PENGENDALIAN PROYEK PADA REHABILITASI JARINGAN IRIGASI SETIA BUDI KECAMATAN SETIA JANJI KABUPATEN ASAHAN
ANALISIS KINERJA PELAKSANAAN SISTEM PENGENDALIAN PROYEK PADA REHABILITASI JARINGAN IRIGASI SETIA BUDI KECAMATAN SETIA JANJI KABUPATEN ASAHAN
Proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Setia Budi, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan direncanakan selesai selama kurang lebih 120 hari (20 minggu hari ke...

