Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA

View through CrossRef
Kecamatan Mangkutana dengan penduduk mayoritas petani dan memiliki sawah beririgasi seluas 2.383 HA, sehingga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebagai penerima manfaat langsung dari layanan irigasi dibutuhkan untuk mengambil bagian dalam pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi P3A dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Kecamatan Mangkutana. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer di peroleh melalui pengamatan langsung dengan wawancara dan observasi. Selanjutnya data sekunder diperoleh melalui telaah dokumen yang berhubungan dengan penelitian. Penelitian ini menganalisis tentang partisipasi P3A dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi dimulai dari partisiapsi dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat dan pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi P3A dalam tahap perencanaan secara umum sudah baik. Pada partisipasi dalam tahap pelaksanaan, pada indikator kepatuhan terhadap iuran pelayanan irigasi sangat kurang karena mayoritas P3A tidak pernah lagi mengumpulkan iuran baik berupa uang maupun berupa gabah. Partisipasi P3A pada tahapan penerimaan dan pemanfaatan hasil kegiatan OP jaringan irigasi tergolong baik. Pada partisipasi dalam tahap pengawasan dan penilaian hasil, P3A kurang ikut terlibat dalam inspeksi rutin untuk evaluasi jaringan irigasi dikarenakan terbatasnya kemampuan petani dalam menilai jaringan irigasi. Dalam rangka meningkatkan kapasitas partisipasi P3A dan menjaga keberlanjutan partisipasi petani dalam kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi maka perlu ada dukungan kebijakan untuk mengalokasikan pembiayaan pengelolaan jaringan irigasi tersier yang diberikan kepada P3A yang mempunyai kewenangan pengelolaan irigasi tersier. Hal ini tentu dilaksanakan dengan mekanisme pendekatan yang memberdayakan kapasitas kelembagaan P3A.
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi-Lembaga Adminstrasi Negara - STIA LAN - Makassar
Title: PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA
Description:
Kecamatan Mangkutana dengan penduduk mayoritas petani dan memiliki sawah beririgasi seluas 2.
383 HA, sehingga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebagai penerima manfaat langsung dari layanan irigasi dibutuhkan untuk mengambil bagian dalam pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi yang maksimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi P3A dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Kecamatan Mangkutana.
Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Data primer di peroleh melalui pengamatan langsung dengan wawancara dan observasi.
Selanjutnya data sekunder diperoleh melalui telaah dokumen yang berhubungan dengan penelitian.
Penelitian ini menganalisis tentang partisipasi P3A dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi dimulai dari partisiapsi dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat dan pengawasan.
Hasil penelitian menunjukkan partisipasi P3A dalam tahap perencanaan secara umum sudah baik.
Pada partisipasi dalam tahap pelaksanaan, pada indikator kepatuhan terhadap iuran pelayanan irigasi sangat kurang karena mayoritas P3A tidak pernah lagi mengumpulkan iuran baik berupa uang maupun berupa gabah.
Partisipasi P3A pada tahapan penerimaan dan pemanfaatan hasil kegiatan OP jaringan irigasi tergolong baik.
Pada partisipasi dalam tahap pengawasan dan penilaian hasil, P3A kurang ikut terlibat dalam inspeksi rutin untuk evaluasi jaringan irigasi dikarenakan terbatasnya kemampuan petani dalam menilai jaringan irigasi.
Dalam rangka meningkatkan kapasitas partisipasi P3A dan menjaga keberlanjutan partisipasi petani dalam kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi maka perlu ada dukungan kebijakan untuk mengalokasikan pembiayaan pengelolaan jaringan irigasi tersier yang diberikan kepada P3A yang mempunyai kewenangan pengelolaan irigasi tersier.
Hal ini tentu dilaksanakan dengan mekanisme pendekatan yang memberdayakan kapasitas kelembagaan P3A.

Related Results

Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done ...
Partisipasi Petani dalam Pengelolaan Irigasi di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar
Partisipasi Petani dalam Pengelolaan Irigasi di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar
Abstrak - Saat musim kemarau kebutuhan air bagi tanaman tidak dapat terpenuhi yang menyebabkan area persawahan kering tanpa adanya genangan air, sedangkan pada saat musim penghujan...
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Kajian ekonomi rumahtangga petani meliputi pembahasan tentang rumahtangga petani dari aspek produksi dan konsumsi yang dilakukan secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk men...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemberian irigasi tetes bertingkat yang menggunakan pipa lateral dari pipa Netafim (NTF) 12 mm dan PVC ½”, terhadap media tanah dalam...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Rehabilitasi dan Peningkatan Infrastruktur Jaringan Irigasi Jengkol di Kabupaten Subang
Rehabilitasi dan Peningkatan Infrastruktur Jaringan Irigasi Jengkol di Kabupaten Subang
Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jaringan irigasi dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Pekerjaanini berguna untuk mencukupi an...
Study of Gravitation Pipeline Irrigation Design
Study of Gravitation Pipeline Irrigation Design
Irigasi pipa merupakan salah satu alternatif teknologi aplikasi irigasi yang secara teoritis mempunyai efisiensi lebih tinggi dibanding irigasi dengan saluran terbuka. Dalam penera...

Back to Top