Javascript must be enabled to continue!
Edukasi Standarisasi Mutu melalui Penyuluhan CPPOB dan SOP di Mitra Paguyuban Dawet Ayu Banjarnegara
View through CrossRef
Paguyuban Dawet Ayu Banjarnegara sebagai ikon minuman tradisional daerah masih menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan usaha, seperti keterbatasan pengetahuan mengenai penerapan keamanan pangan melalui CPPOB dan SOP. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing produk melalui penyuluhan penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi tentang keamanan pangan, CPPOB, dan SOP, dilanjutkan dengan pendampingan penyusunan dokumen SOP, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 27,9%, dari 57,3% menjadi 85,2% menandakan bahwa peserta dapat menyerap informasi dengan baik. Peningkatan signifikan terlihat pada pemahaman mengenai aspek keamanan pangan dan tujuan penerapan SOP, serta pentingnya CPPOB dalam menjaga mutu dan keamanan produk. Keberhasilan ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas mitra melalui edukasi dan praktik langsung mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam produksi serta strategi bisnis. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat mendorong Paguyuban Dawet Ayu Banjarnegara untuk menghasilkan produk yang lebih berkualitas, aman, dan berdaya saing, serta mampu mengembangkan strategi pemasaran secara sistematis dan berkelanjutan.
Politeknik Dharma Patria Kebumen
Title: Edukasi Standarisasi Mutu melalui Penyuluhan CPPOB dan SOP di Mitra Paguyuban Dawet Ayu Banjarnegara
Description:
Paguyuban Dawet Ayu Banjarnegara sebagai ikon minuman tradisional daerah masih menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan usaha, seperti keterbatasan pengetahuan mengenai penerapan keamanan pangan melalui CPPOB dan SOP.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing produk melalui penyuluhan penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi tentang keamanan pangan, CPPOB, dan SOP, dilanjutkan dengan pendampingan penyusunan dokumen SOP, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 27,9%, dari 57,3% menjadi 85,2% menandakan bahwa peserta dapat menyerap informasi dengan baik.
Peningkatan signifikan terlihat pada pemahaman mengenai aspek keamanan pangan dan tujuan penerapan SOP, serta pentingnya CPPOB dalam menjaga mutu dan keamanan produk.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas mitra melalui edukasi dan praktik langsung mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam produksi serta strategi bisnis.
Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat mendorong Paguyuban Dawet Ayu Banjarnegara untuk menghasilkan produk yang lebih berkualitas, aman, dan berdaya saing, serta mampu mengembangkan strategi pemasaran secara sistematis dan berkelanjutan.
Related Results
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
Diversifikasi produk rumput laut jenis Eucheuma cottoni menjadi minuman khas daerah berupadawet. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan dawet rumput laut Eucheuma cottoni sertamen...
PELATIHAN PENYUSUNAN CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (CPPOB) PADA TENANT INKUBATOR BISNIS POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
PELATIHAN PENYUSUNAN CARA PRODUKSI PANGAN OLAHAN YANG BAIK (CPPOB) PADA TENANT INKUBATOR BISNIS POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Inkubator bisnis PNL memiliki lebih kurang 30 (tiga puluh) tenant yang akan dibimbing menjadi seorang intherpeunership. Tenant inkubator bisnis PNL terdiri dari para mahasiswa akti...
PKM PENDAMPINGAN STANDARISASI BAHANALAMBAGIGURU DAN SISWA SMK KESEHATAN BALI MEDIKA, DENPASAR
PKM PENDAMPINGAN STANDARISASI BAHANALAMBAGIGURU DAN SISWA SMK KESEHATAN BALI MEDIKA, DENPASAR
Pengetahuan dan keterampilan terkait proses standarisasi bahan alamdi SMKKesehatan Bali Medika kurang diperhatikan karena kurikulumnya lebih banyak memuat matapelajaran produktif k...
Pemberdayaan Masyarakat Dengan Inovasi “Ndawet Kuy” (Dawet Siwalan) Produk UMKM Desa Dalegan Gresik
Pemberdayaan Masyarakat Dengan Inovasi “Ndawet Kuy” (Dawet Siwalan) Produk UMKM Desa Dalegan Gresik
Dawet siwalan merupakan salah satu produk yang ada di pesisir pantai Dalegan Gresi. Dawet siwalan memiliki kendala dalam hal daya tarik pembeli yang masih rendah. Oleh sebab iitu ...
PMP PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PRODUKSI DAN DIVERSIFIKASI PANGAN SEHAT SERTA PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DESA LEMUKIH, KECAMATAN SAWAN
PMP PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PRODUKSI DAN DIVERSIFIKASI PANGAN SEHAT SERTA PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DESA LEMUKIH, KECAMATAN SAWAN
Permasalahan : (1) Pemahaman mitra dalam pencegahan stunting pada anak sejak dini masih kurang, (2) Pengetahuan mitra dalam pencegahan stunting pada anak sejak dini masih kurang, (...
Sosialisasi CPPOB dan SSOP Pada Industri Rumah Tangga Elen Bakes, Denpasar
Sosialisasi CPPOB dan SSOP Pada Industri Rumah Tangga Elen Bakes, Denpasar
Kemanan pangan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian lebih karena menyangkut dengan kesehatan manusia. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih pangan yang...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Pendapatan Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari Terhadap Kemitraan Kehutanan di Desa Napal Putih
Analisis Pendapatan Kelompok Tani Hutan Wana Mitra Lestari Terhadap Kemitraan Kehutanan di Desa Napal Putih
ABSTRACT
The Wana Mitra Lestari Forest Farmer Group is one of the forest farmer groups located in Napal Putih Village, Serai Serumpun District. The forest work area managed by KTH...

