Javascript must be enabled to continue!
EFEKTIFITAS PENEKANAN TITIK MERIDIAN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMAMAUNG KOTA MAKASSAR
View through CrossRef
Tekanan darah adalah tekanan pada dinding arteri. Nilai normal tekanan darah pada dewasa berkisar dari 100/60 sampai 140/90. Tekanan darah normal biasanya berkisar 120/80 mmhg. Penatalaksanaa hipertensi ada 2 yaitu secara farmakologi dan nonfarmakologi. Mengunakan terapi nonfarmakologi dengan teknik Akupresur atau penekanan pada titik meridian tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penekanan titik meridian terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wiayah kerja puskesmas tamammaung kota Makassar. Metode penelitian ini adalah penelitian experimental dengan pendekatan quasi eksperimental dan menggunaka n model nonequivalen control group desingn. Besar sampel pada penelitian ini 30 responden yang mengalami hipertensi. Penelitian ini menggunakan uji statistic yaitu uji T dengan kemaknaan 0,05. Hasil penelitian sebagai berikut : adanya efektifitas antara penekanan titik meridian terhadap penurunan tekanan darah dengan nilai mean 2,57 dan tingkat sig. 0,001 dengan nilai p 0,000 α 0,05. Kesimpulan: Pemberian penekanan pada titik meridian berpengaruh menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja puskesmas tamammaung kota Makassar. Rekomendasi: 1) bagi pelayanan keperawatan di puskesmas penekanan titik meridian perlu di aplikasikan sebagai sarana mengatasi permasalahan hipertensi, 2) informasi ini perlu untuk di publikasikan agar menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, 3) bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan menambahkan variable lain
Title: EFEKTIFITAS PENEKANAN TITIK MERIDIAN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMAMAUNG KOTA MAKASSAR
Description:
Tekanan darah adalah tekanan pada dinding arteri.
Nilai normal tekanan darah pada dewasa berkisar dari 100/60 sampai 140/90.
Tekanan darah normal biasanya berkisar 120/80 mmhg.
Penatalaksanaa hipertensi ada 2 yaitu secara farmakologi dan nonfarmakologi.
Mengunakan terapi nonfarmakologi dengan teknik Akupresur atau penekanan pada titik meridian tubuh.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penekanan titik meridian terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wiayah kerja puskesmas tamammaung kota Makassar.
Metode penelitian ini adalah penelitian experimental dengan pendekatan quasi eksperimental dan menggunaka n model nonequivalen control group desingn.
Besar sampel pada penelitian ini 30 responden yang mengalami hipertensi.
Penelitian ini menggunakan uji statistic yaitu uji T dengan kemaknaan 0,05.
Hasil penelitian sebagai berikut : adanya efektifitas antara penekanan titik meridian terhadap penurunan tekanan darah dengan nilai mean 2,57 dan tingkat sig.
0,001 dengan nilai p 0,000 α 0,05.
Kesimpulan: Pemberian penekanan pada titik meridian berpengaruh menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja puskesmas tamammaung kota Makassar.
Rekomendasi: 1) bagi pelayanan keperawatan di puskesmas penekanan titik meridian perlu di aplikasikan sebagai sarana mengatasi permasalahan hipertensi, 2) informasi ini perlu untuk di publikasikan agar menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, 3) bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan menambahkan variable lain.
Related Results
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
Abstract: Blood pressureand pulse rateis very important in the health sectorin general, and particularly in the field of medicine, since the blood pressure and pulse rateis a facto...
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
Abstract
Prevalensi klien hipertensi di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2017 sebanyak 18.966 kasus dan pada tahun 2018 sebanyak 23.649 kasus. Jumlah kasus baru hipertensi pad...
PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAKTAKAN KOTA SERANG
PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAKTAKAN KOTA SERANG
Hipertensi mempunyai dampak lanjut Penyakit Jantung Koroner (PJK) serta dapat menimbulkan komplikasi penyakit lain yang berbahaya jika dibiarkan tanpa perawatan yang tepat. Penanga...
EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Penyakit hipertensi lebih akrab disebut penyakit darah tinggi. Penyakit arteri yang diakibatkan tekanan darah yang meningkat secara kronis. Penyakit ini tanpa gejala yang dapat men...
Studi Kasus Penerapan Teknik Handgrip Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah
Studi Kasus Penerapan Teknik Handgrip Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah
Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah meningkat melebihi batas normal dengan tekanan sistolik140mmHg dan tekanan darah diastolik 90 mmHg. Salah satu gejala yang dapat ...
EFEKTIVITAS SENAM TERA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA LHOKSEUMAWE
EFEKTIVITAS SENAM TERA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA LHOKSEUMAWE
Lanjut usia merupakan suatu proses kehidupan yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan fungsi tubuh untuk beradaptasi dengan lingkungan. Penurunan kemampuan pada lansia merup...

