Javascript must be enabled to continue!
KAIN TENUN DI INDUSTRI MODE INDONESIA
View through CrossRef
Indonesia, negeri yang diberkati dengan sejuta kekayaan. Mulai dari kekayaan alam hingga kekayaan budaya. Dalam dunia mode, sebenarnya terdapat banyak sekali kekayaan budaya Indonesia yang dapat digunakan, seperti batik dan kain khas Indonesia. Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari dua puluh jenis kain tradisional. Akan tetapi sungguh disayangkan karena kain – kain ini kurang mendapat perhatian masyarakat luas, tidak seperti batik yang sudah populer di kalangan masyarakat. Setiap kain tradisional memiliki kekhasannya sendiri, yang membuatnya berbeda dan unik, salah satu dari diantaranya adalah kain tenun. Kain tenun merupakan kain khas Indonesia yang dibuat dengan cara menggabungkan benang secara memanjang dan melintang, dengan kata lain menyilangnya benang lungsi dan pakan. Tenun juga memiliki banyak varian seperti batik. Meski begitu, sangat disayangkan bahwa kain ini kurang mendapatkan perhatian yang lebih di kalangan masyarakat, sementara kain ini juga memiliki keberagaman yang tak kalah dari batik. Masalah dalam penilitian ini diajukan untuk menganalisa faktor – faktor yang menunjang alasan dari kurangnya apresiasi masyarakat terhadap kain khas Indonesia ini, selain itu juga memberi wawasan mengenai kain tenun yang ada di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor, mengapa kain tenun kurang mendapat apresiasi dari masyarakat Indonesia. Faktor – faktor tersebut adalah pembuatan kain tenun yang relatif lama, variasi motif yang kurang beragam, hingga mulai langkanya kain tenun di pasaran karena minimnya pengrajin tenun. Harapan dari penelitian ini juga dapat membangun kesadaran dan ketertarikan masyarakat terhadap kain tenun.
Title: KAIN TENUN DI INDUSTRI MODE INDONESIA
Description:
Indonesia, negeri yang diberkati dengan sejuta kekayaan.
Mulai dari kekayaan alam hingga kekayaan budaya.
Dalam dunia mode, sebenarnya terdapat banyak sekali kekayaan budaya Indonesia yang dapat digunakan, seperti batik dan kain khas Indonesia.
Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari dua puluh jenis kain tradisional.
Akan tetapi sungguh disayangkan karena kain – kain ini kurang mendapat perhatian masyarakat luas, tidak seperti batik yang sudah populer di kalangan masyarakat.
Setiap kain tradisional memiliki kekhasannya sendiri, yang membuatnya berbeda dan unik, salah satu dari diantaranya adalah kain tenun.
Kain tenun merupakan kain khas Indonesia yang dibuat dengan cara menggabungkan benang secara memanjang dan melintang, dengan kata lain menyilangnya benang lungsi dan pakan.
Tenun juga memiliki banyak varian seperti batik.
Meski begitu, sangat disayangkan bahwa kain ini kurang mendapatkan perhatian yang lebih di kalangan masyarakat, sementara kain ini juga memiliki keberagaman yang tak kalah dari batik.
Masalah dalam penilitian ini diajukan untuk menganalisa faktor – faktor yang menunjang alasan dari kurangnya apresiasi masyarakat terhadap kain khas Indonesia ini, selain itu juga memberi wawasan mengenai kain tenun yang ada di Indonesia.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur.
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor, mengapa kain tenun kurang mendapat apresiasi dari masyarakat Indonesia.
Faktor – faktor tersebut adalah pembuatan kain tenun yang relatif lama, variasi motif yang kurang beragam, hingga mulai langkanya kain tenun di pasaran karena minimnya pengrajin tenun.
Harapan dari penelitian ini juga dapat membangun kesadaran dan ketertarikan masyarakat terhadap kain tenun.
Related Results
KEKHASAN MOTIF TENUN KAMBE-KAMBERA DALAM TENUN TRADISIONAL MUNA
KEKHASAN MOTIF TENUN KAMBE-KAMBERA DALAM TENUN TRADISIONAL MUNA
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis Dan Mendeskripsikan Bentuk-bentuk Motif tenun Kambe-Kambera Dalam Tenun Tradisional Muna, (2) Menganalisis dan Mendeskripsikan makna...
PENCITRAAN BUDAYA POLITIK DALAM MOTIF TENUN SONGKET PALEMBANG ABAD KE-18-19 MASEHI
PENCITRAAN BUDAYA POLITIK DALAM MOTIF TENUN SONGKET PALEMBANG ABAD KE-18-19 MASEHI
Kain tenun songket adalah kain mewah yang aslinya memerlukan sejumlah emas asli untuk dijadikan benang emas, kemudian menjadi kain yang cantik. Kain songket merupakan kain tradisio...
PPPUD DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN TENUN CORAK INSANG DI KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA
PPPUD DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN TENUN CORAK INSANG DI KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA
PPPUD of Product Diversification of Corak Insang Weaving at Kampung Wisata Tenun KhatulistiwaAbstact. Since established on 16th of November 2018 as a woven tourist village area, th...
OTIF KAIN TAIS TIMOR SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN BUSANA PESTA
OTIF KAIN TAIS TIMOR SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN BUSANA PESTA
Kain tenun bagi masyarakat Timor dapat menunjukkan suatu status sosial yang tinggi.Kaum bangsawan Pemilikan biasanya mewariskan kain tenun kepada generasi berikutnya.Kainkain tenun...
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
<p>ABSTRACT<br />Sintang’s Dayak ikat weaving, which is one of the cultural artifacts of Sintang District, West Kalimantan, is used by indigenous peoples (Dayak tribes)...
PELESTARIAN KAIN TENUN KAMPUNG BANDAR DALAM PERSPEKTIF HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DAN BUDAYA
PELESTARIAN KAIN TENUN KAMPUNG BANDAR DALAM PERSPEKTIF HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DAN BUDAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh modernisasi dan penguatan brandings melalui haki terhadap tradisi kain tenun di Kampung Bandar, Pekanbaru, serta dampaknya pa...
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
Motif lubeng merupakan salah satu motif tenun troso yang perlu untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan nyata. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan problema...
ROJA HAMA-HAMA? TINJAUAN LINGUISTIK TRADISI TENUN ENDE DAN PALU'E (Roja Hama-hama? A Linguistic Review of The Ende and Palu'e Weaving Traditions)
ROJA HAMA-HAMA? TINJAUAN LINGUISTIK TRADISI TENUN ENDE DAN PALU'E (Roja Hama-hama? A Linguistic Review of The Ende and Palu'e Weaving Traditions)
The study of loom technology and textile design structure can reveal connections between weaving traditions similarly to how comparative linguistics reveal connections between ling...

