Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KEKHASAN MOTIF TENUN KAMBE-KAMBERA DALAM TENUN TRADISIONAL MUNA

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis Dan Mendeskripsikan Bentuk-bentuk Motif tenun Kambe-Kambera Dalam Tenun Tradisional Muna, (2) Menganalisis dan Mendeskripsikan makna simbolik motif tenun Kambe-Kambera dalam tenun tradisional Muna, (3) Menganalisis dan Mendeskripsikan Nilai-Nilai yang Terkandungdalam Motif tenun Kambe-Kambera dalam Tenun Tradisional Muna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 5 orang. Teknik analisis data menggunakan semiotic Charles Sanders Pierce. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kain tenun kambe-kambera pada masyarakat Muna terinspirasi dari bentuk fauna dengan menggunakan motif dasaryaitu motif alami dan motif dekoratif. Bentuk-Bentuk Motif tenun Kambe-Kambera dalam tenun tradisional Muna sarung bhotu,Samasili, Mango-manggopa, Lejha, Bhia-bhia. Makna Simbolik Motif Tenun Kambe-kambera dalam tenun tradisional Muna Sarung bhotu : (symbol 8 berpasangan) Sarung samasili : (symbol 8 berpasangan ), sarung Manggo-manggopa (symbol 6 berpasangan,Sarung lejha : (symbolnya 4 berpasangan), Sarung bhia-bhia : ( simbolnya 6 berpasangan ). Nilai-nilai pada kain tenun kambe-kambera , Nilai religious, Nilai Pendidikan antara lain tanggung jawab, kepedulian social dan kerja keras. Nilai budaya, Nilai Ekonomi, Nilai Estetika.
Title: KEKHASAN MOTIF TENUN KAMBE-KAMBERA DALAM TENUN TRADISIONAL MUNA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis Dan Mendeskripsikan Bentuk-bentuk Motif tenun Kambe-Kambera Dalam Tenun Tradisional Muna, (2) Menganalisis dan Mendeskripsikan makna simbolik motif tenun Kambe-Kambera dalam tenun tradisional Muna, (3) Menganalisis dan Mendeskripsikan Nilai-Nilai yang Terkandungdalam Motif tenun Kambe-Kambera dalam Tenun Tradisional Muna.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.
Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.
Informan penelitian berjumlah 5 orang.
Teknik analisis data menggunakan semiotic Charles Sanders Pierce.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kain tenun kambe-kambera pada masyarakat Muna terinspirasi dari bentuk fauna dengan menggunakan motif dasaryaitu motif alami dan motif dekoratif.
Bentuk-Bentuk Motif tenun Kambe-Kambera dalam tenun tradisional Muna sarung bhotu,Samasili, Mango-manggopa, Lejha, Bhia-bhia.
Makna Simbolik Motif Tenun Kambe-kambera dalam tenun tradisional Muna Sarung bhotu : (symbol 8 berpasangan) Sarung samasili : (symbol 8 berpasangan ), sarung Manggo-manggopa (symbol 6 berpasangan,Sarung lejha : (symbolnya 4 berpasangan), Sarung bhia-bhia : ( simbolnya 6 berpasangan ).
Nilai-nilai pada kain tenun kambe-kambera , Nilai religious, Nilai Pendidikan antara lain tanggung jawab, kepedulian social dan kerja keras.
Nilai budaya, Nilai Ekonomi, Nilai Estetika.

Related Results

STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
Each batik product in various regions has its own characteristics with different sources of inspiration. Such as kajang padati batik from West Sumatra which has its own characteris...
ADAT PERKAWINAN ORANG MUNA DI KELURAHAN LAIMPI KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA TAHUN 1995-2016
ADAT PERKAWINAN ORANG MUNA DI KELURAHAN LAIMPI KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA TAHUN 1995-2016
ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk-Bentuk Adat Perkawinan Orang Muna di Kelurahan Laimpi Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna. dan, (2) Proses ...
Makna Motif dan Sejarah Tenun Siak
Makna Motif dan Sejarah Tenun Siak
Tenun Siak pertama kali dikenalkan di kerajaan Siak oleh Wan Binti Karim seorang pengrajin dari kerajaan Trengganu Malaysia atas utasan Sultan Sayid Ali. Dari sinilah awal mula ten...
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
STUDI GEOLOGIKARST SEBAGAI KAWASAN LINDUNG GEOLOGI DI KABUPATEN MUNA DAN KABUPATEN MUNA BARAT
ABSTRAKStudi Geologi Karst Sebagai Kawasan Lindung Geologi Di Kabupaten Muna Dan Kabupaten Muna Barat (Dibimbing oleh Muh Tufaila Hemon, sebagai Pembimbing I dan La Ode Ngkoimani, ...
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
Motif lubeng merupakan salah satu motif tenun troso yang perlu untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan nyata. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan problema...
TENUN GRINGSINGTEKNIK PRODUKSI, MOTIF DAN MAKNA SIMBOLIK
TENUN GRINGSINGTEKNIK PRODUKSI, MOTIF DAN MAKNA SIMBOLIK
Latar belakang dari penelitian ini adalah bahwa Desa Tenganan Pagringsingan Karangasem Bali penghasil Tenun Ikat terbaik di Indonesia. Salah satu Tenun Ikat tersebut adalah Tenun G...
AKULTURASI MATERIAL TENUN SABU SERAT TENCEL
AKULTURASI MATERIAL TENUN SABU SERAT TENCEL
Akulturasi Material Tenun Sabu Serat Tencel. Tenun Sabu tradisional berbahan dasar benang kapas berisfat tebal dan kaku. Pengolahan bahan dasar kain tenun dapat menambahkan nilai e...

Back to Top