Javascript must be enabled to continue!
GENDER DALAM EKONOMI KREATIF TENUN DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
View through CrossRef
Bab ini menjabarkan pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dapat terus dikembangkan sebagai tulang punggung ekonomi kreatif. Perempuan Desa Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat mayoritas bekerja di bidang ekonomi kreatif sebagai pengrajin tenun/penenun. Dalam rangkamemasyarakatkan kain tenun dalam ekonomi kreatif dalam dan luar negeri, pemerintah pusat dan pemerintah daerah mementingkan pembangunan ekonomi kreatif kain tenun, salah satunya di lingkungan Kabupaten Lombok Timur, NTB, selain upaya industrialisasi. Namun demikian, industrialisasi kain tenun harus dibarengi dengan rencana kebijakan lintas sektor yang terintegrasi dan ramah perempuan, sehingga industrialisasi kain tenun tidak menambah beban perempuan. Oleh karena itu, kebijakan pengembanganekonomi kreatif tenun yang berperspektif gender merupakan salah satu kunci pengembanganekonomi kreatif berbasis budaya ini. Pembahasan meliputi identitas ekonomi kreatif tenun dan juga analisis berbasis gender Moser Gender Planning Framework (MGP) terhadap kasus-kasus yang terjadi di Kabupaten Lombok Timur.
Title: GENDER DALAM EKONOMI KREATIF TENUN DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Description:
Bab ini menjabarkan pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dapat terus dikembangkan sebagai tulang punggung ekonomi kreatif.
Perempuan Desa Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat mayoritas bekerja di bidang ekonomi kreatif sebagai pengrajin tenun/penenun.
Dalam rangkamemasyarakatkan kain tenun dalam ekonomi kreatif dalam dan luar negeri, pemerintah pusat dan pemerintah daerah mementingkan pembangunan ekonomi kreatif kain tenun, salah satunya di lingkungan Kabupaten Lombok Timur, NTB, selain upaya industrialisasi.
Namun demikian, industrialisasi kain tenun harus dibarengi dengan rencana kebijakan lintas sektor yang terintegrasi dan ramah perempuan, sehingga industrialisasi kain tenun tidak menambah beban perempuan.
Oleh karena itu, kebijakan pengembanganekonomi kreatif tenun yang berperspektif gender merupakan salah satu kunci pengembanganekonomi kreatif berbasis budaya ini.
Pembahasan meliputi identitas ekonomi kreatif tenun dan juga analisis berbasis gender Moser Gender Planning Framework (MGP) terhadap kasus-kasus yang terjadi di Kabupaten Lombok Timur.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KEKHASAN MOTIF TENUN KAMBE-KAMBERA DALAM TENUN TRADISIONAL MUNA
KEKHASAN MOTIF TENUN KAMBE-KAMBERA DALAM TENUN TRADISIONAL MUNA
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis Dan Mendeskripsikan Bentuk-bentuk Motif tenun Kambe-Kambera Dalam Tenun Tradisional Muna, (2) Menganalisis dan Mendeskripsikan makna...
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Strategi Pengembangan Wisata Halal di Pulau Lombok
Abstract. One Thesis Title : Development of Halal Tourism Strategy on Lombok Island Lombok Island is one of the islands in West Nusa Tenggara Province which has a variety of superi...
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
<p>ABSTRACT<br />Sintang’s Dayak ikat weaving, which is one of the cultural artifacts of Sintang District, West Kalimantan, is used by indigenous peoples (Dayak tribes)...
INDEKS PEMBANGUNAN/PERTUMBUHAN EKONOMI INKLUSIF DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI NUSA TENGGARA BARAT
INDEKS PEMBANGUNAN/PERTUMBUHAN EKONOMI INKLUSIF DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI NUSA TENGGARA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk melihat indeks pembangunan/pertumbuhan ekonomi Inklusif provinsi Nusa Tenggara Barat selama tahun 2013-2020 dikaitkan dengan Indeks Pembangunan Manus...
KETIMPANGAN SPASIAL DAN SEKTOR UNGGULAN DALAM ARUS EKONOMI DIGITAL DAN EKONOMI HIJAU: STUDI KASUS DELAPAN PROVINSI DI INDONESIA
KETIMPANGAN SPASIAL DAN SEKTOR UNGGULAN DALAM ARUS EKONOMI DIGITAL DAN EKONOMI HIJAU: STUDI KASUS DELAPAN PROVINSI DI INDONESIA
Transformasi digital dan transisi hijau semakin menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional tetapi penyebaran manfaatnya belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Dengan mempertimb...
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
KARAKTERISTIK DAN PROBLEMATIK PERLINDUNGAN MOTIF LUBENG TENUN TROSO
Motif lubeng merupakan salah satu motif tenun troso yang perlu untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan nyata. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan problema...
PPPUD DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN TENUN CORAK INSANG DI KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA
PPPUD DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN TENUN CORAK INSANG DI KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA
PPPUD of Product Diversification of Corak Insang Weaving at Kampung Wisata Tenun KhatulistiwaAbstact. Since established on 16th of November 2018 as a woven tourist village area, th...

