Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH SPINDLE SPEED DAN FEED RATE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN AL 6061

View through CrossRef
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi dengan sangat cepat, sehingga menjadi lebih kontemporer dan kompleks. Akhirnya, kita membutuhkan mesin yang mampu memproduksi barang dengan kualitas setinggi mungkin. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah pemanfaatan mesin CNC (Computer Numerically Controlled).Mesin yang dikontrol secara numerik komputer ini memiliki tingkat ketelitian dan ketelitian dimensi yang tinggi, serta waktu produksi yang lebih cepat, lebih efisien, dan tingkat produktivitas keseluruhan yang tinggi. Penelitian ini dilakukan pada benda kerja jenis Alumunium 6061 dan variasi spindle dan feeding yang dilakukan di Mesin Milling Richon Tipe XK-7132A untuk mengetahui hasil kekasaran permukaan yang dihasilkan. Spindle speed yang diberikan dengan variasi 3500 Rpm; 4000 Rpm; dan 4500 Rpm dan feed rate yang digunakan ialah dengan variasi kecepatan 200 mm/min dan 300 mm/min serta. Pengujian pada setiap specimen menggunakan alat Surface roughness Tester dan dilakukan pada seluruh specimen, penelitian ini menggunakan proses eksperimen dengan pemaparan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu tingkat kekasaran permukaan tertinggi ter pada variasi spindle speed 3500 Rpm menggunakan feed rate 300 mm/min yang menghasilkan Ra sebesar 0,86 µm. Sedangkan hasil kekasaran terendah didapat pada variasi spindle speed 4500 Rpm  dan feed rate 300 mm/min  dengan nilai kekasaran yang dihasilkan 0,37 µm. Diketahui bahwa pada spindle speed 4500 Rpm akan menghasilkan kekasaran terendah pada feed rate 200 mm/min . Namun pada penggunaan spindle speed  4500 Rpm akan didapat kekasaran terbaik pada feed rate terbesar yaitu 300 mm/min. Sehingga disimpulkan bahwa terjadi pengaruh pada setiap penggunaan variasi spindle speed dan feed rate terhadap hasil kekasaran permukaan.
Title: PENGARUH SPINDLE SPEED DAN FEED RATE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN AL 6061
Description:
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi dengan sangat cepat, sehingga menjadi lebih kontemporer dan kompleks.
Akhirnya, kita membutuhkan mesin yang mampu memproduksi barang dengan kualitas setinggi mungkin.
Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah pemanfaatan mesin CNC (Computer Numerically Controlled).
Mesin yang dikontrol secara numerik komputer ini memiliki tingkat ketelitian dan ketelitian dimensi yang tinggi, serta waktu produksi yang lebih cepat, lebih efisien, dan tingkat produktivitas keseluruhan yang tinggi.
Penelitian ini dilakukan pada benda kerja jenis Alumunium 6061 dan variasi spindle dan feeding yang dilakukan di Mesin Milling Richon Tipe XK-7132A untuk mengetahui hasil kekasaran permukaan yang dihasilkan.
Spindle speed yang diberikan dengan variasi 3500 Rpm; 4000 Rpm; dan 4500 Rpm dan feed rate yang digunakan ialah dengan variasi kecepatan 200 mm/min dan 300 mm/min serta.
Pengujian pada setiap specimen menggunakan alat Surface roughness Tester dan dilakukan pada seluruh specimen, penelitian ini menggunakan proses eksperimen dengan pemaparan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif.
Hasil dari penelitian ini yaitu tingkat kekasaran permukaan tertinggi ter pada variasi spindle speed 3500 Rpm menggunakan feed rate 300 mm/min yang menghasilkan Ra sebesar 0,86 µm.
Sedangkan hasil kekasaran terendah didapat pada variasi spindle speed 4500 Rpm  dan feed rate 300 mm/min  dengan nilai kekasaran yang dihasilkan 0,37 µm.
Diketahui bahwa pada spindle speed 4500 Rpm akan menghasilkan kekasaran terendah pada feed rate 200 mm/min .
Namun pada penggunaan spindle speed  4500 Rpm akan didapat kekasaran terbaik pada feed rate terbesar yaitu 300 mm/min.
Sehingga disimpulkan bahwa terjadi pengaruh pada setiap penggunaan variasi spindle speed dan feed rate terhadap hasil kekasaran permukaan.

Related Results

VARIASI FEEDING DAN PUTARAN SPINDLE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL S40C PADA PROSES SURFACE TURNING
VARIASI FEEDING DAN PUTARAN SPINDLE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL S40C PADA PROSES SURFACE TURNING
Pada proses pembubutan membutuhkan nilai kekasaran permukaan dan nilai kepresisian yang standar untuk mengevaluasi hasil produksi. Nilai kekasaran permukaan yang tinggi dapat mempe...
Pengaruh Jenis Pahat Terhadap Nilai Kekasaran Permukaan Material Baja Carbon S45C
Pengaruh Jenis Pahat Terhadap Nilai Kekasaran Permukaan Material Baja Carbon S45C
Pada proses pembubutan, hasil permukaan suatu benda kerja dapat mempengaruhi tingkat kualitas visual suatu benda kerja. Parameter pemotongan mesin CNC meliputi kecepatan pemakanan,...
PENGARUH VARIASI KEDALAMAN PEMOTONGAN DAN KECEPATAN PEMOTONGAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN ALUMINIUM 7075
PENGARUH VARIASI KEDALAMAN PEMOTONGAN DAN KECEPATAN PEMOTONGAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN ALUMINIUM 7075
Riset ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh variasi kedalaman pemotongan serta kecepatan pemotongan atas nilai kekasaran permukaan aluminium 7075. kesimpulan kecepatan pemotongan...
Evaluasi Kekasaran Permukaan Semen Ionomer Kaca pada Perendaman Susu UHT dan Susu Kedelai
Evaluasi Kekasaran Permukaan Semen Ionomer Kaca pada Perendaman Susu UHT dan Susu Kedelai
Abstract: Glass ionomer cement (GIC) is a restorative material used in child dental care with anti-cariogenic properties and fluoride release. However, this GIC has some disadvanta...
Evaluasi Kekasaran Permukaan Semen Ionomer Kaca pada Perendaman Susu UHT dan Susu Kedelai
Evaluasi Kekasaran Permukaan Semen Ionomer Kaca pada Perendaman Susu UHT dan Susu Kedelai
Abstract: Glass ionomer cement (GIC) is a restorative material used in child dental care with anti-cariogenic properties and fluoride release. However, this GIC has some disadvanta...
PENGARUH JENIS PENDINGIN DAN KECEPATAN PUTAR PADA PROSES BUBUT MANUAL TERHADAP NILAI KEKASARAN PERMUKAAN MENGGUNAKAN MATERIAL ST 37
PENGARUH JENIS PENDINGIN DAN KECEPATAN PUTAR PADA PROSES BUBUT MANUAL TERHADAP NILAI KEKASARAN PERMUKAAN MENGGUNAKAN MATERIAL ST 37
Indikator proses pembubutan mempengaruhi tingkat kekasaran permukaan spesimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh jenis media pendingin dan kecepatan putar terhada...

Back to Top