Javascript must be enabled to continue!
PENGOLAHAN LIMBAH Cr(VI) DAN FENOL DENGAN FOTOKATALIS SERBUK TiO2 DAN CuO/TiO2
View through CrossRef
Studi tentang pengolahan limbah Cr(VI) dan fenol secara fotokatalisis telah dilakukan dengan fotokatalis TiO2 dan CuO/TiO2. Katalis CuO/TiO2 dipreparasi dengan cara impregnasi terhadap TiO2 Degussa P25 menggunakan larutan garam tembaga yang berasal dari berbagai jenis prekursor. Komposisi Cu dalam katalis divariaskani dari 0,2% hingga 5%. Fotokatalis tersebut kemudian dikarakterisasi DRS (Diffuse Reflectance Spectroscopy) dan XRD (X-Ray Diffraction). Aktivitas fotokatalis diuji dengan menggunakan sistem reaktor slurry yang bekerja secara batch dan dilengkapi dengan 6 lampu UV black light selama 5 jam, kemudian hasilnya dianalisis dengan UV-VIS Spectrophotometer. Hasil karakterisasi DRS menunjukan bahwa penambahan CuO dari 1% hingga 5% ke dalam TiO2 dapat meningkatkan pita absorbansi katalis dari 398 hingga 413 nm dan menurunkan band gap dari 3,2 hingga 2,58 eV. Hasil karakterisasi XRD menunjukan adanya struktur kristal anatase dan rutil dalam katalis TiO2 dan CuO/TiO2, sementara struktur kristal CuO muncul pada katalis CuO/TiO2 yang dipreparasi dengan prekursor Cu-Asetat dan Cu-Nitrat. Fotokatalis 0,2% CuO/TiO2 dari prekursor Cu-Asetat memiliki aktivitas optimal yang mereduksi Cr(VI) 99,67% dan mendegradasi fenol 97,16%. Sementara jika kedua limbah tersebut diolah secara simultan, katalis TiO2 Degussa P25 memiliki aktivitas yang paling tinggi dengan meningkatkan konversi reduksi Cr(VI) menjadi 100% dan menurunkan konversi degradasi fenol menjadi 93,81% dengan waktu reaksi 5 jam.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: PENGOLAHAN LIMBAH Cr(VI) DAN FENOL DENGAN FOTOKATALIS SERBUK TiO2 DAN CuO/TiO2
Description:
Studi tentang pengolahan limbah Cr(VI) dan fenol secara fotokatalisis telah dilakukan dengan fotokatalis TiO2 dan CuO/TiO2.
Katalis CuO/TiO2 dipreparasi dengan cara impregnasi terhadap TiO2 Degussa P25 menggunakan larutan garam tembaga yang berasal dari berbagai jenis prekursor.
Komposisi Cu dalam katalis divariaskani dari 0,2% hingga 5%.
Fotokatalis tersebut kemudian dikarakterisasi DRS (Diffuse Reflectance Spectroscopy) dan XRD (X-Ray Diffraction).
Aktivitas fotokatalis diuji dengan menggunakan sistem reaktor slurry yang bekerja secara batch dan dilengkapi dengan 6 lampu UV black light selama 5 jam, kemudian hasilnya dianalisis dengan UV-VIS Spectrophotometer.
Hasil karakterisasi DRS menunjukan bahwa penambahan CuO dari 1% hingga 5% ke dalam TiO2 dapat meningkatkan pita absorbansi katalis dari 398 hingga 413 nm dan menurunkan band gap dari 3,2 hingga 2,58 eV.
Hasil karakterisasi XRD menunjukan adanya struktur kristal anatase dan rutil dalam katalis TiO2 dan CuO/TiO2, sementara struktur kristal CuO muncul pada katalis CuO/TiO2 yang dipreparasi dengan prekursor Cu-Asetat dan Cu-Nitrat.
Fotokatalis 0,2% CuO/TiO2 dari prekursor Cu-Asetat memiliki aktivitas optimal yang mereduksi Cr(VI) 99,67% dan mendegradasi fenol 97,16%.
Sementara jika kedua limbah tersebut diolah secara simultan, katalis TiO2 Degussa P25 memiliki aktivitas yang paling tinggi dengan meningkatkan konversi reduksi Cr(VI) menjadi 100% dan menurunkan konversi degradasi fenol menjadi 93,81% dengan waktu reaksi 5 jam.
Related Results
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...
Adsorpsi Fenol dengan TiO2/zeolit artificial Berbahan Dasar Sekam Padi dan Limbah Kertas
Adsorpsi Fenol dengan TiO2/zeolit artificial Berbahan Dasar Sekam Padi dan Limbah Kertas
Industri menghasilkan limbah cair fenol yang mencemari lingkungan. Fenol merupakan senyawa organik berbahaya yang memiliki sifat toksisitas tinggi sehingga mengganggu ekosistem aku...
Degradasi Fenol Dalam Limbah Cair Secara Fotooksidasi
Degradasi Fenol Dalam Limbah Cair Secara Fotooksidasi
Pengolahan limbah cair telah dikembangkan dengan suatu teknologi yang disebut dengan Advance Oxidation Processes (AOPs). Dalam proses ini digunakan radikal hidroksil (●OH) sebagai ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH FORMULA DAN PERBANDINGAN BUMBU SERBUK DENGAN SANTAN SERBUK TERHADAP KARAKTERISTIK BUMBU GULAI SERBUK DENGAN METODE FOAM-MAT DRYING
PENGARUH FORMULA DAN PERBANDINGAN BUMBU SERBUK DENGAN SANTAN SERBUK TERHADAP KARAKTERISTIK BUMBU GULAI SERBUK DENGAN METODE FOAM-MAT DRYING
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari formula dan perbandingan bumbu serbuk dengan santan serbuk dalam pembuatan bumbu gulai serbuk dengan menggunakan metode foam-mat...
SINTESIS DAN KARAKTERISASI FOTOKATALIS TiO2 MONTMORILONIT TERPILAR ALUMINA
SINTESIS DAN KARAKTERISASI FOTOKATALIS TiO2 MONTMORILONIT TERPILAR ALUMINA
Abstrak. Dispersi TiO2 ke dalam montmorilonit terpilar alumina (PILM) telah sukses dilakukan. Fotokatalis dibuat dengan menginterkalasikan Al13 ke dalam montmorilonit alam kemudian...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
Immobilisasi ?-Fe2o3/Bentonit Sebagai Fotokatalis Pada Fotodegradasi Zat Warna Methylene Blue
Immobilisasi ?-Fe2o3/Bentonit Sebagai Fotokatalis Pada Fotodegradasi Zat Warna Methylene Blue
Perkembangan industri tekstil di Indonesia memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, terutama dari limbah cair yang mengandung zat warna berbahaya seperti Methylene Blue (MB)....

