Javascript must be enabled to continue!
Degradasi Fenol Dalam Limbah Cair Secara Fotooksidasi
View through CrossRef
Pengolahan limbah cair telah dikembangkan dengan suatu teknologi yang disebut dengan Advance Oxidation Processes (AOPs). Dalam proses ini digunakan radikal hidroksil (●OH) sebagai pengoksidnya. Radikal hidroksil ini memiliki kemampuan oksidasi yang besar yaitu 2,8 V. Dalam penelitian ini dilakukan degradasi polutan fenol dengan membandingkan dua proses yaitu oksidasi dengan dan tanpa fotofenton, dan fotooksidasi dengan ozon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan persentase penurunan konsentrasi fenol akibat oksidasi dan fotooksidasi. Sampel larutan fenol dioksidasi dengan reagen Fenton yaitu campuran oksidator H2O2 dan FeSO4 kemudian diradiasi dengan UV. Ozonisasi dilakukan dengan cara sampel larutan fenol dialiri ozon. Hasil dari penelitian ini adalah radiasi UV saja tanpa tambahan oksidator-kimia hanya mampu menurunkan kadar fenol hingga 20,34 % pada menit ke 50. Sedangkan jika menggunakan oksidator H2O2 dan radiasi UV, persentase penurunan konsentrasi fenol mencapai hingga 60,59 %. Pada proses oksidasi menggunakan reagen Fenton yang tanpa radiasi UV dan reagen Fenton yang dengan radiasi UV (Fotofenton) masing-masing dapat mendegradasi fenol hingga persentase penurunan konsentrasinya 74,26 % dan 79,99 %. Sedangkan pada proses ozonisasi fenol, tanpa dan dengan radiasi UV masing-masing dapat mendegradasi fenol hingga persentase penurunan konsentrasi fenolnya mencapai 88,61 % dan 92,48 %. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa radiasi UV sangat berpengaruh positif dalam mendegradasi fenol dalam limbah cair secara oksidasi.
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Title: Degradasi Fenol Dalam Limbah Cair Secara Fotooksidasi
Description:
Pengolahan limbah cair telah dikembangkan dengan suatu teknologi yang disebut dengan Advance Oxidation Processes (AOPs).
Dalam proses ini digunakan radikal hidroksil (●OH) sebagai pengoksidnya.
Radikal hidroksil ini memiliki kemampuan oksidasi yang besar yaitu 2,8 V.
Dalam penelitian ini dilakukan degradasi polutan fenol dengan membandingkan dua proses yaitu oksidasi dengan dan tanpa fotofenton, dan fotooksidasi dengan ozon.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan persentase penurunan konsentrasi fenol akibat oksidasi dan fotooksidasi.
Sampel larutan fenol dioksidasi dengan reagen Fenton yaitu campuran oksidator H2O2 dan FeSO4 kemudian diradiasi dengan UV.
Ozonisasi dilakukan dengan cara sampel larutan fenol dialiri ozon.
Hasil dari penelitian ini adalah radiasi UV saja tanpa tambahan oksidator-kimia hanya mampu menurunkan kadar fenol hingga 20,34 % pada menit ke 50.
Sedangkan jika menggunakan oksidator H2O2 dan radiasi UV, persentase penurunan konsentrasi fenol mencapai hingga 60,59 %.
Pada proses oksidasi menggunakan reagen Fenton yang tanpa radiasi UV dan reagen Fenton yang dengan radiasi UV (Fotofenton) masing-masing dapat mendegradasi fenol hingga persentase penurunan konsentrasinya 74,26 % dan 79,99 %.
Sedangkan pada proses ozonisasi fenol, tanpa dan dengan radiasi UV masing-masing dapat mendegradasi fenol hingga persentase penurunan konsentrasi fenolnya mencapai 88,61 % dan 92,48 %.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa radiasi UV sangat berpengaruh positif dalam mendegradasi fenol dalam limbah cair secara oksidasi.
Related Results
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...
NILAI TAMBAH LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR
NILAI TAMBAH LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah limbah cair industri tahu yang diolah menjadi pupuk cair organik secara ekonomis. Limbah cair industri tahu menjadi sumber ...
PENERAPAN METODE ECOTECH GARDEN PADA PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA TORAJA HOME LAND-TORAJA UTARA
PENERAPAN METODE ECOTECH GARDEN PADA PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA TORAJA HOME LAND-TORAJA UTARA
Limbah rumah tangga merupakan limbah yang berasal dari berbagai aktivitas manusia.Meningkatnya aktivitas manusia dalam rumah tangga mengakibatkan banyaknya sumber limbah cair.Sumbe...
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Cair Produksi Tempe di Kampung Tempe Kota Tangerang
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Cair Produksi Tempe di Kampung Tempe Kota Tangerang
<p><em>Perkembangan industri tempe di Kota Tangerang didukung oleh salah satu sentra industri tempe yaitu Kampung Tempe, Koang Jaya, Karawaci, Tangerang, Banten. Indust...
EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DI RUMAH “X”
EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DI RUMAH “X”
Rumah sakit dapat memiliki dampak negatif berupa pencemaran dari suatu proses kegiatan, yaituberupa limbah yang dihasilkan bila tidak dikelola dengan baik. Limbah cair Rumah Sakit ...
PENURUNAN KADAR COD PADA LIMBAH CAIR CINCAU DENGAN METODE KARBON AKTIF DAN AERASI
PENURUNAN KADAR COD PADA LIMBAH CAIR CINCAU DENGAN METODE KARBON AKTIF DAN AERASI
Industri pangan merupakan salah satu industri yang berkembang pesat di Indonesia. Perkembangan industri haruslah diiringi dengan pengelolaan limbah yang baik agar tidak menimbulkan...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
ANALISIS DISINFEKTAN FENOL SECARA SIKLIK VOLTAMMETRI
ANALISIS DISINFEKTAN FENOL SECARA SIKLIK VOLTAMMETRI
ANALISIS DISINFEKTAN FENOL SECARA SIKLIK VOLTAMMETRI Pirim Setiarso*, Nita Kusumawati, Lenny Yuanita, Tukiran, Samik Jurusan Kimia FMIPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan ...

