Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Representasi Watak Manusia Pada 10 Wajah Tokoh Rahwana

View through CrossRef
Abstrak: Wayang merupakan salah satu warisan turun temurun yang sudah ada sejak zaman dulu. Ismunandar dalam buku Wayang Golek Sunda mengemukakan bahwa perkataan wayang berasal dari Jawa krama ngoko (Bahasa jawa halus dan kasar) yang berarti perwajahan yang terdiri dari barang dan lain sebagainya, yang terkena cahaya (penerangan). Seiring dengan perkembangannya pertunjukan wayang juga mengalami perkembangan. Sendratari Ramayana adalah salah satu contoh pengembangan dari pertunjukan wayang dimana wayang yang sebelumnya berbentuk benda mati berubah menjadi wayang yang dilakonkan oleh manusia. ditinjau dari pengertiannya, sendratari adalah bentuk pementasan drama atau teater yang menggunakan unsur gerak ritmis dan bunyi (musik) sebagai unsur yang banyak mengambil peran. Pada epos Ramayana, terdapat beberapa tokoh sentral diantaranya adalah Rama, Shinta, dan Rahwana. Epos Ramayana sendiri sebenarnya menceritakan tentang kisah percintaan antara Rama, Shinta, dan Rahwana. Rahwana sendiri digambarkan mempunyai 10 wajah  yang dimana setiap wajah tersebut merupakan gambaran dari sifat-sifatnya. Ditinjau dari asal usul wayang yang menceritakan dan menggambarkan manusia maka bisa dikatakan bahwa  10 wajah  Rahwana tersebut merupakan representasi dari sifat-sifat yang ada pada manusia.
Title: Representasi Watak Manusia Pada 10 Wajah Tokoh Rahwana
Description:
Abstrak: Wayang merupakan salah satu warisan turun temurun yang sudah ada sejak zaman dulu.
Ismunandar dalam buku Wayang Golek Sunda mengemukakan bahwa perkataan wayang berasal dari Jawa krama ngoko (Bahasa jawa halus dan kasar) yang berarti perwajahan yang terdiri dari barang dan lain sebagainya, yang terkena cahaya (penerangan).
Seiring dengan perkembangannya pertunjukan wayang juga mengalami perkembangan.
Sendratari Ramayana adalah salah satu contoh pengembangan dari pertunjukan wayang dimana wayang yang sebelumnya berbentuk benda mati berubah menjadi wayang yang dilakonkan oleh manusia.
ditinjau dari pengertiannya, sendratari adalah bentuk pementasan drama atau teater yang menggunakan unsur gerak ritmis dan bunyi (musik) sebagai unsur yang banyak mengambil peran.
Pada epos Ramayana, terdapat beberapa tokoh sentral diantaranya adalah Rama, Shinta, dan Rahwana.
Epos Ramayana sendiri sebenarnya menceritakan tentang kisah percintaan antara Rama, Shinta, dan Rahwana.
Rahwana sendiri digambarkan mempunyai 10 wajah  yang dimana setiap wajah tersebut merupakan gambaran dari sifat-sifatnya.
Ditinjau dari asal usul wayang yang menceritakan dan menggambarkan manusia maka bisa dikatakan bahwa  10 wajah  Rahwana tersebut merupakan representasi dari sifat-sifat yang ada pada manusia.

Related Results

Wilhelm Dhilthey's Hermeneutic Analysis on Rahwana's the Voice of the Heart
Wilhelm Dhilthey's Hermeneutic Analysis on Rahwana's the Voice of the Heart
In this study, he studied a poem by Djoko Saryono entitled Rahwana's the Voice of the Heart. Researchers reviewed by analyzing the lyrics and background of the author and the creat...
DETEKSI WAJAH MENGGUNAKAN ALGORITMA VIOLA JONES BERBASIS ANDROID
DETEKSI WAJAH MENGGUNAKAN ALGORITMA VIOLA JONES BERBASIS ANDROID
ABSTRAK Wajah menjadi sumber teknologi biometrik yang menjadi ciri khas bagian tubuh yang melekat pada seseorang, dimana seringkali menjadi objek penelitian dibidang pengolah...
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
Abstract : Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana karakter tokoh dalam novel “Sogi karya Faika Burhan?”Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Sog...
CITRA TOKOH PEREMPUAN LAKON “SINTA BOYONG” SEBAGAI REPRESENTASI PEREMPUAN JAWA MASA KINI (WAYANG ORANG SRIWEDARI SURAKARTA)
CITRA TOKOH PEREMPUAN LAKON “SINTA BOYONG” SEBAGAI REPRESENTASI PEREMPUAN JAWA MASA KINI (WAYANG ORANG SRIWEDARI SURAKARTA)
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengungkapan citra tokoh perempuan pewayangan karakter Dewi Sinta dan representasi karakter Dewi Sinta dengen perempuan Jawa mas...
TOKOH PEREMPUAN DALAM CERPEN KUCING MATI KARYA AGUS FAHRI HUSEIN
TOKOH PEREMPUAN DALAM CERPEN KUCING MATI KARYA AGUS FAHRI HUSEIN
ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah tentang tokoh perempuan dan watak tokoh perempuan dalam cerita pendek berjudul “Kucing Mati” karya Agus Fahri Husein yang dimuat dala...
Konflik Diri dan Citra Wanita dalam Teks Sulalatus Salatin @ Sejarah Melayu
Konflik Diri dan Citra Wanita dalam Teks Sulalatus Salatin @ Sejarah Melayu
Salah satu daripada teks magnum opus Melayu iaitu Sejarah Melayu atau Sulalatus Salatin merupakan sebuah karya historiografi Melayu. Sulalatus Salatin bukan sahaja merakam susur ga...
Character Characters in the Novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno
Character Characters in the Novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno
Karya satra imajinasi karena hasil dari angan-angan dari seorang pengarang. Pengarang menggambarkan gambaran kehidupan seseorang melalui noevl. Penelitian ini berjudul “Watak Tokoh...
Sistem Pengenalan Wajah Menggunakan Neuro-Wavelet
Sistem Pengenalan Wajah Menggunakan Neuro-Wavelet
Sistem pengenalan wajah dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang, misalnya bidang kedokteran, sistem keamanan, perkantoran, pertokoan, absensi dan lain sebagainya. Sistem pengenal...

Back to Top