Javascript must be enabled to continue!
Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Polya Ditinjau Dari Gaya Kognitif
View through CrossRef
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Empu Tantular Semarang. Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil tes MFFT yang dikerjakan oleh 24 peserta didik kelas VIII A, kemudian dipilih subjek dengan gaya kognitif impulsif dan satu subjek dengan gaya kognitif reflektif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Subjek dengan gaya kognitif impulsif belum mampu memenuhi semua indikator pemecahan masalah pada langkah polya dengan sempurna, dari tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan membuat kesimpulan/melakukan evaluasi 2) Subjek dengan gaya kognitif reflektif mampu memenuhi semua indikator pemecahan masalah dari tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan membuat kesimpulan/melakukan evaluasi 3) Subjek dengan gaya kognitif impulsif menjawab pertanyaan dengan singkat, sedangkan reflektif menjawab dengan jawaban lebih rinci.
Abstract
This research is a qualitative descriptive research. This research was conducted at Empu Tantular Junior High School in Semarang. The research subjects were selected based on the results of the MFFT test conducted by 24 students of class VIII A, then subjects with impulsive cognitive styles and one subject with reflective cognitive styles were selected. The data collection technique in this study uses written tests, interviews and documentation. The data analysis technique in this study uses data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results showed that 1) Subjects with impulsive cognitive styles were not able to meet all problem-solving indicators in the polya step perfectly, from the stage of understanding the problem, planning solutions, implementing the plan and making conclusions/evaluating 2) Subjects with reflective cognitive styles were able to meet all problem-solving indicators from the stage of understanding the problem, planning solutions, implementing the plan and making conclusions/evaluating 3) Subjects with impulsive cognitive styles answered questions briefly, while reflective answered with more detailed answers.
Universitas PGRI Semarang
Title: Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Polya Ditinjau Dari Gaya Kognitif
Description:
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.
Penelitian ini dilakukan di SMP Empu Tantular Semarang.
Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil tes MFFT yang dikerjakan oleh 24 peserta didik kelas VIII A, kemudian dipilih subjek dengan gaya kognitif impulsif dan satu subjek dengan gaya kognitif reflektif.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes tertulis, wawancara dan dokumentasi.
Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Subjek dengan gaya kognitif impulsif belum mampu memenuhi semua indikator pemecahan masalah pada langkah polya dengan sempurna, dari tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan membuat kesimpulan/melakukan evaluasi 2) Subjek dengan gaya kognitif reflektif mampu memenuhi semua indikator pemecahan masalah dari tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana dan membuat kesimpulan/melakukan evaluasi 3) Subjek dengan gaya kognitif impulsif menjawab pertanyaan dengan singkat, sedangkan reflektif menjawab dengan jawaban lebih rinci.
Abstract
This research is a qualitative descriptive research.
This research was conducted at Empu Tantular Junior High School in Semarang.
The research subjects were selected based on the results of the MFFT test conducted by 24 students of class VIII A, then subjects with impulsive cognitive styles and one subject with reflective cognitive styles were selected.
The data collection technique in this study uses written tests, interviews and documentation.
The data analysis technique in this study uses data reduction, data presentation, and conclusion drawn.
The results showed that 1) Subjects with impulsive cognitive styles were not able to meet all problem-solving indicators in the polya step perfectly, from the stage of understanding the problem, planning solutions, implementing the plan and making conclusions/evaluating 2) Subjects with reflective cognitive styles were able to meet all problem-solving indicators from the stage of understanding the problem, planning solutions, implementing the plan and making conclusions/evaluating 3) Subjects with impulsive cognitive styles answered questions briefly, while reflective answered with more detailed answers.
Related Results
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Bangun ruang adalah salah satu bagian dari bidang geometri yang berbentuk tiga dimensi yang memiliki ruang atau volume dan juga sisi yang membatasinya. Dalam mempelajari bangun rua...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
PROFIL KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT
PROFIL KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT
Kompetensi komunikasi siswa haruslah menjadi fokus utama guru karena termasuk dalam salah satu tujuan kurikulum 2013 dalam pembelajaran matematika. Komunikasi berperan penting dala...
Evaluasi Pendidikan: Analisis Kualitas Tes Sumatif di SMP Modern Al Rifa Ie Malang
Evaluasi Pendidikan: Analisis Kualitas Tes Sumatif di SMP Modern Al Rifa Ie Malang
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Sumatif Akhir Semester Genap Mata Pelajaran PAI kelas VIII SMP Modern Al Rifa Ie Malang Tahun Pelajaran 2023/2024. Pene...
Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar
Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar
Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam ...
Analisis Pemecahan Masalah Matematika Higher Order Thinking Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa
Analisis Pemecahan Masalah Matematika Higher Order Thinking Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah Higher Order Thinking yang ditinjau dari gaya kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penel...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Minat Belajar Siswa SMP
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Minat Belajar Siswa SMP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan minat belajar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecah...
LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN KOGNITIF
LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN KOGNITIF
Ide kajian teori ini muncul dari fenomena di sekolah tentang langkah-langkah pemecahan masalah dan kemampuan kognitif dari masing-masing siswa, khususnya di SMP Khalifah Boarding S...

