Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar

View through CrossRef
Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam praktik penilaian tidak berfokus pada apa yang dituntut oleh kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kesulitan soal dan tingkat intelektualitas mata pelajaran sains Kelas V SDN Gugus 1 Kota Padang. Kajian ini menggunakan strategi spellbinding, pendekatan eksplorasi yang digunakan adalah pendekatan pemeriksaan kuantitatif untuk menggambarkan realitas berkaitan dengan level kognitif evaluasi sumatifmata pelajaran sains tentang organ pencernaan manusia Tahun Pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian secara keseluruhan menggambarkan kualitas soal menurut tingkat kesukaran berada pada kategori baik, karena lebih banyak soal level HOTS di bandingkan soal MOTS atau pun LOTS. Hasil penelitian dari  18 soal sains, terdapat 3 soal (16,67%) ditingat LOTS, 6 soal (33,33%) ) ditingat MOTS, 9 soal ditingat HOTS. Mengacu pada KKO Taksonomi Bloom tingkat kesulitan rendah tidak ada soal di level C1, dan level C2 terdapat tiga butir soal. Tingkat kesulitan menengah di level C3 terdapat dua butir soal dan level C4 terdapat 4 butir soal. Untuk soal tingkat kesulitan tinggi di level C5 terdapat 8 butir soal, dan level C6 terdapat satu butir soal.[None1] [H2] Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam praktik penilaian tidak berfokus pada apa yang dituntut oleh kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kesulitan soal dan tingkat intelektualitas mata pelajaran sains Kelas V SDN Gugus 1 Kota Padang. Kajian ini menggunakan strategi spellbinding, pendekatan eksplorasi yang digunakan adalah pendekatan pemeriksaan kuantitatif untuk menggambarkan realitas berkaitan dengan level kognitif evaluasi sumatif mata pelajaran sains tentang organ pencernaan manusia Tahun Pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian secara keseluruhan menggambarkan kualitas soal menurut tingkat kesukaran berada pada kategori baik, karena lebih banyak soal level HOTS di bandingkan soal MOTS atau pun LOTS. Hasil penelitian dari  18 soal sains, terdapat 3 soal (16,67%) ditingat LOTS, 6 soal (33,33%) ) ditingat MOTS, 9 soal ditingat HOTS. Mengacu pada KKO Taksonomi Bloom tingkat kesulitan rendah tidak ada soal di level C1, dan level C2 terdapat tiga butir soal. Tingkat kesulitan menengah di level C3 terdapat dua butir soal dan level C4 terdapat 4 butir soal. Untuk soal tingkat kesulitan tinggi di level C5 terdapat 8 butir soal, dan level C6 terdapat satu butir soal. [None1] [None1] [None1]Revisi: abstrak HARUS MEMUAT:1.      Latar belakang (1 kalimat)2.      Tujuan penelitian (1 kalimat)3.      Metode penelitian (1-2 kalimat)4.      Hasil Penelitian (1-5 kalimat);5.      Kesimpulan/implikasi (1 kalimat)Catatan: Maksimal 200 kata  [H2]
Title: Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar
Description:
Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam praktik penilaian tidak berfokus pada apa yang dituntut oleh kurikulum.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kesulitan soal dan tingkat intelektualitas mata pelajaran sains Kelas V SDN Gugus 1 Kota Padang.
Kajian ini menggunakan strategi spellbinding, pendekatan eksplorasi yang digunakan adalah pendekatan pemeriksaan kuantitatif untuk menggambarkan realitas berkaitan dengan level kognitif evaluasi sumatifmata pelajaran sains tentang organ pencernaan manusia Tahun Pelajaran 2021/2022.
Hasil penelitian secara keseluruhan menggambarkan kualitas soal menurut tingkat kesukaran berada pada kategori baik, karena lebih banyak soal level HOTS di bandingkan soal MOTS atau pun LOTS.
Hasil penelitian dari  18 soal sains, terdapat 3 soal (16,67%) ditingat LOTS, 6 soal (33,33%) ) ditingat MOTS, 9 soal ditingat HOTS.
Mengacu pada KKO Taksonomi Bloom tingkat kesulitan rendah tidak ada soal di level C1, dan level C2 terdapat tiga butir soal.
Tingkat kesulitan menengah di level C3 terdapat dua butir soal dan level C4 terdapat 4 butir soal.
Untuk soal tingkat kesulitan tinggi di level C5 terdapat 8 butir soal, dan level C6 terdapat satu butir soal.
[None1] [H2] Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam praktik penilaian tidak berfokus pada apa yang dituntut oleh kurikulum.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kesulitan soal dan tingkat intelektualitas mata pelajaran sains Kelas V SDN Gugus 1 Kota Padang.
Kajian ini menggunakan strategi spellbinding, pendekatan eksplorasi yang digunakan adalah pendekatan pemeriksaan kuantitatif untuk menggambarkan realitas berkaitan dengan level kognitif evaluasi sumatif mata pelajaran sains tentang organ pencernaan manusia Tahun Pelajaran 2021/2022.
Hasil penelitian secara keseluruhan menggambarkan kualitas soal menurut tingkat kesukaran berada pada kategori baik, karena lebih banyak soal level HOTS di bandingkan soal MOTS atau pun LOTS.
Hasil penelitian dari  18 soal sains, terdapat 3 soal (16,67%) ditingat LOTS, 6 soal (33,33%) ) ditingat MOTS, 9 soal ditingat HOTS.
Mengacu pada KKO Taksonomi Bloom tingkat kesulitan rendah tidak ada soal di level C1, dan level C2 terdapat tiga butir soal.
Tingkat kesulitan menengah di level C3 terdapat dua butir soal dan level C4 terdapat 4 butir soal.
Untuk soal tingkat kesulitan tinggi di level C5 terdapat 8 butir soal, dan level C6 terdapat satu butir soal.
 [None1] [None1] [None1]Revisi: abstrak HARUS MEMUAT:1.
      Latar belakang (1 kalimat)2.
      Tujuan penelitian (1 kalimat)3.
      Metode penelitian (1-2 kalimat)4.
      Hasil Penelitian (1-5 kalimat);5.
      Kesimpulan/implikasi (1 kalimat)Catatan: Maksimal 200 kata  [H2].

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
Analisis Kesulitan Berhitung Siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui  kesulitan berhitung siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Kanatang. Subyek yang digunakan da...
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar Pada Mata Pelajaran Matematika
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar Pada Mata Pelajaran Matematika
Salah satu mata pelajaran yang banyak mengalami kendala bagi siswa adalah mata pelajaran matematika. Adapun kebanyakan siswa berpikir bahwa pelajaran yang berhubungan dengan perhit...
Analisis Butir Soal Sumatif Akhir Semester Genap PAI Berdasarkan Taksonomi Bloom Di Kelas VI SD Islam Al-Abid
Analisis Butir Soal Sumatif Akhir Semester Genap PAI Berdasarkan Taksonomi Bloom Di Kelas VI SD Islam Al-Abid
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kognitif butir soal sumatif akhir semester genap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas VI di SD Islam Al-Abid berdas...
Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
Salah satu kompetensi yang berkaitan dengan tugas kepala sekolah adalah kompetensi pengembangan sekolah, salah satu butir kompetensi ini diantaranya ada...
PENERAPAN MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS II SEKOLAH DASAR
PENERAPAN MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS II SEKOLAH DASAR
Pembelajaran tematik dengan model inkuiri terbimbing bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek afektif, kognitif, psikomotorik. Penelitian ini dilatarbelakangi ol...
PENGAPLIKASIAN KERAJINAN MATA-MATA PADA BUSANA DENGAN TEKNIK PRINTING
PENGAPLIKASIAN KERAJINAN MATA-MATA PADA BUSANA DENGAN TEKNIK PRINTING
Kerajinan mata-mata merupakan ciri khas dari daerah Simeulue yang memiliki ragam motif yang unik dan warna yang khas. Namun keragaman motif, keunikan serta kekhasan dari motif  mat...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top