Javascript must be enabled to continue!
Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
View through CrossRef
Salah satu kompetensi yang berkaitan dengan tugas kepala sekolah adalah kompetensi pengembangan sekolah, salah satu butir kompetensi ini diantaranya adalah kepala sekolah melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat serta merencanakan dan menindaklanjuti hasil monitoring dan evalauasi tersebut. Dengan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi secara terprogram dan berkesinambungan maka dapat diketahui keterlaksanaan program kegiatan sekolah sesuai rencana kerja sekolah yang telah disusun. Permasalahan dalam kegiatan pengawasan ini adalah apakah teknik supervisi kelompok dengan Diskusi/kerja kelompok kepala sekolah dapat meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kegiatan sekolah serta menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi tersebut pada sekolah binaan. Tujuan kegiatan ini secara umum bertujuan untuk memperoleh informasi yang akurat tentang pelaksanaan teknik supervisi kelompok dengan diskusi/kerja kelompok kepala sekolah yang dilakukan oleh pengawas sekolah terhadap peningkatan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kegiatan sekolah serta menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi tersebut. Secara khusus bertujuan untuk memperoleh kesimpulan yang bersifat deskriptif mengenai: upaya yang dilakukan oleh pengawas sekolah untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kegiatan sekolah serta menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi tersebut melalui teknik supervisi kelompok dengan diskusi/kerja kelompok kepala sekolah. Subjek dari kegiatan supervisi kelompok ini adalah tujuh orang kepala sekolah dari sekolah binaan pengawas yaitu Bapak Ramlan, S.Pd, Bapak Drs. Agus Jaya, Bapak M.Hasan, S.Pd, Bapak Bambang Supriyanto MM, Ibu Mardhiah S.Pd, Ibu Saripah Nubaiti, S.Pd, dan Bapak Helmi, S.Pd. Kegiatan supervisi kelompok dilaksanakan melalui diskusi/kerja kelompok yang dilakukan oleh kepala sekolah dengan difasilitasi oleh pengawas. Pengawas memberikan arahan/bimbingan menyangkut kegiatan monitoring dan evaluasi program kegiatan sekolah, kepala sekolah diminta mengemukakan pendapat, menelaah bersama contoh instrumen dan memberi masukan. Kemudian pengawas bersama kepala sekolah menyepakati hasil diskusi tentang kegiatan monitoring dan evaluasi serta menyusun rencana tindak lanjut dan laporan. Kesimpulan dari kegiatan pengawasan ini adalah upaya yang dilakukan pengawas dengan teknik supervisi kelompok melalui diskusi/kerja kelompok dapat meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi program kegiatan sekolah serta menyusun laporan dan rencana tindak lanjut pada sekolah binaan di Kabupaten Aceh Tamiang, dengan persentase perolehan masing-masing kepala sekolah adalah 100 % dilihat dari seluruh bukti fisik pelaksanaan monitoring dan evaluasi program kegiatan sekolah yang dilakukan oleh kepala sekolah.
Title: Bersama Kita Bisa Selesaikan Laporan Monev
Description:
Salah satu kompetensi yang berkaitan dengan tugas kepala sekolah adalah kompetensi pengembangan sekolah, salah satu butir kompetensi ini diantaranya adalah kepala sekolah melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat serta merencanakan dan menindaklanjuti hasil monitoring dan evalauasi tersebut.
Dengan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi secara terprogram dan berkesinambungan maka dapat diketahui keterlaksanaan program kegiatan sekolah sesuai rencana kerja sekolah yang telah disusun.
Permasalahan dalam kegiatan pengawasan ini adalah apakah teknik supervisi kelompok dengan Diskusi/kerja kelompok kepala sekolah dapat meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kegiatan sekolah serta menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi tersebut pada sekolah binaan.
Tujuan kegiatan ini secara umum bertujuan untuk memperoleh informasi yang akurat tentang pelaksanaan teknik supervisi kelompok dengan diskusi/kerja kelompok kepala sekolah yang dilakukan oleh pengawas sekolah terhadap peningkatan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kegiatan sekolah serta menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi tersebut.
Secara khusus bertujuan untuk memperoleh kesimpulan yang bersifat deskriptif mengenai: upaya yang dilakukan oleh pengawas sekolah untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kegiatan sekolah serta menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi tersebut melalui teknik supervisi kelompok dengan diskusi/kerja kelompok kepala sekolah.
Subjek dari kegiatan supervisi kelompok ini adalah tujuh orang kepala sekolah dari sekolah binaan pengawas yaitu Bapak Ramlan, S.
Pd, Bapak Drs.
Agus Jaya, Bapak M.
Hasan, S.
Pd, Bapak Bambang Supriyanto MM, Ibu Mardhiah S.
Pd, Ibu Saripah Nubaiti, S.
Pd, dan Bapak Helmi, S.
Pd.
Kegiatan supervisi kelompok dilaksanakan melalui diskusi/kerja kelompok yang dilakukan oleh kepala sekolah dengan difasilitasi oleh pengawas.
Pengawas memberikan arahan/bimbingan menyangkut kegiatan monitoring dan evaluasi program kegiatan sekolah, kepala sekolah diminta mengemukakan pendapat, menelaah bersama contoh instrumen dan memberi masukan.
Kemudian pengawas bersama kepala sekolah menyepakati hasil diskusi tentang kegiatan monitoring dan evaluasi serta menyusun rencana tindak lanjut dan laporan.
Kesimpulan dari kegiatan pengawasan ini adalah upaya yang dilakukan pengawas dengan teknik supervisi kelompok melalui diskusi/kerja kelompok dapat meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi program kegiatan sekolah serta menyusun laporan dan rencana tindak lanjut pada sekolah binaan di Kabupaten Aceh Tamiang, dengan persentase perolehan masing-masing kepala sekolah adalah 100 % dilihat dari seluruh bukti fisik pelaksanaan monitoring dan evaluasi program kegiatan sekolah yang dilakukan oleh kepala sekolah.
.
Related Results
Emotionally Healthy Spirituality
Emotionally Healthy Spirituality
Buku ini sangat penting bagaimana kita bisa mengembangkan Sebagai orang Kristen sabagai orang kristen kita perlu membutuhkan ruangan untuk tidak terjadi dalam keselahan hidu...
Emotionally Healthy Spirituality
Emotionally Healthy Spirituality
Buku ini sangat penting bagaimana kita bisa mengembangkan Sebagai orang Kristen sabagai orang kristen kita perlu membutuhkan ruangan untuk tidak terjadi dalam keselahan hidup kita ...
PANCASILA SEBAGAI DASAR POLITIK INDONESIA
PANCASILA SEBAGAI DASAR POLITIK INDONESIA
Kita mengenal bahwa negara kita Indonesia merupakan negara keberagaman yang dimana terletak pada banyak sekali perberdaan dalam berbagai macam hal. Seperti ras, agama, suku, budaya...
Pendampingan Penggunaan Aplikasi E-Monev di SETDA Kabupaten Lombok Tengah
Pendampingan Penggunaan Aplikasi E-Monev di SETDA Kabupaten Lombok Tengah
Pada umum nya yang terjadi di kantor administrasi pembangunan di kabupaten Lombok Tengah mengenai penggunaan aplikasi e-monev pegawai disana masih kurang memahami cara mengaplikasi...
Kedudukan Harta bersama dalam Rumah Tangga Perspektif Alquran
Kedudukan Harta bersama dalam Rumah Tangga Perspektif Alquran
Judul penelitian ini adalah “Kedudukan Harta Bersama Dalam Rumah Tangga Perspektif Alquran”. Isu harta harta bersama seringkali menjadi topik hangat di tengah masyarakat kita. Hal ...
Analisis Faktor Pengungkapan Laporan Keberlanjutan di Indonesia
Analisis Faktor Pengungkapan Laporan Keberlanjutan di Indonesia
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor penentu pengungkapan laporan keberlanjutan di Indonesia yaitu faktor format laporan, pedoman, jaminan, size dan sektor ...
Pemodelan Laporan Keuangan Gereja Menuju Transparansi dan Akuntabilitas
Pemodelan Laporan Keuangan Gereja Menuju Transparansi dan Akuntabilitas
Transparansi dan akuntabilitas adalah dua dari tujuh prinsip manajemen keuangan. Oleh karena itu maka laporan keuangan keuangan harus menganut prinsip tersebut baik laporan keuanga...
Rekonstruksi Laporan Keuangan Masjid berdasarkan ISAK 35 Pada Masjid Nurul Iman Kota Putusibau
Rekonstruksi Laporan Keuangan Masjid berdasarkan ISAK 35 Pada Masjid Nurul Iman Kota Putusibau
Masjid hanya menyajikan laporan keuangan yang sederhana seperti laporan infak/kotak amal keliling yang biasanya dilaporkan seminggu sekali dengan laporan keuangan maka dapat menila...

