Javascript must be enabled to continue!
PANCASILA SEBAGAI DASAR POLITIK INDONESIA
View through CrossRef
Kita mengenal bahwa negara kita Indonesia merupakan negara keberagaman yang dimana terletak pada banyak sekali perberdaan dalam berbagai macam hal. Seperti ras, agama, suku, budaya dan bahasa. Namun pada akhirnya kita dapat menjadi satu kesatuan diatas nama NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan berdasarkan kepada Pancasila sebagai dasar yang utama di negara kita Indonesia, kita sepakat bahwa keberagaman adalah sesuatu hal yang indah dan layak untuk diperjuangkan bersama. Namun pertanyaannya adalah benarkah kita bisa dikatakan sebagai negara yang berdiri sebagai satu kesatuan yang utuh sekarang? Seperti halnya yang kita pegang dalam semboyan negara kita Indonesia, bahwa kita ini adalah negara yang ber-Bhineka Tunggal Ika yang berartikan (Berbeda – Beda tapi tetap satu). Sedangkan kita melihat bahwa banyak sekali permasalahan yang terjadi di Indonesia berbau sara, bahkan politikpun tak terlewatkan. Agama dan politik adalah dua hal yang paling sering digunakan sebagai alat untuk bisa saling menjatuhkan satu sama lain dan moto penggerak untuk mendapatkan kekuasaan tertinggi yang bisa mengakibatkan perpecahan. Padahal kita mengerti bahwa Pancasila adalah dasar yang paling mutlak dan harga mati bagi kita warga Indonesia dan kekuasaan tertinggi adalah ditangan kita bersama bukan individu ataupun berkelompok. Dan Pancasila berdiri supaya kita sebagai masyrakat Indonesia tidak menjadi pribadi yang egois, dan mementingkan kepentingan kita sendiri, atau berasumsi dan beranggapan ada klaim masyarakat mayoritas, minoritas, pribumi, peranakan, kaya, dan miskin. Jika demikian apalah arti dari merdekanya negara kita Indonesia? Seharusnya kita sebagai warga negara Indonesia yang baik adalah dapat mengerti bahwa kita ini adalah negara gotong-royong yang artinya adalah negara yang saling bahu-membahu dan bergandengan tangan. Artinya perbedaan sudah tidak ada lagi diantara kita, dan sebagai orang Indonesia kita ini adalah satu kesatuan yang utuh, tidak boleh membedakan atau cenderung mementingkan kepentingan pribadi ataupun golongan tertentu tetapi kita memiliki kesadaran, hak, dan kewajiban yang sama, sekalipun dalam pengaplikasiannya, dan pelaksanaannya dalam bentuk yang berbeda beda.
Title: PANCASILA SEBAGAI DASAR POLITIK INDONESIA
Description:
Kita mengenal bahwa negara kita Indonesia merupakan negara keberagaman yang dimana terletak pada banyak sekali perberdaan dalam berbagai macam hal.
Seperti ras, agama, suku, budaya dan bahasa.
Namun pada akhirnya kita dapat menjadi satu kesatuan diatas nama NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan berdasarkan kepada Pancasila sebagai dasar yang utama di negara kita Indonesia, kita sepakat bahwa keberagaman adalah sesuatu hal yang indah dan layak untuk diperjuangkan bersama.
Namun pertanyaannya adalah benarkah kita bisa dikatakan sebagai negara yang berdiri sebagai satu kesatuan yang utuh sekarang? Seperti halnya yang kita pegang dalam semboyan negara kita Indonesia, bahwa kita ini adalah negara yang ber-Bhineka Tunggal Ika yang berartikan (Berbeda – Beda tapi tetap satu).
Sedangkan kita melihat bahwa banyak sekali permasalahan yang terjadi di Indonesia berbau sara, bahkan politikpun tak terlewatkan.
Agama dan politik adalah dua hal yang paling sering digunakan sebagai alat untuk bisa saling menjatuhkan satu sama lain dan moto penggerak untuk mendapatkan kekuasaan tertinggi yang bisa mengakibatkan perpecahan.
Padahal kita mengerti bahwa Pancasila adalah dasar yang paling mutlak dan harga mati bagi kita warga Indonesia dan kekuasaan tertinggi adalah ditangan kita bersama bukan individu ataupun berkelompok.
Dan Pancasila berdiri supaya kita sebagai masyrakat Indonesia tidak menjadi pribadi yang egois, dan mementingkan kepentingan kita sendiri, atau berasumsi dan beranggapan ada klaim masyarakat mayoritas, minoritas, pribumi, peranakan, kaya, dan miskin.
Jika demikian apalah arti dari merdekanya negara kita Indonesia? Seharusnya kita sebagai warga negara Indonesia yang baik adalah dapat mengerti bahwa kita ini adalah negara gotong-royong yang artinya adalah negara yang saling bahu-membahu dan bergandengan tangan.
Artinya perbedaan sudah tidak ada lagi diantara kita, dan sebagai orang Indonesia kita ini adalah satu kesatuan yang utuh, tidak boleh membedakan atau cenderung mementingkan kepentingan pribadi ataupun golongan tertentu tetapi kita memiliki kesadaran, hak, dan kewajiban yang sama, sekalipun dalam pengaplikasiannya, dan pelaksanaannya dalam bentuk yang berbeda beda.
Related Results
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
Book Pancasila Dasar Negara Paripurna is the work of Prof. Dr. Tukiran Taniredja, MM and Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. that was written to commemorate and make all Indonesian people awa...
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperj...
Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia serta Perkembangan Ideologi Pancasila Pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi
Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia serta Perkembangan Ideologi Pancasila Pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa sebenarnya merupakan perwujudan dari nilai-nilai budaya milik bangsa sendiri yang diyakini kebenarannya. Pancasila digali dari budaya bangs...
Sumber politik pendidikan pancasila
Sumber politik pendidikan pancasila
Sistem politik Indonesia dewasa ini sedang mengalami proses demokratisasi yang membawa berbagai konsekuensi tidak hanya terhadap dinamika kehidupan politik nasional, melainkan juga...
SUMBER HISTORIS PANCASILA SEBAGAI KAJIAN SUMBER SOSIOLOGIS PANCASILA
SUMBER HISTORIS PANCASILA SEBAGAI KAJIAN SUMBER SOSIOLOGIS PANCASILA
Tantangan Pendidikan Pancasila Dalam menentukan bentuk dan format agar mata kuliah Pendidikan Pancasila dapat diselenggarakan di berbagai program studi dengan menarik dan efektif t...
Populisme di Indonesia: Ancaman bagi Integritas Masyarakat dan Reaktualisasi Pancasila
Populisme di Indonesia: Ancaman bagi Integritas Masyarakat dan Reaktualisasi Pancasila
Tulisan ini meletakkan fokus pada tema populisme di Indonesia yang mengancam integritas masyarakat. Fenomena populisme di Indonesia yang berafiliasi dengan politik identitas (agama...
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Kurikulum Merdeka Belajar mengusung kemerdekaan anak atau peserta didik dalam proses pendidikan. Tujuan dari kurikulum Merdeka Belajar diterjemahkan ke dalam Profil Pelajar Pancasi...
REKONSTRUKSI EKONOMI PANCASILA SEBAGAI PERWUJUDAN KEBERLANJUTAN PEMBANGUNAN NASIONAL
REKONSTRUKSI EKONOMI PANCASILA SEBAGAI PERWUJUDAN KEBERLANJUTAN PEMBANGUNAN NASIONAL
REKONSTRUKSI EKONOMI PANCASILA SEBAGAI PERWUJUDAN KEBERLANJUTAN PEMBANGUNAN NASIONAL Abstrak Salah satu solusi untuk menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indo...

