Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tinjauan Pelaksanaan Retensi Berkas Rekam Medis Rawat Inap In-Aktif Di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek Kabupaten Pasuruan Tahun 2022

View through CrossRef
Retensi merupakan proses pengurangan jumlah rekam medis yang berada di rak aktif dengan memilah rekam medis in-aktif, memindahkannya ke ruang penyimpanan rekam medis in-aktif dan melakukan penilaian pada dokumen rekam medis yang masih memiliki nilai guna (Rahmawati et al., 2019). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah informan sebanyak 7 petugas. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob, Watukosek, Kabupaten Pasuruan, tanggal 1-28 februari 2023. Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob, yang berdiri sejak tahun 2011 baru melaksanakan retensi tahun 2021. Proses retensi berkas rekam medis rawat inap di Rumah sakit Bhayangkara Pusdik Brimob hanya sampai pada tahap pemilahan dan pemindahan berkas rekam medis in-aktif, dan belum pernah melakukan penilaian pada formulir yang masih memiki nilai guna. Kendala yang menghambat pelaksanaan retensi, terbatasnya jumlah petugas, belum memiliki jadwal retensi arsip, belum memiliki scanner dan belum disediakan anggaran khusus. Kegiatan retensi yang belum dilakukan dengan maksimal, mengakibatkan penumpukan ruang penyimpanan dokumen aktif serta akan banyak berkas yang rusak karena penjagaan dokumen kurang maksimal. Masukan bagi Rumah Sakit, perlu penambahan petugas khusus retensi, perlu adanya pembaruan SOP retensi yang dijelaskan secara menyeluruh, perlu membuat JRA dan diharapkan dapat menyediakan anggaran khusus untuk menunjang pelaksanaan retensi.
Title: Tinjauan Pelaksanaan Retensi Berkas Rekam Medis Rawat Inap In-Aktif Di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek Kabupaten Pasuruan Tahun 2022
Description:
Retensi merupakan proses pengurangan jumlah rekam medis yang berada di rak aktif dengan memilah rekam medis in-aktif, memindahkannya ke ruang penyimpanan rekam medis in-aktif dan melakukan penilaian pada dokumen rekam medis yang masih memiliki nilai guna (Rahmawati et al.
, 2019).
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Jumlah informan sebanyak 7 petugas.
Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob, Watukosek, Kabupaten Pasuruan, tanggal 1-28 februari 2023.
Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob, yang berdiri sejak tahun 2011 baru melaksanakan retensi tahun 2021.
Proses retensi berkas rekam medis rawat inap di Rumah sakit Bhayangkara Pusdik Brimob hanya sampai pada tahap pemilahan dan pemindahan berkas rekam medis in-aktif, dan belum pernah melakukan penilaian pada formulir yang masih memiki nilai guna.
Kendala yang menghambat pelaksanaan retensi, terbatasnya jumlah petugas, belum memiliki jadwal retensi arsip, belum memiliki scanner dan belum disediakan anggaran khusus.
Kegiatan retensi yang belum dilakukan dengan maksimal, mengakibatkan penumpukan ruang penyimpanan dokumen aktif serta akan banyak berkas yang rusak karena penjagaan dokumen kurang maksimal.
Masukan bagi Rumah Sakit, perlu penambahan petugas khusus retensi, perlu adanya pembaruan SOP retensi yang dijelaskan secara menyeluruh, perlu membuat JRA dan diharapkan dapat menyediakan anggaran khusus untuk menunjang pelaksanaan retensi.

Related Results

Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (PMK RI) No. 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis, semua fasilitas kesehatan di Indonesia wajib menyelenggarakan Rekam Medis Ele...
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap
Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen yang terdiri dari identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pa...
ANALISIS KUALITATIF PENDOKUMENTASIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP KASUS CRANIOTOMY DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA
ANALISIS KUALITATIF PENDOKUMENTASIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP KASUS CRANIOTOMY DI RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA
Mutu rekam medis baik secara kuantitas maupun secara kualitas sangat mendukung untuk standarisasi akreditasi rumah sakit. Penelitian ini menggunakan rancangan mixed method. Penelit...
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
Dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus tersedianya sistem penyelenggaraan rekam medis yang baik. Tercapainya tujuan ...
Analisis Manajemen Rekam Medis Dalam Pelaksanaan Alih Media Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Mata Ramata
Analisis Manajemen Rekam Medis Dalam Pelaksanaan Alih Media Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Mata Ramata
Rumah Sakit Mata Ramata sudah menerapkan rekam medis elektronik sejak tahun 2023 hingga saat ini masih dalam proses alih media dari konvensional ke elektronik menggunakan bantuan a...
FAKTOR KETIDAKTEPATAN WAKTU PENGEMBALIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP RUMAH SAKIT-LITERATURE REVIEW
FAKTOR KETIDAKTEPATAN WAKTU PENGEMBALIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP RUMAH SAKIT-LITERATURE REVIEW
Pengolahan berkas rekam medis merupakan salah satu prosedur dalam manajemen kegiatan di instalasi rekam medis selanjutnya dipakai sebagai laporan rumah sakit. Berkas rekam medis da...
Analisis Unsur Manajemen Penyebab Terjadinya Misfile Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Nguter
Analisis Unsur Manajemen Penyebab Terjadinya Misfile Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Nguter
Misfile merupakan berkas rekam medis yang hilang dan salah letak pada rak penyimpanan berkas rekam medis di ruang filing. Berkas rekam medis dikatakan salah letak atau hilang (misf...

Back to Top