Javascript must be enabled to continue!
Analisis Unsur Manajemen Penyebab Terjadinya Misfile Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Nguter
View through CrossRef
Misfile merupakan berkas rekam medis yang hilang dan salah letak pada rak penyimpanan berkas rekam medis di ruang filing. Berkas rekam medis dikatakan salah letak atau hilang (misfile) apabila berkas tersebut dibutuhkan akan tetapi pada rak penyimpanan berkas tersebut tidak tersedia atau tidak ada. Puskesmas Nguter masih sering terjadi kesalahan letak atau misfile yang disebabkan oleh petugas rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya misfile berkas rekam medis rawat jalan melalui unsur – unsur manajemen di Puskesmas Nguter. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu 4 orang petugas rekam medis, objeknya adalah berkas rekam medis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Instrument Penelitian menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil Penelitian disimpulkan bahwa unsur manajmen man yang menyebabkan misfile yaitu petugas rekam yang mengikuti pelatihan hanya perwakilan saja, petugas tidak teliti dalam mencari berkas serta beban kerja rekam medis. money tidak ada anggaran khusus, anggaran pertahun hanya untuk pengadaan map. material berkas rekam medis masih ada yang tidak diberikan map tidak ada penggunaan kode warna. machine penggunaan tracer sudah efektif hanyan saja tracer yang digunakan masih terbilang tipis mudah sobek dan tertekuk dan buku ekspedisi tapi buku ekspedisi digunakan jika ada petugas nakes lainnya yang akan meminjam berkas rekam medis tidak digunakan untuk keperluan pelayanan. method sistem penomoran yang digunakan adalah unit numbering system Sistem penjajaran yang digunakan adalah straight numbering system. Market atau tempat berkas rekam medis dimana menggunakan sistem penyimpanan desentralisasi selain itu kondisi rak yang penuh dengan berkas rekam medis dan dokumen rekam medis tidak ada di bagian rak filing. Minute waktu yang dipergunakan dalam pencarian berkas rekam medis di bagian filing sudah sesuai dengan SOP yang berlaku, Information mengenai pengelolahan penyimpanan rekam medis belum merata ke petugas yang lain dikarenakan hanya perwakilan petugas yang ikut pelatihan. Selain itu yang mengikuti pelatihan tidak langsung dilakukan sosialisasi kepada teman – teman yang lain dengan segera.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar
Title: Analisis Unsur Manajemen Penyebab Terjadinya Misfile Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Nguter
Description:
Misfile merupakan berkas rekam medis yang hilang dan salah letak pada rak penyimpanan berkas rekam medis di ruang filing.
Berkas rekam medis dikatakan salah letak atau hilang (misfile) apabila berkas tersebut dibutuhkan akan tetapi pada rak penyimpanan berkas tersebut tidak tersedia atau tidak ada.
Puskesmas Nguter masih sering terjadi kesalahan letak atau misfile yang disebabkan oleh petugas rekam medis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya misfile berkas rekam medis rawat jalan melalui unsur – unsur manajemen di Puskesmas Nguter.
Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Subjek dalam penelitian ini yaitu 4 orang petugas rekam medis, objeknya adalah berkas rekam medis.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi.
Instrument Penelitian menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi.
Berdasarkan hasil Penelitian disimpulkan bahwa unsur manajmen man yang menyebabkan misfile yaitu petugas rekam yang mengikuti pelatihan hanya perwakilan saja, petugas tidak teliti dalam mencari berkas serta beban kerja rekam medis.
money tidak ada anggaran khusus, anggaran pertahun hanya untuk pengadaan map.
material berkas rekam medis masih ada yang tidak diberikan map tidak ada penggunaan kode warna.
machine penggunaan tracer sudah efektif hanyan saja tracer yang digunakan masih terbilang tipis mudah sobek dan tertekuk dan buku ekspedisi tapi buku ekspedisi digunakan jika ada petugas nakes lainnya yang akan meminjam berkas rekam medis tidak digunakan untuk keperluan pelayanan.
method sistem penomoran yang digunakan adalah unit numbering system Sistem penjajaran yang digunakan adalah straight numbering system.
Market atau tempat berkas rekam medis dimana menggunakan sistem penyimpanan desentralisasi selain itu kondisi rak yang penuh dengan berkas rekam medis dan dokumen rekam medis tidak ada di bagian rak filing.
Minute waktu yang dipergunakan dalam pencarian berkas rekam medis di bagian filing sudah sesuai dengan SOP yang berlaku, Information mengenai pengelolahan penyimpanan rekam medis belum merata ke petugas yang lain dikarenakan hanya perwakilan petugas yang ikut pelatihan.
Selain itu yang mengikuti pelatihan tidak langsung dilakukan sosialisasi kepada teman – teman yang lain dengan segera.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DUPLIKASI NOMOR REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA KABUPATEN BADUNG
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DUPLIKASI NOMOR REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA KABUPATEN BADUNG
Berdasarkan survey awal di Instalasi Rekam Medis, pada bulan Juni sampai dengan Juli 2021 didapatkan penomoran rekam medis pasien rawat jalan yang memiliki nomor ganda (duplikasi) ...
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap
Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen yang terdiri dari identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pa...
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
Dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus tersedianya sistem penyelenggaraan rekam medis yang baik. Tercapainya tujuan ...
ANALISIS SISTEM PENGOLAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RSIA ERIA BUNDA PEKANBARUTAHUN 2020
ANALISIS SISTEM PENGOLAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RSIA ERIA BUNDA PEKANBARUTAHUN 2020
Rekam medis adalah penunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan dirumah sakit. Unit rekam medis di RSIA Eria Bunda ditemukannyahamba...
GAMBARAN WAKTU PENYEDIAAN REKAM MEDIS PASIEN LAMA PELAYANAN UNIT RAWAT JALAN DI RSU ADHYAKSA
GAMBARAN WAKTU PENYEDIAAN REKAM MEDIS PASIEN LAMA PELAYANAN UNIT RAWAT JALAN DI RSU ADHYAKSA
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui waktu penyediaan rekam medis pasien lama pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Adhyaksa. Adapun tujuan khususnya yaitu untuk mengident...
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (PMK RI) No. 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis, semua fasilitas kesehatan di Indonesia wajib menyelenggarakan Rekam Medis Ele...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Data rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru rekam medis belum berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan Depkes RI tentang pedoman penyelenggaraan dan prosedur rekam medis rumah...
Review Kelengkapan Berkas Rekam Medis Rawat Inap Secara Retrospective di Rumah Sakit Panti Rini
Review Kelengkapan Berkas Rekam Medis Rawat Inap Secara Retrospective di Rumah Sakit Panti Rini
Ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis dapat mengakibatkan informasi riwayat pasien menjadi sulit diidentifikasi. Tujuan penelitian yaitu mereviu kelengkapan berkas rekam me...

