Javascript must be enabled to continue!
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap
View through CrossRef
Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen yang terdiri dari identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Ketidaklengkapan rekam medis dapat menjadi masalah, dikarenakan rekam medis ini dapat memberikan informasi terinci tentang apa yang sudah terjadi kepada pasien selama berada di rumah sakit, hal ini juga akan berdampak pada mutu rekam medis dan terhadap pelayanan yang diberikan terhadap rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap RSUD Sulthan Thaha Shaifuddin Tebo. Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitik yang menggunakan pendekatan fenomologe mengambil data primer maupun data sekunder. Informan pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan purposive sampling dengan informan utama dokter rawat inap 6 orang dan perawat 6 orang, sedangkan informan triangulasi kepala unit rekam medis 1 orang dan kepala unit pelayanan medis 1 orang. Analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan faktor sumber daya manusia, semua informan berperan dalam pengisian berkas rekam medis dan mengetahui arti penting dari rekam medis. Faktor sarana dan prasarana, form rekam medis yang dibutuhkan selalu tersedia dan lengkap. Faktor metode SOP pengisian berkas rekam medis sudah tersedia dan sudah diterapkan. Faktor kebijakan tidak terdapat sanksi jika mengisi rekam medis tidak lengkap. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu sumber daya manusia, sarana dan prasarana, metode dan kebijakan. Untuk faktor sumber daya manusia, disarankan memperketat kedisiplinan para petugas dalam pengisian berkas rekam medis. Untuk faktor sarana dan prasarana, disarankan menyegerakan pemakaian rekam medis elektronik di pelayanan rawat inap. Untuk faktor metode, disarankan melakukan evaluasi terkait SOP pengisian berkas rekam medis. Untuk faktor kebijakan, memberikan sanksi kepada petugas kesehatan yang mengisi berkas rekam medis tidak lengkap.
STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang
Title: Analisis Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap
Description:
Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen yang terdiri dari identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien.
Ketidaklengkapan rekam medis dapat menjadi masalah, dikarenakan rekam medis ini dapat memberikan informasi terinci tentang apa yang sudah terjadi kepada pasien selama berada di rumah sakit, hal ini juga akan berdampak pada mutu rekam medis dan terhadap pelayanan yang diberikan terhadap rumah sakit.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap RSUD Sulthan Thaha Shaifuddin Tebo.
Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitik yang menggunakan pendekatan fenomologe mengambil data primer maupun data sekunder.
Informan pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan purposive sampling dengan informan utama dokter rawat inap 6 orang dan perawat 6 orang, sedangkan informan triangulasi kepala unit rekam medis 1 orang dan kepala unit pelayanan medis 1 orang.
Analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan faktor sumber daya manusia, semua informan berperan dalam pengisian berkas rekam medis dan mengetahui arti penting dari rekam medis.
Faktor sarana dan prasarana, form rekam medis yang dibutuhkan selalu tersedia dan lengkap.
Faktor metode SOP pengisian berkas rekam medis sudah tersedia dan sudah diterapkan.
Faktor kebijakan tidak terdapat sanksi jika mengisi rekam medis tidak lengkap.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu sumber daya manusia, sarana dan prasarana, metode dan kebijakan.
Untuk faktor sumber daya manusia, disarankan memperketat kedisiplinan para petugas dalam pengisian berkas rekam medis.
Untuk faktor sarana dan prasarana, disarankan menyegerakan pemakaian rekam medis elektronik di pelayanan rawat inap.
Untuk faktor metode, disarankan melakukan evaluasi terkait SOP pengisian berkas rekam medis.
Untuk faktor kebijakan, memberikan sanksi kepada petugas kesehatan yang mengisi berkas rekam medis tidak lengkap.
Related Results
Analisis Unsur Manajemen Penyebab Terjadinya Misfile Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Nguter
Analisis Unsur Manajemen Penyebab Terjadinya Misfile Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Nguter
Misfile merupakan berkas rekam medis yang hilang dan salah letak pada rak penyimpanan berkas rekam medis di ruang filing. Berkas rekam medis dikatakan salah letak atau hilang (misf...
Review Kelengkapan Berkas Rekam Medis Rawat Inap Secara Retrospective di Rumah Sakit Panti Rini
Review Kelengkapan Berkas Rekam Medis Rawat Inap Secara Retrospective di Rumah Sakit Panti Rini
Ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis dapat mengakibatkan informasi riwayat pasien menjadi sulit diidentifikasi. Tujuan penelitian yaitu mereviu kelengkapan berkas rekam me...
NEVITA RAHMAWATI ANALISIS KETIDAKLENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT
NEVITA RAHMAWATI ANALISIS KETIDAKLENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT
ABSTRAK
Latar Belakang : Analisis ketidaklengkapan pengisian rekam medis sangat diperlukan, guna mengetahui seberapa besar angka ketidaklengkapan pengisian catatan medis (AKLPCM) ...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DUPLIKASI NOMOR REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA KABUPATEN BADUNG
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DUPLIKASI NOMOR REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA KABUPATEN BADUNG
Berdasarkan survey awal di Instalasi Rekam Medis, pada bulan Juni sampai dengan Juli 2021 didapatkan penomoran rekam medis pasien rawat jalan yang memiliki nomor ganda (duplikasi) ...
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
Dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus tersedianya sistem penyelenggaraan rekam medis yang baik. Tercapainya tujuan ...
ANALISIS SISTEM PENGOLAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RSIA ERIA BUNDA PEKANBARUTAHUN 2020
ANALISIS SISTEM PENGOLAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RSIA ERIA BUNDA PEKANBARUTAHUN 2020
Rekam medis adalah penunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan dirumah sakit. Unit rekam medis di RSIA Eria Bunda ditemukannyahamba...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Data rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru rekam medis belum berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan Depkes RI tentang pedoman penyelenggaraan dan prosedur rekam medis rumah...
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (PMK RI) No. 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis, semua fasilitas kesehatan di Indonesia wajib menyelenggarakan Rekam Medis Ele...

