Javascript must be enabled to continue!
Peran Permainan Tradisional sebagai Warisan Budaya Takbenda: Studi Eksploratif di Kota Semarang
View through CrossRef
Permainan tradisional merupakan warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi dan masih memiliki nilai sosial serta edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi permainan tradisional di Kota Semarang yang mulai jarang dimainkan akibat perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologis, melibatkan 10 responden dari berbagai wilayah Semarang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan tahapan Miles Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) dengan penguatan validitas melalui triangulasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih mengenal dan meminati permainan tradisional, seperti petak umpet, gobak sodor, engklek, egrang, bakiak, dan bekel, meskipun intensitasnya menurun akibat dominasi gawai, keterbatasan lahan bermain, dan faktor usia. Permainan tradisional tetap dipandang menyenangkan, bermanfaat, serta berperan dalam mempererat hubungan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional masih memiliki ruang eksistensi di perkotaan dan dapat berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter anak. implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya peran sekolah, orang tua, dan komunitas lokal dalam mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam kegiatan pendidikan dan sosial. Implikasi teoritisnya, penelitian ini memperkuat kajian budaya dan pendidikan dengan menunjukkan bahwa permainan tradisional tetap relevan di era digital sebagai warisan budaya takbenda dan media pendidikan karakter.
Universitas PGRI Semarang
Title: Peran Permainan Tradisional sebagai Warisan Budaya Takbenda: Studi Eksploratif di Kota Semarang
Description:
Permainan tradisional merupakan warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi dan masih memiliki nilai sosial serta edukatif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi permainan tradisional di Kota Semarang yang mulai jarang dimainkan akibat perkembangan teknologi.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologis, melibatkan 10 responden dari berbagai wilayah Semarang yang dipilih melalui teknik purposive sampling.
Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan tahapan Miles Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) dengan penguatan validitas melalui triangulasi.
hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih mengenal dan meminati permainan tradisional, seperti petak umpet, gobak sodor, engklek, egrang, bakiak, dan bekel, meskipun intensitasnya menurun akibat dominasi gawai, keterbatasan lahan bermain, dan faktor usia.
Permainan tradisional tetap dipandang menyenangkan, bermanfaat, serta berperan dalam mempererat hubungan sosial.
Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional masih memiliki ruang eksistensi di perkotaan dan dapat berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter anak.
implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya peran sekolah, orang tua, dan komunitas lokal dalam mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam kegiatan pendidikan dan sosial.
Implikasi teoritisnya, penelitian ini memperkuat kajian budaya dan pendidikan dengan menunjukkan bahwa permainan tradisional tetap relevan di era digital sebagai warisan budaya takbenda dan media pendidikan karakter.
Related Results
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
Makalah Permainan Bola Voli (Andriany Putri X MIA 3)
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPermainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) di YMCA pada tanggal ...
DOLANAN SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR
DOLANAN SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Dolanan merupakan satu permainan tradisional yang diadopsi dari keadaan kehidupan lingkungan sosial kehidupan anak – anak di daerah pedesaan. Dalam Permainan dolanan ada banyak nil...
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang In...
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Latar belakang: Aktivitas bermain anak semakin berubah akibat kemajuan teknologi yang semakin pesat, khususnya bagi mereka yang duduk di bangku sekolah dasar. Anak-anak zaman sekar...
Globalisasi, Warisan Budaya, dan Pariwisata:
Globalisasi, Warisan Budaya, dan Pariwisata:
Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh globalisasi terhadap warisan budaya di Kepulauan Riau, yaitu Teater Bangsawan, sebagai salah satu daya tarik pariwisata di Kepulauan Ria...
Studi Etnografi Permainan Olahraga Tradisional Gebug Ende di Desa Adat Seraya Kabupaten Karangasem
Studi Etnografi Permainan Olahraga Tradisional Gebug Ende di Desa Adat Seraya Kabupaten Karangasem
Latar Belakang Masalah: Minimnya kajian literatur seperti buku yang membahas olahraga tradisional gebug ende di satuan pendidikan yang menjadi akar permasalahan ini dan juga sosial...
Permainan Marlumbung Sebagai Media Penanaman Karakter Anak Usia Sekolah Dasar
Permainan Marlumbung Sebagai Media Penanaman Karakter Anak Usia Sekolah Dasar
Latar belakang: Pada dasarnya, permainan merupakan bagian integral dari dunia anak-anak karena memungkinkan mereka menemukan kepuasan pribadi. Salah satu jenis aktivitas fisik yang...
VALUATION OF CULTURAL HERITAGE ASSET: ISSUES AND CHALLENGES
VALUATION OF CULTURAL HERITAGE ASSET: ISSUES AND CHALLENGES
AbstrakPenilaian hartanah warisan budaya adalah berbeza bila dibandingkan dengan aset atau hartanah lainkerana warisan budaya tidak dapat dijualbeli secara aktif dalam pasaran. Keb...

